• Document: BAB IV HASIL PENGUMPULAN DATA DAN INFORMASI
  • Size: 8.16 MB
  • Uploaded: 2018-12-05 20:54:36
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

STUDI OPTIMALISASI JUMLAH PELABUHAN TERBUKA 2010 DALAM RANGKA EFISIENSI PEREKONOMIAN NASIONAL BAB IV HASIL PENGUMPULAN DATA DAN INFORMASI 4.1. PROFIL PELABUHAN OBYEK SURVEI Dalam penelitian ini, beberapa pelabuhan yang dijadikan sebagai sampel, antara lain adalah Pelabuhan Belawan Medan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Samarinda, Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Manado, Pelabuhan Sorong, dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Hasil pengumpulan data sekunder pada masing- masing pelabuhan obyek survei dapat dijelaskan sebagai berikut. 4.1.1. Pelabuhan Belawan Medan Uraian mengenai Pelabuhan Belawan Medan, meliputi gambaran umum pelabuhan, kondisi geografis, fasilitas dan peralatan pelabuhan, fasilitas dan peralatan bongkar muat, data kunjungan kapal, data kinerja pelabuhan, data arus ekspor impor dan bongkar muat barang, data utilisasi pelabuhan, dan potret perekonomian kota Medan. a. Gambaran Umum Pelabuhan Belawan Pelabuhan Belawan adalah pelabuhan terbesar yang berada di wilayah PT. Pelindo I. Berdasarkan Keputusan Administrator Pelabuhan (Adpel) Utama Belawan Nomor UK.11/9/15/Ad.Blw-2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Teknis Operasional Kegiatan Pelayanan di Pelabuhan Belawan dinyatakan bahwa Pelabuhan Utama Belawan adalah merupakan pelabuhan samudera yang terbuka untuk umum juga merupakan gate way/pintu gerbang perekonomian bagi masyarakat Sumut, baik untuk melayani kegiatan kapal PT. SCALARINDO UTAMA CONSULT IV - 1 STUDI OPTIMALISASI JUMLAH PELABUHAN TERBUKA 2010 DALAM RANGKA EFISIENSI PEREKONOMIAN NASIONAL dalam negeri maupun kapal-kapal luar negeri selama 24 jam secara terus menerus. Produksi hinterland Pelabuhan Belawan terdiri dari hasil pertanian, perkebunan dan kehutanan seperti minyak sawit, inti sawit, karet, teh, tembakau, sayur- mayur, rotan dan kayu gergajian. Hampir seluruh produksi tersebut diekspor melalui Pelabuhan Belawan. Gambar 4.1: Pelabuhan Belawan Kota ini menjadi pintu bagi arus penumpang dan juga perdagangan barang dan jasa, baik perdagangan domestik maupun luar negeri. Bagi Kota Medan, kegiatan perdagangan bersama aktivitas hotel dan restoran menjadi motor penggerak roda perekonomian kota. Pelabuhan laut berperan penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di suatu wilayah. Pelabuhan laut yang menjadi andalan Kota Medan adalah Pelabuhan Belawan yang berjarak 26 Km dari pusat kota. Pelabuhan ini tidak hanya berperan penting bagi perekonomian Kota Medan, namun juga bagi Provinsi Sumatera Utara. PT. SCALARINDO UTAMA CONSULT IV - 2 STUDI OPTIMALISASI JUMLAH PELABUHAN TERBUKA 2010 DALAM RANGKA EFISIENSI PEREKONOMIAN NASIONAL Kegiatan ekspor dan impor Kabupaten/Kota lain dilakukan di pelabuhan ini yang dapat dilihat dari aktivitas bongkar muat barang setiap harinya. Sampai saat ini Pelabuhan Belawan telah memiliki fasilitas pelabuhan penumpang dan barang termasuk terminal peti kemas. Kecenderungan berkembangnya jasa transportasi lewat laut ini memerlukan suatu fasilitas tambahan yang lebih memadai. Terbatasnya daya tampung barang di pelabuhan menuntut suatu pembangunan fasilitas dengan lokasi yang dekat dengan pelabuhan tetapi memadai. Sesuai dengan arahan perkembangan Kota Medan pada masa mendatang perlu dilakukan investasi pada bidang usaha peti kemas dan pergudangan tersebut. b. Kondisi Geografis Pelabuhan Belawan Pelabuhan Belawan berada pada wilayah administratif Kota Medan Propinsi Sumatera Utara (Sumut), tepatnya pada titik 03o47'00”LU dan 98o42'00”BT. Pelabuhan Belawan terletak 27 Km dari pusat kota, di mana juga terletak di Muara Sungai Belawan dan Sungai Deli. Sepanjang pantainya labil dan berlumpur. Pengendapan atau sedimentasi rata-rata 3 Cm/hari dipengaruhi oleh Sungai Belawan dan Sungai Deli. Dimana debit air kedua Sungai tersebut rata-rata 331.924 M3 perbulan atau 11.064 M3 per harinya. Kecepatan arus juga dipengaruhi oleh kedua sungai tersebut ditambah dengan keberadaan Selat Malaka. Faktor musim juga mempengaruhi arah arus demikian juga kecepatannya. Di mana kecepatan arus pada saat tertinggi yaitu mencapai 3 Knot dan terendah 0,2 Knot. Untuk pasang surut dengan air tertinggi: 3,30 M LWS, air tinggi: 2,40 M LWS, air terendah: 0,50 M LWS. c. Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan Belawan Fasilitas yang terdapat di Pelabuhan Belawan terdiri atas: dermaga, alur pelay

Recently converted files (publicly available):