• Document: PENERAPAN METODE CRASHING
  • Size: 515.69 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 13:36:20
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PENERAPAN METODE CRASHING DALAM PERCEPATAN DURASI PROYEK DENGAN ALTERNATIF PENAMBAHAN JAM LEMBUR DAN SHIFT KERJA (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Hotel Grand Keisha, Yogyakarta) Fika Giri Aspia Ningrum1), Widi Hartono2), Sugiyarto3) 1) Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret 2) 3) Pengajar Program Studi Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami No.36A Surakarta 57126.Telp: 0271647069. Email : fikafiko88@gmail.com Abstract The preparation of the activities in the process of scheduling should be made with the details in order to assist in the evaluation of the project as well as creating the implementation of construction projects effectively and efficiently. The purpose of this research is to know and compare duration and costs after the acceleration by using the addition of alternative working hours (overtime) and work shift. Case study on this research was taken in Grand Keisha Hotel project which located in Yogyakarta city. The data was needed in this study include the curves S, recapitulation of the calculation of the cost’s project, real estimate of cost (RAB), and wage workers unit price list. The research method is designing network planning, counting the crashes cost in additional work hours and work shift, calculate the direct costs and indirect costs on every activity that changed due to the implementation of duration changed, the acceleration of the duration of the work, calculating the cost slope, and the determination of costs and optimum duration due to the crashing method. After accelerating with crashing method, for adding alternative work hours obtained the reduction total cost of Rp 1.012.856.772,54 from normal total cost Rp 90.620.898.879,84 to Rp 89.608.042.107,30 with duration 392 days. While for alternative of work shift was dcreased total cost Rp 1.240.225.176,44 from normal total cost Rp 90.620.898.879,84 to Rp 89.380.673.703,40 with duration 382 days. Keywords: CPM, Crashing, overtime hours, critical path, scheduling, shift work. Abstrak Penyusunan kegiatan dalam proses penjadwalan harus dibuat dengan detil agar dapat membantu dalam evaluasi proyek serta menciptakan pelaksanaan proyek konstruksi yang efektif dan efisien. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan membandingkan besarnya durasi dan biaya setelah dilakukan percepatan dengan menggunakan alternatif penambahan jam kerja (lembur) dan shift kerja. Studi kasus pada penelitian ini mengambil proyek pembangunan Hotel Grand Keisha yang terletak di Yogyakarta. Data-data yang dibutuhkan dalam penelitian ini antara lain kurva S, rekapitulasi perhitungan biaya proyek, daftar Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan daftar harga satuan upah pekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan merancang network planning, menghitung crash cost pada penambahan jam kerja dan shift kerja, menghitung biaya langsung dan biaya tidak langsung pada setiap kegiatan yang berubah akibat perubahan durasi pelaksanaan, percepatan durasi pekerjaan, perhitungan cost slope, serta penentuan biaya dan durasi optimum akibat penerapan metode crashing. Setelah dilakukan percepatan dengan metode crashing, untuk alternatif penambahan jam kerja diperoleh pengurangan total cost sebesar Rp.1.012.856.772,54 dari total cost normal Rp.90.620.898.879,84 menjadi Rp.89.608.042.107,30 dengan durasi 392 hari. Sementara untuk alternatif shift kerja terjadi pengurangan total cost sebesar Rp.1.240.492.176,44 dari total cost normal Rp.90.620.898.879,84 menjadi Rp.89.380.406.703,40 dengan durasi 382 hari. Kata kunci: CPM, Crashing, jam lembur, lintasan kritis, penjadwalan, shift kerja. PENDAHULUAN Ada tiga komponen keberhasilan dalam suatu proyek konstruksi, diantaranya adalah factor biaya, mutu dan waktu. Dalam jangka waktu yang telah disediakan, seorang kontraktor harus mampu mengelola proyek konstruksi secara sistematis demi mencapai keberhasilan sesuai dengan perencanaan proyek tersebut. Namun kenyataannya kontraktor selaku pelaksana proyek tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Studi kasus pada penelitian ini mengambil proyek pembangunan Hotel Grand Keisha yang terletak di Yogyakarta. Proyek ini dipilih sebagai objek penelitian dikarenakan mengalami keterlambatan dalam kegiatan pelaksanaannya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan total durasi dan biaya pada Proyek Pembangunan Hotel Grand Keisha setelah dilakukan percepatan dengan menggunakan metode Crashing. Metode Crashing merupakan alat bantu manajemen yang bertujuan untuk mereduksi durasi tiap-tiap pekerjaan sesuai kebutuhan sehingga waktu penyelesaian proyek lebih cepat, serta dapat menghindari keterlambatan yang berlebihan. e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Juni 2017/583 LANDASAN TEORI Manajemen Proyek Pengertian manajemen pada dasarnya mencakup suatu metode/teknik atau proses untuk mencapa

Recently converted files (publicly available):