• Document: ARAHAN PENATAAN RUANG AKTIVITAS DI PELABUHAN TANJUNG TEMBAGA DI PROBOLINGGO TUGAS AKHIR
  • Size: 76.08 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 14:15:41
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

ARAHAN PENATAAN RUANG AKTIVITAS DI PELABUHAN TANJUNG TEMBAGA DI PROBOLINGGO TUGAS AKHIR Oleh : MAHMUDAH L2D 097 456 JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2002 ABSTRAKSI Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan salah satu aset perdagangan di kota Probolinggo namun dalam perkembangannya mengalami stagnant karena beberapa permasalahan fisik dan non fisik diantaranya sistem aktivitas bongkar-muat barang dilakukan dua kali, pencampuran aktivitas barang datang dan barang yang akan dikapalkan, sistem aktivitas penyimpanan barang tidak sesuai dengan era perdagangan saat ini (era kontainerisasi), sistem aktivitas perparkiran on street, pencampuran aktivitas nelayan dengan aktivitas bongkar-muat barang serta permasalahan fisik seperti kolam pelabuhan kurang dalam, alur pelayaran relatif sempit dan infrastruktur pelabuhan yang kurang memadai baik kualitas maupun kuantitasnya. Bertitik tolak dari permasalahan tersebut diatas maka tujuan dari studi ini adalah memberikan arahan penataan ruang-ruang aktivitas di pelabuhan Tanjung Tembaga dengan melakukan identifikasi potensi wilayah belakang, aktivitas di pelabuhan, proses keluar masuk barang, kebutuhan ruang aktivitas, mengkaji elemen-elemen perancangan dan kriteria perancangan fisik kawasan kemudian mengaplikasikan ke dalam bentuk zoning sehingga dihasilkan suatu penataan ruang aktivitas dalam bentuk selubung bangunan. Analisis yang dilakukan dalam studi ini ada dua macam yaitu analisis kualitatif yang meliputi analisis potensi pasar, analisis jenis pelabuhan, analisis jenis aktivitas pelabuhan, analisis elemen-elemen perancangan sedangkan analisis kuantitatif meliputi analisis arus barang, analisis tingkat pelayanan fasilitas pelabuhan, analisis kebutuhan ruang aktivitas pelabuhan dan analisis site kawasan pelabuhan berdasarkan kriteria terukur. Hasil analisis potensi pangsa pasar dan arus barang menunjukkan bahwa pelabuhan Tanjung Tembaga layak untuk dikembangkan. Jenis pelabuhan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi eksisting dengan konsep pengembangan spasial redevelopment adalah pelabuhan barang dan pelabuhan rakyat. Konsep spasial redevelopment ini membagi kawasan pelabuhan menjadi dua yaitu sebelah barat dikembangkan menjadi pelabuhan barang dengan pelayanan jenis kapal besar dan sebelah timur dipertahankan sebagai pelabuhan rakyat dengan jenis pelayanan kapal rakyat. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka disusun suatu arahan penataan kawasan pelabuhan Tanjung Tembaga baik yang bersifat performance maupun preskriptif. Adapun aspek-aspek yang dilakukan penataaan antara lain fungsi pelabuhan, tata guna lahan, ruang aktivitas, tata massa bangunan, proses keluar masuk barang dan ruang terbuka. Dengan gambar site plan dan selubung bangunan sebagai gambar-gambar penjelas dari arahan penataan yang menunjukkan peletakan jenis-jenis aktivitas di pelabuhan Tanjung Tembaga. Dengan tersusunnya arahan dan selubung bangunan ini diharapkan dapat tercipta pelabuhan yang mampu memberikan pelayanan yang baik kepada para pengguna jasa pelabuhan Tanjung Tembaga. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Angkutan laut memegang peranan penting dalam kelancaran perdagangan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi antara lain daya angkut banyak, jarak tempuh luas dan biaya relatif murah. Guna menunjang perdagangan dan lalu-lintas muatan, pelabuhan diciptakan sebagai titik simpul perpindahan muatan barang dimana kapal kapal dapat berlabuh, bersandar, melakukan bongkar muat barang dan penerusan ke daerah lainnya (Soedjono Kramadibrata, 1985). Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan pilihan tepat sebagai pelabuhan penyangga dari keberadaan pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan pelabuhan Gresik yang saat ini mengalami kejenuhan akibat peningkatan arus barang/penumpang yang pesat, karena lokasinya relatif dekat dengan kedua pelabuhan tersebut, mempunyai akses langsung ke jalan Propinsi Probolinggo-Surabaya, mempunyai garis pantai dengan interface yang ideal ke arah alur laut dan dikelilingi oleh industri-industri besar di wilayah Probolinggo dan Pasuruan yaitu PT. Pabrik Kertas Leces, PT. Kutai Timber Indonesia, PT. Palmolite Adhesive Indonesia, PT. Sasa Inti, PT. Cheil Samsung, PT. Alfred Cargill Dharmala Feedmill, PT. Eratex, Pabrik Kemasan Air Alamo dan PT. Bomo Bisma Indra (Laporan Studi Kelayakan P

Recently converted files (publicly available):