• Document: COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS (CEA) BAHAN KONTROL KOMERSIAL DAN POOL SERUM PASIEN Salma, Farah Dina 1 ; Rahayu, Ira Gustira 1 ; Kurnaeni, Nani 1 ; Rinaldi, Sonny Feisal 1 1 Jurusan Teknologi...
  • Size: 424.16 KB
  • Uploaded: 2021-09-30 14:01:46
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG Volume 11 No 1 COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS (CEA) BAHAN KONTROL KOMERSIAL DAN POOL SERUM PASIEN Salma, Farah Dina1; Rahayu, Ira Gustira1; Kurnaeni, Nani1; Rinaldi, Sonny Feisal1 1 Jurusan Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Bandung, Email:Farahdinasalma08@gmail.com ABSTRAK Kebutuhan terhadap pemeriksaan laboratorium yang bertambah dapat menjadi penyebab peningkatan biaya pemeriksaan. Namun peningkatan biaya ini tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas pemeriksaan itu sendiri. diperlukan suatu sistem manejerial yang efektif dalam mengelola aspek keuangan dan kualitas pemeriksaan, termasuk didalamnya adalah pemilihan jenis bahan kontrol. Pemilihan jenis bahan kontrol dapat menunjang peningkatan kualitas laboratorium karena terlibat langsung dalam penyelenggaraan kendali mutu internal suatu laboratorium. ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan kontrol komersial menjadi permasalahan bagi laboratorium di negara berkembang. Karena itu pool serum dapat menjadi alternatif pilihan dalam penyelenggaraan kendali mutu internal. Cost- Effectiveness Analysis (CEA) adalah alat yang tepat dalam membandingkan dua intervensi kesehatan atau lebih dalam aspek ekonomi dan kemanfaatannya. Karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui jenis bahan kontrol manakah yang memiliki aspek ekonomi dan kemanfaatan paling tinggi pada pemeriksaan glukosa darah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan melakukan pengumpulan dan analisis data total biaya dan tingkat efektivitas dari masing – masing jenis bahan kontrol. Data yang terkumpul diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukan total biaya untuk penggunaan bahan kontrol komersial adalah Rp728,020.00 dan Rp752,442.50 untuk penggunaan pool serum. Tingkat efektivitas yang didapatkan adalah 93.39% untuk bahan kontrol komersial dan 96.33% untuk pool serum. Hasil akhir average cost-effectiveness ratio (ACER) penggunaan bahan kontrol komersial adalah Rp7,795.67 dan Rp7,811.11 untuk pool serum. Penggunaan bahan kontrol komersial memiliki nilai ACER lebih rendah dibandingkan penggunaan pool serum. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan kontrol komersial sebagai bahan kontrol lebih cost-effective dibandingkan dengan penggunaan pool serum sebagai bahan kontrol. Kata kunci : Cost-Effectiveness Analysis (CEA), Bahan kontrol, glukosa PENDAHULUAN meningkatkan kualitas pemeriksaan. Salah Kebutuhan layanan laboratorium satu aspek pemantapan kualitas dan jenis pemeriksaan yang terus laboratorium adalah penggunaan bahan bertambah dapat meningkatkan biaya kontrol sebagai pemantauan kinerja pemeriksaan laboratorium. Namun pemeriksaan. Bahan kontrol yang biasanya peningkatan biaya pemeriksaan digunakan adalah bahan kontrol komersial. laboratorium tidak selalu berbanding lurus Namun bagi negara berkembang dengan kualitas pemeriksaan.1 Karena itu ketidaktersediaan dan harga bahan kontrol dibutuhkan sistem manajerial yang dapat komersial yang tinggi menjadi masalah mengatur alokasi pembiayaan efektif tersendiri. Penggunaan pool serum yang dengan sumber daya yang ada untuk dibuat dari sisa spesimen pasien dapat 293 JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG Volume 11 No 1 menjadi satu alternatif untuk memangkas dengan menggunakan bahan kontrol biaya kendali mutu pemeriksaan komersial dan pool serum pasien. Data laboratorium. 2,3 akurasi didapatkan dari pemeriksaan Cara paling efektif dalam konsentrasi kadar glukosa pada masing – menentukan nilai ekonomi suatu intervensi masing jenis bahan kontrol sehingga kesehatan adalah dengan metode Cost- mendapatkan nilai total error ( TE). Effectiveness Analysis (CEA). Analisa ini Kemudian data total error ini dimasukan ke membandingkan tingkat efektifitas dari dua dalam perhitungan tingkat efektivitas intervensi atau lebih dengan perhitungan dengan cara mengurangkan 100% dengan nilai Average Cost-Effectiveness Ratio data TE. Tingkat efektivitas dan total biaya (ACER)4 pengeluaran yang diperoleh dari Pemeriksaan laboratorium yang pemeriksaan glukosa darah menggunakan dimaksud dalam penelitian ini adalah bahan kontrol komersial dan pool serum pemeriksaan glukosa darah karena dimasukan ke dalam tabel efektivitas biaya prevalensi diabetes melitus yang terus (Tabel.1) untuk melihat dimana posisi meningkat. 80% penderita diabetes berada intervensi masing – m

Recently converted files (publicly available):