• Document: ANALISIS WACANA DAKWAH DALAM FILM KARTUN SYAMIL DAN DODO
  • Size: 4.8 MB
  • Uploaded: 2019-03-24 07:47:25
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

ANALISIS WACANA DAKWAH DALAM FILM KARTUN SYAMIL DAN DODO SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Komunikasi Islam (S.Kom.I) Oleh: PUTRI RIZKY HANDAYANI NIM: 1111051000144 JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS ILMU DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1437 H / 2016 M ABSTRAK Putri Rizky Handayani 1111051000144 Analisis Wacana Dakwah dalam Film Kartun Syamil dan Dodo Dibawah bimbingan Siti Nurbaya, M.Si Perkembangan film kartun di Indonesia terus meningkat, unsur edukasi yang sulit ditemukan dalam film menjadi alasan NCR Production membuat film kartun animasi Syamil dan Dodo. Di satu sisi film-film kartun yang minim edukasi dan nilai- nilai Islam kian meningkatkan kualitas tampilan menjadi 3D, di sisi lain film kartun Syamil dan Dodo yang mengandung edukasi di dalamnya tetap dengan tujuannya menjadi film 2D terbesar. Berdasarkan konteks di atas, maka pertanyaannya adalah. Bagaimana wacana pesan dakwah dalam film kartun Syamil dan Dodo? Bagaimana wacana seputar pesan dakwah dikonstruksi dalam film kartun Syamil dan Dodo dilihat dari level teks, level kognisi sosial, dan level konteks sosial? Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui wacana dakwah dalam film kartun Syamil dan Dodo pada level teks, kognisi sosial dan konteks sosial serta manfaat penelitian diharapkan dapat memberikan referensi dalam mengupas wacana dakwah dalam film. Menjadi referensi atau alternatif pembelajaran untuk anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana Teun A Van Dijk. Van Dijk membagi analisis wacana menjadi tiga bagian yaitu level teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Level teks terbagi menjadi tiga, pertama struktur makro, kedua superstruktur dan ketiga struktur mikro. Level kognisi sosial melihat permasalahan dari kognisi/mental penulis naskah/skenario. Level konteks sosial melihat bagaimana wacana tersebut berkembang di masyarakat. Tema besar dalam film ini adalah pesan dakwah yang berhubungan dengan pesan aqidah dan syariah. Dari segi kognisi sosial NCR Production selaku rumah produksi film kartun Syamil dan Dodo melihat perkembangan film kartun di Indonesia yang kian banyak namun film kartun yang mengandung edukasi sangat minim. Dari segi konteks sosial film kartun Syamil dan Dodo dapat diterima baik oleh masyarakat dapat dilihat dari penjualan VCD film tersebut setiap bulan dan rating dari tayangan film tersebut yang cukup memuaskan. Pesan dakwah yang terdapat dalam film kartun Syamil dan Dodo pada episode Bersuci lebih menekankan pesan aqidah dan akhlak. Dan hasil dari analisis 3 unsur elemen Van Dijk ditemukan sebuah pesan dakwah bahwa segala sesuatu terutama ibadah walau terlambat waktunya untuk mengerjakan, ibadah menjadi hal yang penting dan wajib untuk dilakukan. Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan pesan dakwah mengajarkan bahwa agama Islam mempermudah segala sesuatu agar ibadah wajib dapat terlaksana. Dari hal dasar itulah diharapkan menjadi landasan agar anak lebih mengenal dan memahami ajaran-ajaran agama Islam. Kata Kunci: Film kartun, dakwah, edukasi, dan wacana. i KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah, puji syukur yang tidak terhingga penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan, kemudahan, kelancaran dan cinta kasih sayang-Nya lah penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Analisis Wacana Dakwah Dalam Film Kartun Syamil dan Dodo. Shalawat serta salam senantiasa selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW dan seluruh keluarga, para sahabat, dan para pengikutnya. Walaupun hambatan dan kendala yang penulis hadapi selama penyelesaian skripsi cukup banyak, dengan usaha dan semangat yang kuat serta atas izin dari Allah SWT semua hambatan dan ujian yang penulis hadapi dapat diatasi dan terselesaikan skripsi ini. Namun, penulis menyadari terdapat banyak kesalahan, kekurangan yang perlu diperbaiki, mengingat kemampuan dan pengetahuan ilmu penulis yang terbatas. Sebuah anugerah terindah yang penulis rasakan karena skripsi ini dapat diselesaikan. Penulis menyadari bahwa dalam penyelesaian skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak yang telah membantu, baik selama perkuliahan hingga penulisan skripsi ini selesai. Dengan penuh rasa hormat, penulis ucapkan terimakasih kepada: 1. Bapak Dr. Arief Subhan M.A., selaku Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Dr. Suparto, M.Ed, MA, selaku Wakil Dekan I, Dr. Roudhonah, M.Ag, selaku Wakil Dekan II, dan Dr. Suhaimi, M.Si, selaku Wakil Dekan III. 2. Drs. Masran, MA., sel

Recently converted files (publicly available):