• Document: PEDOMAN PENYELENGGARAAN DIKLAT KETERAMPILAN KHUSUS PELAUT SURVIVAL CRAFT AND RESCUE BOAT (SCRB)
  • Size: 32.4 KB
  • Uploaded: 2018-10-15 00:44:37
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Lampiran XXVI Peraturan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Nomor : SK.2162/HK.208/XI/Diklat-2010 Tanggal : 16 November 2010 PEDOMAN PENYELENGGARAAN DIKLAT KETERAMPILAN KHUSUS PELAUT SURVIVAL CRAFT AND RESCUE BOAT (SCRB) 1. Isi Diklat. a. Ruang Lingkup (scope) Kursus ini sesuai dengan persyaratan dari peraturan STCW 1978 amandemen 95 Code Section A-VI/2 dan IMO Model Course 1.23 b. Tujuan Program Agar peserta diklat keterampilan pelaut memahami dasar – dasar teknik penyelamatan diri dalam keadaan darurat di atas kapal dan di laut secara individu dan kelompok dengan menggunakan pesawat luput maut. c. Penyelenggara pelatihan harus membuat kalender diklat yang sekurang- kurangnya berisi tentang: 1) masa pendaftaran peserta diklat; 2) masa seleksi peserta diklat; 3) masa kegiatan belajar mengajar; 4) masa evaluasi diklat; dan 5) masa sertifikasi. 2. Proses Diklat. Lembaga Diklat harus mengatur proses penyelenggaraan diklat yang sekurang- kurangnya meliputi: a. Perencanaan kegiatan pembelajaran yang terdiri dari: 1) silabus diklat; 2) jadwal pembelajaran teori dan praktek; 3) materi diklat; 4) metode pengajaran; 5) sumber ajar/bahan ajar; dan 6) penilaian hasil pembelajaran. b. Persyaratan calon peserta diklat: 1) mengisi formulit pendaftaran. 2) Foto copy KTP/identitas lain yangmasih berlaku. 3) foto copy sertfifikat ketrampilan BST (basic safety training). 4) foto copy sertifikat keahlian pelaut 5) Surat kesehatan yang masih berlaku dari rumah sakit yang ditunjuk oleh dirjen perhungan laut. 6) pas photo ukuran 3x4 cm, baju putih dasi hitam polos sebanyak 2 (dua) lembar. 293 c. Pelaksanan proses kegiatan belajar mengajar; d. Penilaian hasil pembelajaran; e. Proses pemberian Sertifikat Keterampilan; dan f. Pengawasan internal proses diklat. 3. Kompetensi Lulusan Diklat. Peserta diklat yang menyelesaikan pelatihan ini diharapkan mampu meluncurkan dan mengambil alih sekoci atau perahu penolong pada saat keadaan darurat, sesuai Section A-VI/2 STCW Code. 4. Pendidik dan Tenaga Kependidikan. a. Persyaratan pendidik Semua pelatihan dan petunjuk harus diberikan oleh orang yang berkualitas sangat baik, instruktur senior yang sudah terlatih dan berpengalaman akan memberikan penjelasan mengenai teknik penyelamatan diri dalam keadaan darurat di atas kapal dan di laut secara individu dan kelompok dengan menggunakan pesawat luput maut. Selama pelaksanaan praktek lapangan 1(satu) instruktur bertugas disetiap kelompok. b. Tenaga Kependidikan Tenaga kependidikan yang mampu mendukung pelaksanaan pembelajaran baik teori maupun praktek pada diklat SCRB. 5. Batasan Jumlah Peserta. Jumlah peserta seperti yang dipersyaratkan oleh IMO kapasitas maksimal 30 orang peserta diklat. 6. Sarana dan Prasarana Diklat. a. Fasilitas Pembelajaran dan Peralatan No Uraian Satuan Kuantitas 1. Ruang belajar/ruang kelas buah 1 2. Overhead Projector Unit 6 3. Papan Tulis Buah 3 4. Fireman Outfit Set 2 5. Portable VHF Radio transceiver buah 6 6. Open Lifeboat Unit 3 7. Totally Enclosed lifeboat Unit 2 8. Rescue boat Unit 1 9. Rubber boat Unit 1 10. Inflatable Life raft Unit 5 294 11. Lifejacket Buah 60 12. Immersion Suit Buah 2 13. Life buoy Buah 5 Perlengkapan sekoci (sesuai Solas 14. Set 1 74/86) 15. Search and Rescue (SART) Buah 1 16. Anatomy Kit Buah 1 17. Resuscitator Kit Set 1 18. Bandage berbagai type Set 1 19. Kotak P3K Set 1 b. Teaching Aids (A) A1 Instructor Manual (Part D) dari IMO Model Course 1.23 A2 Specimen mus

Recently converted files (publicly available):