• Document: ANALISIS SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN DAN PENJUALAN OBAT PADA APOTEK CEMARA
  • Size: 1.7 MB
  • Uploaded: 2019-05-17 14:16:50
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Jurnal InTekSis Vol 2 No 1 ANALISIS SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN DAN PENJUALAN OBAT PADA APOTEK CEMARA Donny1, Erianto Lusandi2, Andri3 1,2,3 Sistem Informasi STMIK Widya Dharma Abstract Inventory and sales information system Apotek Cemara until now still using semi-manual method. In the course of processing the data supply and sale of drugs there are some obstacles like take a long time to check drug inventory, sales transactions and get information quickly and accurately and timely to generate reports. Researcher used descriptive research design as study design, while the data collection method used is the observation method and literature study and interview. Researchers used data flow diagram as data analysis techniques in information systems supply and sale of drugs. The aim of the study was to evaluate the system and produce a new information system applications that can be used in data processing in Apotek Cemara inventory and sale of drugs quickly and accurately also generate timely reports that can be used by Apotek Cemara. The conclusion of this study is the design of information systems supply and sale of drugs allows the processing of data quickly and accurately. The proposed system also supports data storage more effectively and efficiently, speed in access and convenience in the preparation of reports that can be done automatically. To optimize the performance of the system Apotek Cemara are advised to do the development of the system has been made according to the needs of Apotek Cemara in order to produce the information system supply and sale of drugs as expectations. Abstrak Sistem informasi persediaan dan penjualan Apotek Cemara sampai saat masih menggunakan cara semi manual. Dalam kegiatan mengolah data persediaan dan penjualan obat terdapat beberapa kendala seperti waktu yang lama untuk melakukan pengecekan persediaan obat, transaksi penjualan serta mendapatkan informasi yang cepat dan akurat serta tepat waktu untuk menghasilkan laporan. Peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif sebagai rancangan penelitian, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan studi pustaka dan interview. Peneliti menggunakan diagram aliran data sebagai teknik analisis data dalam sistem informasi persediaan dan penjualan obat. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengevaluasi sistem dan menghasilkan suatu aplikasi sistem informasi baru yang dapat digunakan Apotek Cemara dalam pengolahan data persediaan dan penjualan obat secara cepat dan akurat serta menghasilkan laporan yang tepat waktu yang dapat digunakan oleh pihak Apotek Cemara. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah rancangan sistem informasi persediaan dan penjualan obat memungkinkan proses pengolahan data yang cepat dan akurat. Sistem usulan juga mendukung penyimpanan data yang lebih efektif dan efisien, kecepatan dalam pengaksesan dan kemudahan dalam penyusunan laporan yang dapat dikerjakan secara otomatis. Untuk mengoptimalkan kinerja sistem maka pihak apotek disarankan untuk melakukan pengembangan terhadap sistem yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan apotek agar dapat menghasilkan sistem informasi persediaan dan penjualan obat yang sesuai dengan harapan. 1. PENDAHULUAN Apotek adalah salah satu usaha jasa yang memerlukan manajemen untuk melakukan kegiatannya yang bertujuan memberikan kepuasan kepada masyarakat atas pelayanannya. Karena tanpa manajemen yang baik suatu kegiatan akan sulit berkembang dan bertahan menghadapi persaingan yang terjadi sekarang ini. Sehingga, untuk menghasilkan manajemen yang baik diperlukan sistem informasi yang selalu berkembang. Sistem informasi tersebut harus dapat mendukung kegiatan manajemen dengan optimal. Dengan perkembangan yang terjadi, diharapkan tersedianya kemudahan bagi pengelola apotek, untuk menjalankan segala aspek kegiatan usahanya. Teknologi informasi yang sudah terkomputerisasi pada kegiatan suatu apotek, sangat membantu dalam mengolah data transaksi penjualan, persediaan obat dan pembuatan laporan. Sistem terkomputerisasi dibutuhkan suatu apotek untuk membantu dalam meningkatkan penjualan, sebab pengolahan data dengan sistem yang terkomputerisasi akan memberikan data yang cepat dan akurat. Selain itu, terdapat banyak keuntungan yang dapat diperoleh dengan sistem yang terkomputerisasi, misalnya komputer mampu bekerja secara terus- menerus dengan pekerjaan yang sama tanpa mengalami kelelahan dan kebosanan, dapat menyimpan data dalam Hal 72 Jurnal In

Recently converted files (publicly available):