• Document: PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA N 1 JEKULO KUDUS. Ade Rustiana 1 Noor Chalifah 2
  • Size: 478.67 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 19:46:53
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI DINAMIKA PENDIDIKAN Vol. VII, No. 1, Juni 2012 Hal. 14 - 28 PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA N 1 JEKULO KUDUS Ade Rustiana1 Noor Chalifah2 Abstract: Learning environment and teachers’ professional competence are factors which can affect students’ achievement. The objective of the study was to determine the influence of learning environment and teachers’ professional competence toward students’ achievement either partially or simultaneously. The populations were 133 students and the samples were 100 students. Then, data were collected by questionnaires and documentation. The calculation of multiple regression resulted the equation of Y = 60.866 + 0.114 X1 + 0.048 X2. The coefficient of determination simultaneously; learning environment and teachers’ professional competence toward students’ achievement was 53.3%, the coefficient of determination partially; learning environment toward students’ achievement was 26.3%, and teachers’ professional competence toward students’ achievement was 16.9%. It was concluded that there was significant influence of learning environment toward students’ achievement, there was no significant influence of the teachers’ professional competence toward students’ achievement, and there was significant influence of learning environment and teachers’ professional competence toward students’ achievement. Keywords: Learning Environment, Teachers’ Professional Competence, Students’ Achievement PENDAHULUAN Prestasi belajar berguna bagi guru dan pengelola pendidikan untuk mengetahui informasi akan kemampuan dan pencapaian siswa dalam belajar. Bagi siswa sendiri hasil belajar sangat penting agar siswa dapat mengetahui kelebihan dan kekurangannya terutama dalam belajar mata pelajaran yang di UN kan (B.Inggris, B.Indonesia, Matematika, Ekonomi, Sosiologi, Geografi) sehingga siswa dapat membuat perencanaan studi selanjutnya. Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosio-psikologis, termasuk di dalamnya adalah belajar. Menurut Hamalik (2008: 195) lingkungan adalah sesuatu yang ada di alam sekitar yang memiliki makna 1 Dosen Jurusan Pendidikan Ekonomi FE Unnes 2 Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi FE Unnes Ade Rustiana, Noor Chalifah 15 dan atau pengaruh tertentu kepada individu. Lingkungan pendidikan merupakan faktor yang mempunyai pengaruh terhadap praktek pendidikan dan juga tempat berlangsungnya proses pendidikan. Sedangkan menurut Munib (2006:76) lingkungan dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Proses belajar tidak dapat tercapai dengan baik apabila hanya dilihat dari faktor lingkungan belajar saja. Adapun faktor yang kedua yaitu kompetensi profesional guru. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas yang dilaksanakannya. Oleh sebab itu, guru harus memikirkan dan membuat perencanaan secara seksama dalam meningkatkan kesempatan belajar bagi siswanya dan memperbaiki kualitas mengajarnya. Dalam dunia pendidikan peranan guru sangat penting, maka guru dituntut untuk mempunyai kompetensi yaitu kemampuan atau kecakapan. Menurut Usman (1995:14) kompetensi guru merupakan kemampuan seseorang guru dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban secara layak. Rendahnya mutu pendidikan telah memberikan akibat langsung pada rendahnya mutu sumber daya manusia bangsa kita. Karena proses untuk melahirkan sumber daya manusia yang bermutu hanya bisa melalui jalur pendidikan dan proses pembelajaran yang bermutu pula. Bila ditilik lebih jauh, rendahnya mutu pendidikan bangsa ini tidak bisa lepas dari kondisi para guru sebagai salah satu unsur penyelenggara pendidikan. Menurut Sholeh (2006:5) guru mempunyai posisi dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam keseluruhan upaya pencapaian mutu pendidikan. Guru merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan keberhasilan pendidikan. Menurut Bafadal (2003:4) semua komponen dalam proses belajar mengajar seperti materi, media, sarana dan prasarana, dan pendidikan tidak akan banyak memberikan dukungan yang maksimal atau tidak dapat dimanfaatkan secara optimal bagi peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran tanpa didukung oleh keberadaan guru yang secara kontinyu berupaya mewujudkan gagasan, ide, dan pemikiran dalam bentuk perilaku dan sikap yang terunggul dalam tugasnya sebagai pendidik. Proses belajar mengajar merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan dan guru sebagai pemegang peranan utama. Proses belajar mengajar merupakan suatu rangkaian perbuatan guru dan siswa dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Slameto (2003:97) dalam proses belajar mengajar, guru mempunyai tugas untuk mendorong, membimbin

Recently converted files (publicly available):