• Document: STRATEGI PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA PRETEST KONSEP MATERI KALOR
  • Size: 517.88 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 06:50:05
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5 no.1, Februari 2017 STRATEGI PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA PRETEST KONSEP MATERI KALOR M. Dewi Manikta Puspitasari Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Nusantara PGRI Kediri dewimanikta@gmail.com Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemecahan masalah siswa pada pretest konsep materi kalor, dan mengetahui pengaruh strategi pemecahan masalah siswa terhadap penguasaan konsep materi kalor. Penelitian ini menggunakan embededded design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMAN 3 Malang yang berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tes uraian konsep materi kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemecahan masalah yang siswa lakukan dalam menyelesaikan masalah pada soal penguasaan konsep materi kalor adalah mapping mathematics to meaning, physical mechanism game, pictorial analysis, dan transliteration to mathematics. Hal ini mempengaruhi nilai rata- rata penguasaan konsep materi kalor. Nilai rata-rata penguasaan konsep siswa pada materi kalor pada pretest masih tergolong rendah dan masih banyak terdapat miskonsepsi. Kata Kunci: strategi pemecahan masalah, penguasaan konsep, konsep materi kalor Abstract: The research aimed to determine problem solving strategy of heat concept, and problem solving strategy effect toward heat concept understanding. This research used embedded design. The subject of this research were 30 of X MIA SMAN 3 Malang. The heat concepts test is used this research instrument. The result of this research show that students use problem solving strategy with mapping mathematics to meaning, physical mechanism game, pictorial analysis, and transliteration to mathematics to finish pretest problems. This problem solving strategy influence mean of heat concept understanding. The mean of heat concept understanding pretest is still low and found misconception. Keywords: problem solving strategy, concept understanding, heat concept PENDAHULUAN perkembangan IPTEK tersebut berbanding lurus dengan perkembangan Perkembangan Ilmu Pengetahuan pendidikan. Keikutsertaan Indonesia di dan Teknologi (IPTEK) yang semakin dalam studi International Trends in pesat menuntut adanya pengembangan International Mathematics and Science sumber daya manusia. Pengembangan Study (TIMSS) dan Program for IPTEK sangat penting bagi kemajuan International Student Assessment bangsa Indonesia yang sedang (PISA) sejak tahun 1999. Hasil analisis berkembang agar tidak ketinggalan TIMSS terakhir tahun 2011 terhadap bangsa-bangsa lain yang sudah menunjukkan bahwa pencapaian anak- maju dan dapat dipastikan bahwa 88 Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5 no.1, Februari 2017 anak Indonesia tidak menggembirakan sebagai cara siswa memiliki keyakinan dimana rerata nilai sains yang didapat bahwa konsep secara ilmiah lebih adalah 406. Nilai rerata ini di bawah berguna dibandingkan dengan konsep rerata dibandingkan dengan nilai rerata alternatif yang ada. Penggunaan bahasa U.S. yaitu 500. Hasil PISA tahun 2012 yang kurang dipahami siswa dapat juga melaporkan bahwa berdasarkan analisis mengakibatkan terjadinya kesulitan terakhir dalam literasi sains, 15 tahun di pemahaman konsep. Hal ini sesuai Indonesia mencetak 382 poin dengan hasil penelitian Halim, dkk. dibandingkan dengan rata-rata 501 poin (2012: 128) yang menyatakan bahwa di negara-negara lain. Hal ini “peningkatan pemahaman konsep siswa menunjukkan penguasaan konsep anak- mengenai energi kalor akan lebih baik anak Indonesia masih kurang jika instruksi pembelajaran dibandingkan dengan negara lain menggunakan bahasa sehari-hari dikarenakan masih terdapat kesulitan dibandingkan dengan menggunakan dalam memahami konsep-konsep. bahasa kedua”. Menurut Nottis, dkk. (2010: 8), Hasil penelitia

Recently converted files (publicly available):