• Document: BAB II PROFIL UMUM BALAI KALIBRASI FASILITAS PENERBANGAN (BKFP) 2.1. Latar Belakang Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BFKP)
  • Size: 521.4 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 15:37:42
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB II PROFIL UMUM BALAI KALIBRASI FASILITAS PENERBANGAN (BKFP) 2.1. Latar Belakang Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BFKP) Sejak diwujudkannya Flingt Inspection Unit atau satuan udara kalibrasi tumbuh dalam Direktorat Jendral Perhubungan Udara pada tahun 1973 – 1974 sampai dengan tahun 1990 – 1991, unit kerja tersebut masih berupa proyek ini, pembinaan personil satuan udara kalibrasi sulit dikembangkan karena sifat dan kedudukannya, adalah tenaga paruh waktu atau part time yang diperbantukan dari unit lain. Pada tahun 1991 terwujud organisasi formal yang bernama Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan, berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM 68 tahun 1991 tanggal 14 September 1991 tentang organisasi dan tata kerja Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan. Adanya keputusan ini Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan banyak mengalami kemajuan pesat dibandingkan dengan struktur proyek satuan udara kalibrasi, hingga saat ini Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan selalu berusaha untuk menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Pemeliharaan Landing Gear pada Pesawat Beechcraft King Air B200 Phase A dan B 9 http://digilib.mercubuana.ac.id/ Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BKFP) merupakan badan pemerintah yang memberikan layanan penerbangan kalibrasi udara baik untuk sipil maupun militer. Cakupan layanan meliputi kalibrasi, penerapan, inspeksi dan pengujian peralatan penunjang transportasi udara seperti alat navigasi, alat bantu pendaratan, Radar dan komunikasi penerbangan. Peralatan penunjang transportasi udara tersebut membutuhkan inspeksi dan kalibrasi secara periodik untuk menjamin beroperasinya alat tersebut dengan benar dan akurat. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah operasional penerbangan yang aman dan memenuhi standard keselamatan. BKFP mengemban tanggung jawab sebagai salah satu komponen pemerintah dalam rangka menjamin terciptanya kualitas keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia. Dalam menunjang tugasnya, BKFP secara berkesinambungan terus melakukan peningkatan kemampuan baik dari fasilitas maupun sumber daya manusia yang mengoperasikan. Berbagai langkah ditempuh seperti modernisasi peralatan, peningkatan kapasitas dan pelatihan agar menghasilkan kualitas SDM yang mumpuni. 2.2. Visi dan Misi Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BKFP) VISI : Perusaan perawatan pesawat terbang yang berkaitan tinggi, profitable, berkembang dan memuaskan semua pihak yang terlibat dengan perana penuh Pemeliharaan Landing Gear pada Pesawat Beechcraft King Air B200 Phase A dan B 10 http://digilib.mercubuana.ac.id/ seluruh karyawan yang kompeten, berintergrasi, bersemangat, kooperaktif positif, dan berhati jernih yang mendedikasikan pekerjaan sebagai ibadah. MISI : Memberikan pelayanan dan dukungan terhadap operator penerbangan dengan memberikan solusi dalam perawatan pesawat.  Melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas kerja secara terus – menerus.  Mengembangkan organisasi dan sumber daya manusia. 2.3. Tugas pokok Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BFKP) Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BFKP) mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penerbangan kalibrasi, pengujian dan peneraan alat bantu navigasi udara, alat bantu pendaratan, komunikasi penerbangan, dan laboratorium kalibrasi serta perawatan pesawat udara kalibrasi. 2.3.1. Fungsi Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan a. Penyusunan rencana dan program penerbangan kalibrasi. b. Pelaksanaan pengujian dan penerapan alat bantu navigasi udara, alat bantu pendaratan dan komunikasi penerbangan serta laboratorium kalibrasi. c. Perawatan pesawat udara kalibrasi dan fasilitas pengujian. d. Pelaksanaan adminitrasi dan kerumah tanggaan. Pemeliharaan Landing Gear pada Pesawat Beechcraft King Air B200 Phase A dan B 11 http://digilib.mercubuana.ac.id/ 2.3.2. Prosedur Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Berdasarkan mandat yang diberikan melalui Keputusan Menteri Perhubungan, BKFP menjalankan layanan penerbangan kalibrasi agar peralatan navigasi udara dapat diandalkan dan memenuhi standar keamanan. Dalam menjalankan fungsinya, BKFP beroperasi telah sesuai dan memenuhi regulasi dan perijinan berikut:  ICAO Doc-8071 (Approved flight inspection services provider)  ICAO Annex 10  CASR-135 (Indonesian's Air Operator Certificate)  CASR-171 (Indonesian's approval for the inspection and calibration of navigational aids)  BKFP Flight Inspection Procedures. 2.4. Logo dan Struktur Organisasi

Recently converted files (publicly available):