• Document: ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN USAHATANI KOPI TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS KABUPATEN ACEH TENGAH DAN KABUPATEN BENER MERIAH)
  • Size: 266.86 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 23:13:59
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

SKRIPSI ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN USAHATANI KOPI TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS KABUPATEN ACEH TENGAH DAN KABUPATEN BENER MERIAH) OLEH TONI ARTHA 110501040 PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN DEPARTEMEN EKONOMI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2015 ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN USAHATANI KOPI TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS KABUPATEN ACEH TENGAH DAN KABUPATEN BENER MERIAH) Daerah penelitian dan pengambilan sampel ditentukan secara purposive sampling yaitu di kabupaten Aceh Tengah dan kabupaten Bener Meriah dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi pendapatan dari kopi terhadap pendapatan keluarga petani kopi, mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi, yaitu umur, pendidikan, lamanya berusahatani, jumlah tanggungan dan luas lahan terhadap pendapatan keluarga petani kopi. Dan mengetahui besarnya pengaruh total pendapatan terhadap kesejahteraan petani kopi. Hasil penelitian menunjukkan kontribusi pendapatan dari kopi di kabupaten Bener Meriah sebesar 49,06 % dan kabupaten Aceh Tengah sebesar 53,31 % terhadap total pendapatan keluarga, kontribusi pendapatan dari non kopi di kabupaten Bener Meriah sebesar 31,24% dan kabupaten Aceh Tengah sebesar 21,06 %, dan kontribusi dari non pertanian terhadap total pendapatan keluarga di kabupaten Bener Meriah sebesar 19,70% dan kabupaten Aceh Tengah sebesar 25,63 %. Menjelaskan bahwa kontribusi pendapatan dari kopi terhadap pendapatan keluarga lebih besar dibandingkan dari kontribusi pendapatan dari non kopi dan kontribusi dari non pertanian. Tidak ada pengaruh umur, pendidikan, lamanya berusahatani dan jumlah tanggungan dengan pendapatan petani kopi. Sedangkan luas lahan memiliki hubungan dengan pendapatan petani kopi. Kesejahteraan petani kopi yang dihitung dengan menggunakan konsep Nilai Tukar Pendapatan Rumahtangga Petani (NTPRP) di kabupaten Bener Meriah adalah 1,47 dan kabupaten aceh tengah sebesar 1,57 artinya bahwa besarnya pendapatan yang diperoleh masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran mereka. Kata kunci : Pendapatan, Faktor Sosial Ekonomi, Kesejahteraan. ABSTRACT ANALYSIS OF COFFEEFARMINGINCOMEOVER THE EFFECTON THE LEVEL OFWELFARESOCIETY (THE CASE OF THE STUDY IS INKABUPATEN ACEH TENGAH AND KABUPATEN BENER MERIAH) The area of this research and the way of the sampling is determined by purposive sampling, it has been taken in kabupaten Aceh Tengah dan kabupaten Bener Meriah, there are 100 respondents as the samples. The purpose of this research is for finding out the increasing of the contribution of every coffee farmers’ income and for finding out the effect of the social economic such as ages, the level of education, duration of being a farmer, number of dependents and the extent of the land over the income of the family, and for knowing the influence of the revenue over the welfare of the farmers. The result of this research indicates contribution of the revenue of coffee in kabupaten Bener Meriah is 49,06 % and in kabupaten Aceh Tengah is 53,31% of total the farmers’ family income, the contribution of the income of non-coffee in kabupaten Bener Meriah is 31,24% and in kabupaten Aceh Tengah is 21,06 %, andthe contribution of non-agricultural over total of the farmers’ family income in kabupaten Bener Meriah is 19,70% and in kabupaten Aceh Tengah is 25,63 %, it means the contribution of the revenue between coffee and the income of every family is higher than the contribution of non-coffee and the contribution of non- agriculture. There is no effect of ages, education, duration of being a farmer and the number of dependents over the revenue of the farmers. Whereas land area has an effect on the income of coffee farmers. The welfare of coffee farmers are calculated using the concept of Farmers Household Income Exchange (NTPRP) in kabupaten Bener Meriah is 1.47 and kabupaten aceh tengah of 1.57 means that the amount of the income is sufficient to meet the needs of their expenses. Keywords: Income, Socio-Economic Factors, Welfare. KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr.Wb. Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan Rahmat dan karunia-Nya. Tak lupa pula shalawat beserta salam penulis panjatkan keharibaan Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah membawa umatnya ke alam yang penuh ilmu pengetahuan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsiini yang berjudul “Analisis Pengaruh Pendapatan Usahatani Kopi Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus Kabupaten Aceh Tengah Dan Kabupaten Bener Meriah)”. Skripsi ini merupakan salah sat

Recently converted files (publicly available):