• Document: Measurement System Analysis Repeatability dan Reproducibility (Gauge R&R) Studi Kasus: PT. Gaya Motor (Astra Group)
  • Size: 781.09 KB
  • Uploaded: 2018-10-12 01:21:35
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

1 Measurement System Analysis Repeatability dan Reproducibility (Gauge R&R) Studi Kasus: PT. Gaya Motor (Astra Group) Ni Putu Wansri Septia Dewi dan Haryono Jurusan Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 E-mail: haryono@statistika.its.ac.id Abstrak—Measure merupakan bagian dari six sigma dilakukan pengontrolan kualitas. Metode measurement methodology yang bertujuan untuk mengukur kesesuaian alat system analysis (MSA) dapat mengidentifikasi error yang ukur. Gauge repeatability dan reproducibility (gauge R&R) terjadi diakibatkan oleh alat ukur itu sendiri (torque merupakan quality tool pada measure mengetahui alat ukur analyzer) maupun oleh inspector serta interaksi antara torque analyzer yang digunakan untuk mengukur torque inspector dan part (torque wrench). Terdapat 110 torque wrench di PT. Gaya Motor sudah acceptable, dan melihat pengaruh dari faktor-faktor yang digunakan. Faktor yang wrench dengan standar di bawah 1000 yang diukur dengan digunakan dalam penelitian adalah faktor inspector dan faktor torque analyzer skala 0 sampai dengan 1000 dan terdapat 26 torque wrench untuk produk Isuzu merk X. Faktor torque torque wrench dengan standar di atas 1000 diukur dengan wrench berpengaruh signifikan, sedangkan inspector serta torque analyzer skala 0 sampai dengan 3000. Terdapat interaksi tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil masing-masing 2 torque wrench dengan standar yang sama pengukuran torque analyzer. Alat ukur torque analyzer yang namun disimpan di lemari berbeda dan diberi kode A dan B digunakan untuk mengukur 5 torque wrench di PT. Gaya digunakan secara bergantian setiap harinya. Masing-masing Motor (Astra Group) sudah acceptable karena persentase standar torque wrench tersebut diukur berulang sejumlah 3 varian komponen lebih kecil dari 1% dan persent study varians kali oleh inspector. lebih kecil dari 10%. Varian repeatability (error yang berasal dari alat ukur torque analyzer) sebesar 4,74%, varian Penelitian mengenai gauge R&R dilakukan oleh Pan reproducibility (error yang disebabkan oleh inspector dan [1] penelitian tersebut membahas penentuan alokasi interaksi antara inspector dengan torque wrench ) sebesar 1%. parameter yang optimal untuk studi gauge repeatability dan Dilihat juga dari number of distinct categories (ndc) sebesar 29, reproducibility. Selanjutnya Senol [2] melakukan penelitian dimana torque analyzer memiliki resolusi tinggi untuk mengenai measurement system analysis (MSA) membedakan 5 torque wrench sehingga measurement system menggunakan desain eksperimen dengan minimum resiko acceptable. dan n. Evaluasi pada gauge repeatability dan reproducibility untuk industri yang berbeda diteliti oleh Pan Kata Kunci— measurement system analysis, gauge R&R, [3], dimana peneliti menyarankan menggunakan metode number of distinct categories, torque wrench, torque analyzer. ANOVA untuk studi gauge R&R karena hasilnya lebih banyak memuat informasi. Dilanjutkan oleh Amin, Akbar, I. PENDAHULUAN Akram, & Ullah [4] melakukan penelitian mengenai measurement system analysis untuk kekuatan proses M EASURE merupakan bagian dari six sigma methodology yang bertujuan untuk memastikan kesesuaian alat ukur. Gauge repeatability dan berputar pada benang. Penelitian mengenai gauge R&R pernah dilakukan di PT. Astra Honda oleh Anggraini [5] dimana penelitian tersebut bertujuan untuk melihat reproducibility (gauge R&R) merupakan bagian dari quality persentase variasi yang disebabkan oleh pengukuran serta tool untuk mengetahui keakuratan alat ukur dan membantu diperoleh kesimpulan alat ukur belum layak atau belum suatu perusahaan meningkatkan

Recently converted files (publicly available):