• Document: KERAGAMAN BENTUK MUKA BUMI: Proses Pembentukan, dan Dampaknya Terhadap Kehidupan
  • Size: 174.58 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 22:19:22
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

KERAGAMAN BENTUK MUKA BUMI: Proses Pembentukan, dan Dampaknya Terhadap Kehidupan 1. Proses Alam Endogen Hamparan dataran yang luas, deretan pegunungan yang menjulang tinggi, lembah-lembah dimana sungai mengalir, merupakan suatu panorama yang indah di muka bumi. Perubahan-perubahan pada bentuk muka bumi disebabkan oleh kekuatan besar yang bekerja pada bumi. Kekuatan itu disebut tenaga geologi. Tenaga geologi terdiri dari tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga endogen terdiri dari:  Gempa bumi, yaitu getaran pada kulit bumi yang disebabkan oleh tenaga dari dalam bumi.  Vulkanisme, yaitu segala peristiwa yang menyebabkan magma naik ke permukaan bumi.  Tektonisme, yaitu perubahan letak lapisan batuan baik secara mendatar maupun tegak lurus. Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam perut bumi, dan tenaga endogen menggerakan kulit bumi. Lipatan pada kulit bumi menyebabkan terbentuknya pegunungan-pegunungan sehingga orogenetik sering disebut dengan tenaga pembentuk pegunungan-pegunungan. Lipatan, terjadi jika terdapat tekanan horizontal maupun vertikal pada kulit bumi yang bersifat liat (plastis), sehingga kulit bumi mengalami pengerutan. Patahan atau retakan, terjadi karena ada tekanan horizontal maupun vertikal pada lapisan batuan di kulit bumi yang bersifat rapuh, misalnya batuan kapur. 2. Macam-macam Bentuk Muka Bumi Sebagai akibat tenaga eksogen dan endogen maka terbentuklah perbedaan ketinggian permukaan bumi, yang dikenal dengan sebutan relief. Relief permukaan bumi terdiri dari dua macam yaitu relief daratan dan relief dasar laut. a. Relief daratan, terdiri dari:  Gunung, yaitu daerah yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya.  Lembah, yaitu daerah ledokan/lebih rendah dari daerah sekitarnya.  Pegunungan, yaitu rangkaian dari beberapa gunung, bentuknya memanjang.  Dataran rendah, yaitu daerah dataran yang berbeda pada ketinggian kurang dari 200 m.  Dataran tinggi, yaitu dataran yang berbeda pada ketinggian lebih dari 200 m. b. Relief dasar laut, terdiri dari:  Palung laut, yaitu ledokan atau celah yang paling dalam, berada di dasar laut.  Ambang laut, yaitu dasar laut yang mencuat memisahkan satu perairan dengan perairan lainnya.  Gunung laut, yaitu gunung yang muncul dari dasar laut.  Laut dangkal, yaitu laut yang kedalamannya tidak lebih dari 200 m.  Laut dalam yaitu, laut yang kedalamannya lebih dari 200 m. Berdasarkan keadaan reliefnya, bentuk muka bumi Indonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga wilayah yaitu:  Wilayah Indonesia Bagian Barat  Wilayah Indonesia Bagian Tengah Geografi Sanjose (www.abelpetrus.wordpress.com) | 1  Wilayah Indonesia Bagian Timur 3. Jenis-jenis batuan: a. Batuan beku, berasal dari magma yang mengalami pendinginan sehingga membeku. Batuan beku dapat dibedakan atas tiga macam yaitu:  Batuan beku dalam  Batuan beku luar  Batuan beku korok atau batuan beku gang b. Batuan sedimen atau batuan endapan, terbentuk dari batuan yang telah ada oleh kekuatan dari luar kulit bumi(tenaga eksogen). Berdasarkan cara terbentuknya, batuan sedimen dapat di bedakan atas tiga jenis yaitu:  Sedimen klastis atau mekanis.  Sedimen kimiawi.  Sedimen organik. c. Batuan metamorfosa (malihan), adalah batuan yang mengalami perubahan bentuk di dalam bumi. 4. Tipe-tipe gunung api Didalam bumi terdapat magma yaitu masa batuan yang cair/liat, pijar, sangat panas yang berada pada litosfer. Keluarnya magma dari dalam bumi sering disertai dengan ledakan, akan tetapi ada juga hanya dengan meleleh (tidak meledak). a. Jenis-jenis erupsi gunung berapi Berdasarkan kekuatan letusannya, erupsi gunung berapi dibedakan atas tiga jenis yaitu:  Erupsi effusif, pada erupsi effusif tidak terdapat jatuhan debu.  Erupsi eksplosif, erupsi eksplosif berlangsung sangat kuat, disertai dengan ledakan- ledakan.  Erupsi campuran, kekuatan erupsi campuran tidak sekuat erupsi eksplosif, namun lebih kuat dari effusif. Berdasarkan magma ke permukaan bumi, erupsi dapat di bedakan atas dua macam yaitu:  Erupsi sentral, yaitu erupsi yang terjadi karena magma yang menuju permukaan bumi hanya melalui satu pipa.  Erupsi linear, yaitu erupsi yang terjadi sepanjang satu retakan di kulit bumi. b. Bentuk-bentuk gunung api  Gunung api perisai, dengan ciri lereng agak landai berbentuk perisai.  Gunung api strato, dengan ciri bentuknya seperti kerucut.  Gunung api maar, dengan ciri bentuknya menyerupai kawah. c. Manfaat gunung api Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan muda yang panjang di dunia, yaitu jalur Pasifik dan jalur Mediterania, sehingga banyak terdapat gunung berapi. Beberapa manfaat gunung api antara lain:  Menyuburkan tanah.  Sebagai objek wisata.  Sebagai sumber energi.  Menghasilkan berbagai macam tambang. Geo

Recently converted files (publicly available):