• Document: PEMBELAJARAN IPA BERPENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SD. Oleh: Khoimatun STKIP NU Indramayu, Jawa Barat
  • Size: 479.67 KB
  • Uploaded: 2018-10-16 17:40:26
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

ISSN 1693-7945 Vol.VII No.4 Nov 2016 PEMBELAJARAN IPA BERPENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SD Oleh: Khoimatun STKIP NU Indramayu, Jawa Barat ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur keefektifan pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses, untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa terhapadap pembelajaran IPA. Pendekatan yang digunakan untuk memecahkan masalah tersebut adalah penelitian dan pengembangan (research and development atau R & D) dari Kemp. at al. Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses yang terdiri dari 12 prinsip keterampilan proses menurut Conny Semiawan dalam Aisyah N (2011). Berdasarkan indikator tersebut maka penelitian ini menunjukkan hasil yang signifikan antara siswa yang menggunakan pendekatan keterampilan proses sebesar 81,52% dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional yaitu sebesar 71,25%. Kata Kunci : Pembelajaran IPA, Pendekatan Keterampilan Proses, Pemahaman Konsep PENDAHULUAN Pembelajaran IPA pada dasarnya merupakan pembelajaran yang menyenangkan apabila dikemas dan disajikan dengan penuh variasi. Baik dari segi metode, pendekatan maupun media yang menunjangnya sehingga dapat menumbuhkan kreativitas siswa secara optimal. Pembelajaran yang ideal pada dasarnya adalah pembelajaran yang bermakna, sehingga menjadikan siswa belajar dengan penuh kesan yang mendalam dan menyenangkan. Proses pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan ketrampilan proses merupakan suatu bentuk pembaruan dalam pendidikan. Dalam penelitian ini diharapkan dapat membuat pembaruan dalam pembelajaran, diantaranya dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses.Dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan kompetensi sains yang menjamin pertumbuhan penguasaan kecakapan hidup, penguasaan prinsip-prinsip alam, kemampuan bekerja dan bersikap ilmiah sekaligus pengembangan kepribadian anak yang sehat dan berakhlak mulia (Agustiana, 2009). Proses pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan ketrampilan proses merupakan suatu bentuk pembaruan dalam pendidikan. Dalam penelitian ini diharapkan dapat membuat pembaruan dalam pembelajaran, diantaranya dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses. Dilihat dari kriteria ketuntasan minimal (KKM) IPA kelas V masih banyak siswa yang berada di bawah nilai KKM yang telah ditentukan yaitu 65. Jumlah siswa kelas V sebanyak 33 siswa, ada sekitar 81,81 % atau 27 siswa yang belum mencapai KKM dan hanya 6 siswa atau 18,18 % yang memperoleh nilai di atas KKM. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurang efektifnya penerapan pendekatan pembelajaran, serta siswa pasif dan cepat bosan dalam pembelajaran. Alternatif yang digunakan dalam mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengubah pendekatan tersebut dengan menggunakan pendekatan yang sesuai. Pendekatan yang diharapkan sesuai dengan materi sifat-sifat cahaya kelas V adalah menggunakan pendekatan keterampilan proses sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa. Proses pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan 53 ISSN 1693-7945 Vol.VII No.4 Nov 2016 ketrampilan proses merupakan suatu bentuk pembaruan dalam pendidikan. Dalam penelitian ini diharapkan dapat membuat pembaruan dalam pembelajaran, diantaranya dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses. Ango (2002) mengatakan bahwapengalaman-pengalaman belajar siswa dalam sains seharusnya meliputi keterampilan proses seperti mengukur, mengamati, menggolongkan, dan memprediksi. Keterampilan tersebut penting untuk mengembangkan keberhasilan pemahaman siswa pada konsep ilmiah.Keterampilan ini bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan keterampilan proses ini diharapkan siswa dapat menggali segala potensi yang dimilikinya tanpa meninggalkan pribadi yang berakhlak yang baik, keterampilan proses melatih siswa untuk berpikir kritis khususnya siswa SD yang berada pada fase menganalisis, seperti dalam Velve, B P, at al (2006:59) “To make decisions amidst a wide array of choices…and to analyse copious amounts of information. These abilities require critical thinking skills”, bahwa keterampilan berpikir kritis diperlukan dalam menganalisis berbagai informasi yang ada. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development atau R & D) dari Kemp. at al dalam Trianto (2010) yang telah dimodifikasi karena mengembangkan perangkat pembelajaran dan menguji keefektifan pendekatan pembelajaran. Pembelajaran yang akan dikembangkan adalah perangkat pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses pada materi sifat-sifat cahaya melipu

Recently converted files (publicly available):