• Document: BAB III METODE PENELITIAN
  • Size: 275.97 KB
  • Uploaded: 2018-10-18 09:31:00
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitan Yang Digunakan Metode penelitian pada dasarnya dapat diartikan sebagai suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data untuk mencapai tujuan serta kegunaan tertentu. Dalam melakukan penelitian penulis menggunakan metode penelitian deskriptif- verifikatif, yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan, serta menjelaskan karakteristik suatu instansi berdasarkan fakta yang ada. Menurut Sugiyono (2014:11), Metode penelitian deskriptif adalah suatu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel yang lain yang diteliti dan dianalisis sehingga menghasilkan kesimpulan, sedangkan metode penelitian verifikatif adalah suatu penelitian yang ditunjukkan yang menguji teori, dan penelitian akan mencoba menghasilkan informasi ilmiah baru yakni status hipotesis yang berupa kesimpulan apakah suatu hipotesis diterima ataupun ditolak 3.2 Definisi dan Operasionalisasi Variabel Penelitian Operasionalisasi variabel merupakan suatu unsur penelitian yang menjelaskan variabel penelitian secara rinci yang terdapat pada judul penelitian atau yang tercakup dalam paradigma penelitian yang sesuai dengan perumusan masalah yang ada. Teori ini dipergunakan sebagai landasan mengapa suatu variabel yang bersangkutan dapat mempengaruhi variabel yang lain atau 63 64 merupakan salah satu penyebab yang mampu mempengaruhi variabel terikat. Berdasarkan judul penelitian yang diambil yaitu Pengaruh Pelatihan Dan Kompetensi Pegawai Terhadap Prestasi Kerja Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Bandung, dari judul tersebut terdapat beberapa variabel yaitu variabel (X1) Pelatihan, variabel (X2) Kompetensi pegawai dan variabel (Y) Prestasi kerja Pegawai, yang kemudian dari masing- masing variabel tersebut didefinisikan dan dibuat operasionalilasi variabel yang meliputi nama variabel, konsep variabel, sub variabel, indikator variabel dan skala pengukuran. 3.2.1 Definisi Variabel Penelitian Variabel dapat didefinisikan sebagai atribut seseorang atau obyek yang mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain. Menurut Sugiyono, (2014:58), variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulan. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel Independent (bebas) dan variabel Dependent (terikat). Variabel Independent (bebas) adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab timbulnya variabel terikat. Sedangkan variabel Dependent (terikat) adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas. Adapun operasionalisasi variabel yang diamati oleh peneliti yaitu : 1. Variabel independent (bebas) 65 a. Pelatihan (X1) Menurut Gary Dessler (2015:284) mengemukakan “Pelatihan merupakan proses mengajarkan pegawai baru atau yang ada sekarang, keterampilan dasar yang mereka butuhkan untuk menjalankan pekerjaan mereka. Pelatihan merupakan salah satu usaha dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam dunia kerja. Pegawai baik yang baru atau pun yang sudah bekerja perlu mengikuti pelatihan.” b. Kompetensi (X2) Menurut Spencer dalam Moeheriono (2014:5) menyatakan bahwa “Kompetensi adalah karakteristik yang mendasari seseorang berkaitan dengan efektivitas kinerja individu dalam pekerjannya atau karakteristik dasar individu yang memiliki hubungan kausal atau sebagai sebab- akibat dengan kriteria yang dijadikan acuan, efektif atau berkinerja prima atau superior ditempat kerja”. 2. Variabel dependent (terikat) a. Prestasi Kerja (Y) Menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2013:75), menyatakan bahwa “Prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.” 66 3.2.2 Operasionalisasi Variabel Penelitian Operasionalisasi variabel dilakukan dengan cara menjelaskan pengertian konkrit dari setiap variabel tersebut, Dalam penelitian ini terdapat tiga variabel yang diteliti, adapun variabel tersebut yaitu pelatihan (X1) dan kompetensi pegawai (X2) sebagai variabel independent dan prestasi kerja pegawai (Y) sebagai variabel dependent, sehingga dapat dilakukan membuat dimensi, indikator serta pengukurannya. Untuk memperjelas operasionalisasi variabel dapat dilihat pada tabel berikut:

Recently converted files (publicly available):