• Document: STUDI KASUS KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TERI NASI (Stolephorus commersoni Lac.) ASIN KERING DI PASAR RAU SERANG BANTEN SKRIPSI
  • Size: 3.21 MB
  • Uploaded: 2019-03-24 04:54:50
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

STUDI KASUS KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TERI NASI (Stolephorus commersoni Lac.) ASIN KERING DI PASAR RAU SERANG BANTEN SKRIPSI RINI YANUARTI 44430100508 JURUSAN PERIKANAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2014 ABSTRACT RINI YANUARTI.2014. Formaldehyde Content of Salted Anchovy (Stolephorus commersoni Lac.) Case Study on Rau Fish Market Serang Banten Supervised by SAKINAH HARYATI and ARIS MUNANDAR The use of formaldehyde for preparation in various food products are common found in the market. Moreover, the use of formaldehyde in salted fish also found in some traditional markets. The purpose of this study is to identify the content of formaldehyde in anchovy (Stolephorus commersoni Lac.) dried salted qualitatively and quantitatively. Preliminary study conducted through field observations to determine the sampling using a questionnaire sheet. Origin of samples from 4 regions of Kapuk, Panimbang, Labuan and Medan. Sampling period was condacted between 15 April 2014-01 May 2014.The main study included formaldehyde test qualitatively by using the formaldehyde test kit (antilin) and quantitatively using UV-Vis spectrophotometer. The results showed that the qualitative testing during weeks 1 and 3 all indicated positive of formaldehyde and week 2 all negative of formaldehyde. The difference in the results of the test in week 2 because the concentration of formaldehyde contained in the sample below 1 ppm. Quantitative test results obtained that the highest concentration, at week 1 of the Kapuk (2.05 ppm), the 2nd week of the Labuan (0.9 ppm) and the 3rd week of the field (1.96 ppm). The results of formalin test against dried salted anchovy is only limited to the identification, while the process of formaldehyde addition to the fish was unidentifiable. Key words : Anchovy, Formaldehyde, Rau Market RINGKASAN RINI YANUARTI. 2014. Studi Kasus Kandungan Formalin pada Ikan Teri Nasi (Stolephorus commersoni Lac) Asin Kering di Pasar Rau Serang Banten. Dibimbing oleh: SAKINAH HARYATI dan ARIS MUNANDAR Penggunaan formalin pada produk perikanan merupakan permasalahan yang sangat penting untuk dikaji karena penggunaannya pada makanan dapat membahayakan tubuh orang yang mengkonsumsi makanan tersebut. Penelitian mengenai identifikasi formalin pada ikan teri nasi asin kering perlu dilakukan untuk mengetahui apakah ikan teri nasi asin kering yang berada di Pasar Rau, Serang menggunakan formalin atau tidak dalam penanganannya. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi kandungan formalin pada ikan teri nasi asin kering secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Agustus 2014 yang dilakukan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP), Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang- Banten, dan Pasar Rau Serang, Banten. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Penelitian pendahuluan dilakukan melalui observasi lapangan untuk menentukan pengambilan sampel dengan menggunakan lembar kuisioner. Sampel ikan teri nasi asin kering diambil berdasarkan sampel wilayah. Jumlah pedagang ikan teri nasi asin kering yang dijadikan sampel yaitu 4 pedagang dimana asal ikan teri nasi asin keringnya berasal dari 4 wilayah yaitu daerah Kapuk, Panimbang, Labuan dan Medan. Penelitian utama meliputi pengujian formalin secara kualitatif dan kuantitatif terhadap ikan teri nasi asin kering. Pengujian secara kualitatif menggunakan formalin tes kit (antilin) (BALITBANG KP 2013). Pengujian secara kuantitatif dengan alat spektrofotometer UV-Vis model 272-0032 dengan menggunakan pereaksi Nash (Siregar 2011). Hasil pengujian formalin terhadap sampel ikan teri nasi asin kering secara kualitatif pada minggu ke-1 dan ke-3 semua sampel positif formalin dan minggu ke-2 semua sampel negatif formalin. Perbedaan hasil pengujian pada minggu ke-2 karena konsentrasi formalin yang terkandung dalam sampel ikan teri nasi asin kering tersebut dibawah 1 ppm. Hasil pengujian formalin terhadap sampel ikan teri nasi asin kering secara kuantitatif didapatkan konsentrasi formalin tertinggi pada minggu ke-1 dari daerah Kapuk (2,05 ppm), minggu ke-2 dari daerah Labuan (0,9 ppm) dan minggu ke-3 dari daerah Medan (1,96 ppm). Hasil pengujian formalin terhadap ikan teri nasi asin kering ini hanya sebatas identifikasi, adapun proses pemberian formalin belum diketahui lebih jelas. Kata kunci : Formalin, Ikan teri nasi asin kering, Pasar Rau Serang STUDI KASUS KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TERI NASI (Stolephorus commersoni Lac.) ASIN KERING DI PASAR RAU SERANG BANTEN SKRIPSI Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Perikanan pada Program Studi Perikanan RINI YANUARTI 4443100508 JURUSAN PERIKANAN FAKULTAS

Recently converted files (publicly available):