• Document: TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI. Observasi terhadap sistem kerja CVT, dan troubeshooting serta mencari
  • Size: 1.11 MB
  • Uploaded: 2018-10-15 21:09:13
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Observasi terhadap sistem kerja CVT, dan troubeshooting serta mencari referensi dari beberapa sumber yang berkaitan dengan judul yang di ambil. Berikut beberapa referensi yang berkaitan dengan judul penelitian sebagai berikut: 1. Penelitan yang berbentuk proyek akhir yang ditulis oleh Nursyahhera Apriana Ongkosulih yang berjudul ”Sistem Transmisi Otomatis (CVT) Sepeda Motor tahun 2016”. Penelitian ini membahas tentang kinerja CVT. 2. Penelitian yang berbentuk proyek akhir yang ditulis oleh Ranjet Kumar Kohli Sahar Singh “Sistem Kopling CVT dan Roda Penggerak Honda Vario tahun 2013”. Penelitian ini membahas tentang kinerja sistem kopling serta komponen sistem kopling. Dari beberapa referensi yang ada, maka penulis melakukan penelitian yang berbentuk proyek akhir yang ditulis oleh Penulis “Analisis Sistem Continously Variabel Transmision (CVT) Motor Honda Beat PGM-FI 2014”. Penelitian ini membahas tentang cara kerja dan troubleshooting CVT. 6 7 2.2 Landasan Teori 2.2.1 Pengertian CVT CVT (Continuously Variable Transmission) adalah sistem pemindahan daya dari mesin menuju ban belakang menggunakan sabuk yang menghubungkan antara drive pulley dengan driven pulley menggunakan prinsip gaya gesek. Pengoperasiannya dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Tidak seperti kopling manual, CVT tidak memakai gearbox yang berisi serangkaian roda gigi maka CVT tidak memiliki pengunci gigi untuk menentukan rasio gear yang dipakai. Fungsi dari CVT adalah untuk memudahkan pengendara motor dalam mengatur kecepatan karena pengendara tidak mengoperasikan transmisi dalam pengaturan kecepatannya. 2.2.2 Prinsip kerja CVT secara umum Sistem transmisi merupakan bagian komponen mesin sepeda motor yang berfungsi sebagai pemindah tenaga dan mesin ke roda belakang. Sepeda motor matik menggunakan sistem transmisi otomatis, yaitu tenaga dari poros engkol diteruskan ke roda belakang lewat bantuan dua pulley yang dihubungkan dengan drive belt. Pada sistem transmisi otomatis tidak diperlukan adanya pemindah gigi (persneling) seperti pada sepeda motor umumnya. Teknologi yang digunakan pada sistem transmisi otomatis dikenal dengan sebutan CVT. Pada teknologi ini, tenaga dari mesin dapat tersalurkan dengan sempurna ke roda belakang dengan menyesuaikan perubahan 8 kecepatan dan perubahan torsi kendaraan, tentunya dengan ratio yang sangat tepat, sehingga percepatan yang dihasilkan lebih konstan dan bebas hentakan. Transmisi CVT disalurkan melalui sabuk yang disebut drive belt. Sabuk drive belt terbuat dari campuran serat dan bahan kimia dengan karet khusus yang mempunyai daya tahan tinggi, awet, dan efisien. 2.2.3 Bagian-bagian sistem Transmisi Otomatis (CVT) Gambar 2.1 Bagian Sistem Transmisi (PT. Astra Honda Motor, 2012) Komponen CVT merupakan rangkaian sistem transmisi yang saling berkaitan. Terdapat tiga bagian komponen CVT, yaitu pulley primer, pulley sekunder dan gear reduksi. Gambar 2.2 Komponen Primary Sheave (PT. Astara Honda Motor, 2012) 9 1. Primary sheave Disebut juga pulley primer, yaitu komponen CVT yang menyatu dengan poros engkol (crankshaft). Pulley primer bekerja akibat adanya putaran putaran dari mesin melalui poros engkol. Ketika putaran mesin meningkat, weight roller akan tertekan keatas oleh slide piece yang terletak pada ramp plate. Akibat gaya sentrifugal, weight roller akan menekan movable drive face, sehigga celah kedua pulley menyempit. Hal ini mengakibatkan perubahan diameter drive belt. Primary sheave tersusun dari beberapa komponen berikut : a. Pinion Starter Pinion starter adalah type dinamo konvensional yang masih menggunakan sliding-gear starter-type system, masih menggunakan dinamo starter sehingga dapat menimbulkan hentakan suara kasar pada saat menghidupkan mesin. Pada sliding-gear starter-type system terdapat dua buah gear berukuran kecil dan besar yang harus bergesekan satu sama lain untuk menggerakan piston. Gambar 2.3 Starter Pinion (PT. Astara Honda Motor, 2012) 10 b. Gigi ratchet starter Gigi ratchet starter adalah komponen yang akan menjepit face drive yang akan berhubungan dengan pinion gear saat starter awal. Dan gigi racthet starter sebagai penerus starter a

Recently converted files (publicly available):