• Document: Pengembangan Aplikasi Text-to-Speech Bahasa Indonesia Menggunakan Metode Finite State Automata Berbasis Android
  • Size: 696.65 KB
  • Uploaded: 2018-10-13 03:36:35
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

JNTETI, Vol. 5, No. 1, Februari 2016 Pengembangan Aplikasi Text-to-Speech Bahasa Indonesia Menggunakan Metode Finite State Automata Berbasis Android Rieke Adriati W.1, Herman Tolle2, Onny Setyawati3 Abstract—In this paper, the development of Android-based 2010, angka kebutaan di Indonesia termasuk yang paling Indonesian Text-to-Speech (TTS) utilizing API Google for tinggi di dunia, yaitu nomor dua setelah Ethiopia [1]. Selain English TTS as a data voice has been proposed. Using this tuna netra, ada pula penderita penyakit lemah penglihatan approach, a lightweight and mobile Indonesian TTS application (low vision) di Indonesia yang jumlahnya mencapai tiga kali can be realized. The utilization of English data voice is carried lipat dari penderita tuna netra [2]. Banyak teknologi yang telah out by cutting off (hyphenate) Indonesian words into syllables using Finite State Automata method, then searching for dikembangkan untuk membantu mereka berkomunikasi equivalent syllables in English which have similar pronunciation. dengan orang lain maupun gadget, salah satunya adalah Text- Using FSA method, this system is able to hyphenate all To-Speech (TTS) Bahasa Indonesia. TTS adalah sistem yang Indonesian words up to 95.19%. This application has Mean dapat mengubah suatu teks menjadi ucapan secara otomatis Opinion Score (MOS) value of understanding the words criteria dengan cara fonetisasi (penyusunan fonem-fonem untuk of 3.31 and MOS value of smoothness pronunciation criteria of membentuk ucapan) [3]. Dengan teknologi TTS, 3.46 (in a scale of 5). dimungkinkan sebuah komputer mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia tidak hanya melalui tulisan, Intisari—Text-To-Speech Bahasa Indonesia yang telah banyak namun juga dalam bentuk lisan menggunakan bahasa yang dikembangkan sebelumnya adalah berbasis komputer dan digunakan sehari-hari. menggunakan database rekaman suara pribadi berbasis diphone TTS Bahasa Indonesia yang banyak dibuat dan maupun phoneme. Pada paper ini dikemukakan sebuah dikembangkan saat ini berbasis komputer, yang memiliki pengembangan aplikasi TTS Bahasa Indonesia berbasis Android beberapa kelemahan antara lain ukuran PC yang relatif besar yang dapat digunakan dimana saja (mobile) dan memanfaatkan API Google untuk TTS dalam Bahasa Inggris sebagai data voice- dan berat, sehingga menjadikan kurang praktis untuk dibawa nya sehingga didapatkan aplikasi yang ringan. Pemanfaatan data ke mana saja. Padahal dalam perkembangan teknologi, alat voice Bahasa Inggris agar menjadi Bahasa Indonesia dilakukan penunjang yang paling banyak digunakan untuk membantu dengan memenggal kata dalam Bahasa Indonesia menjadi suku menjalankan atau menyelesaikan pekerjaan manusia saat ini kata sesuai dengan pola suku kata yang telah ditentukan adalah smartphone. Salah satu platform pada smartphone menggunakan metode Finite State Automata (FSA), kemudian yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dicari padanan katanya dalam Bahasa Inggris yang mempunyai adalah platform Android, dikarenakan fitur-fitur yang tersedia pengucapan mirip dengan Bahasa Indonesia. Hasil yang dalam smartphone ini dapat memuaskan kebutuhan para didapatkan yaitu aplikasi TTS Bahasa Indonesia dapat berjalan konsumen [4]. dengan baik. Metode FSA mampu memenggal kata, baik kata dasar maupun kata berimbuhan, dalam Bahasa Indonesia TTS Bahasa Indonesia yang banyak dikembangkan saat ini sebesar 95.19% serta mempunyai nilai Mean Opinion Score menggunakan database suara dari kata-kata dalam Bahasa (MOS) untuk kriteria tingkat pemahaman user terhadap ucapan Indonesia yang direkam secara pribadi kemudian diolah untuk sebesar 3.31 dari 5, dan 3.46 dari 5 untuk kriteria kelancaran dapat menjadi output sebuah sistem. Di lain sisi, tersedianya pengucapan. API Google untuk TTS dalam Bahasa Inggris mampu dikonfigurasi menjadi Bahasa Indonesia, sehingga tidak Kata Kunci— Android, Bahasa Indonesia, FSA, Suku kata, TTS dibutuhkan proses perekaman suara dari kata-kata dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini dapat mengurangi penggunaan

Recently converted files (publicly available):