• Document: Ferani Rachmadini Sukrisman
  • Size: 97.02 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 15:01:32
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

ANALISIS OPTIMALISASI MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN METODE PERT (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN TANGKI PENYIMPANAN AMONIA PUSRI 2B OLEH PT REKAYASA ENGINEERING) Ferani Rachmadini Sukrisman Universitas Bina Nusantara Jln. Kebon Jeruk Raya no.27 Kemanggisan, Jakarta Barat 11530 Telp. +6221-5350660, feraferani@yahoo.com ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu menyelesaikan Proyek Pembangunan Tangki Penyimpanan Amonia Pusri 2B pada PT Rekayasa Engineering. PT Rekayasa Engineering merupakan perusahaan konstruksi yang bergerak di bidang basic design dan detail design kemudian perusahaan berkembang di bidang EPC (Engineering, Procurement, dan Construction) untuk bidang elektrikal, instrumen dan tangki. Dimana yang terjadi saat ini adalah keterlambatan dan ketidakpastian antara waktu penyelesaian proyek, dimana schedule tidak sesuai dengan sebenarnya sehingga membutuhkan model penyelesaian proyek. Model yang digunakan adalah optimasi dengan menggunakan metode PERT. Tujuan PERT adalah untuk hasil penting. Proyek akan selesai tepat waktu dengan ketentuan harus menambah 7 jam kerja dengan penambahan biaya sebesar Rp2,738,490,038 atau menambah jumlah pekerja sebanyak 42 orang dengan penambahan biaya sebesar Rp784,896,000. Jika perusahaan ingin cepat selesai tepat waktu, maka perusahaan harus melakukan percepatan. Kata Kunci: Keterlambatan, PERT, Percepatan Proyek ABSTRACT The purpose of this study is to help resolve Ammonia Storage Tank Construction Project Pusri 2B by PT Rekayasa Engineering. PT Rekayasa Engineering is a construction company working in the field basic design and detailed design. Where is happening today is the delay and uncertainty of project completion time, which does not correspond with the actual schedule that requires completion of a model project. The model used is the optimization using PERT method. PERT goal is to important results. The project will be completed on time with the provisions must add 7 hours with the addition of Rp2,738,490,038 costs or increase the number of workers as many as 42 people by adding a fee of Rp784,896,000. If the company wants to fast then must perform acceleration. Keywords: Delays, PERT, Acceleration Project PENDAHULUAN Latar Belakang Pembangunan pada umumnya sangat dibutuhkan di suatu negara, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemajuan bangsa dan taraf hidup rakyatnya. Pembangunan dapat dilakukan di segala bidang, salah satunya adalah pembangunan pabrik pupuk urea untuk memenuhi kebutuhan petani di Indonesia. Proyek pada umumnya memiliki batas waktu (deadline), artinya proyek harus diselesaikan sebelum atau tepat pada waktu yang telah ditentukan. Namun pada kenyataannya di lapangan, suatu proyek tidak selalu berjalan sesuai dengan penjadwalan yang telah dibuat. Ada banyak faktor yang mengakibatkan hal tersebut terjadi, salah satu yang paling sering terjadi adalah karena cuaca yang mengakibatkan proses kegiatan konstruksi harus ditunda. Proyek akan menguntungkan apabila proyek tersebut selesai tepat waktu dan proyek yang tidak selesai dapat merugikan dua pihak baik pemilik proyek dan pelaksana proyek (kontraktor). Proyek konstruksi merupakan suatu kegiatan yang berlangsung dalam waktu yang terbatas dengan sumber daya tertentu untuk mendapatkan hasil konstruksi dengan kualitas yang baik. Dalam usaha pencapaian hasil pekerjaan konstruksi yang baik dibutuhkan berbagai macam elemen pendukung dalam pelaksanaan pekerjaan. Dalam perkembangannya pekerjaan konstruksi untuk saat ini menjadi semakin komplek dan semakin canggih. Pelaksanaan proyek konstruksi sekarang banyak memanfaatkan teknologi baru, sumber daya manusia maupun material yang semakin banyak, dan dana yang besar. PT Rekayasa Engineering merupakan perusahaan yang bermula bergerak di bidang basic design dan detail design, perusahaan ini terus berkembang di bidang EPC (Engineering, Procurement, dan Construction) untuk bidang elektrikal, instrumen dan tangki. Salah satu proyek yang sedang ditangani oleh PT Rekayasa Engineering dan masih berjalan adalah pembangunan tangki amonia Pusri 2B yang berada di Kota Palembang. Target proyek Pusri 2B yang ditangani PTRE akan selesai pada bulan April 2015. Proyek ini sudah berjalan kurang lebih 1 tahun, tetapi dalam pengerjaannya beberapa aktivitas terlambat selama kurang lebih 3 bulan, dimana tidak sesuai dengan rencana jadwal yang ditentukan. Di samping itu, secara perhitungan apabila tidak ada perubahan proyek ini tidak akan selesai, jika proyek ini tidak selesai dengan jadwal yang disepakati maka berpotensi terkena penalti. Percepatan dapat menyelesaikan permasalahan pada PT Rekayasa Engineering. Perumusan Masalah Dari permasalahan yang dijelaskan di latar belakang, perumusan masalah dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Berapa lama durasi penyelesaian proyek dengan menggunakan metode PERT

Recently converted files (publicly available):