• Document: IMPLEMENTASI ALGORITMA C4.5 TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN
  • Size: 405.51 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 15:23:19
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Prosiding SNaPP2016 Sains dan Teknologi ISSN 2089-3582 | EISSN 2303-2480 IMPLEMENTASI ALGORITMA C4.5 TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN 1 Harry Dhika , 2Fitriana Destiawati, 3Aswin Fitriansyah 1,2,3 Fakultas MIPA, Universitas Indraprasta PGRI, Jl. Raya Tengah Kel. Gedong – Jakarta Timur 13760 e-mail: 1dhikatr@yahoo.com, 2honeyzone86@gmail.com,3aswin_809@yahoo.com Abstrak. Penelitian ini menerapkan algoritma C4.5 dalam memutuskan kepuasan pelanggan. Jenis penelitian ini yakni klasifikasi dengan konsep data mining dengan melibatkan sebanyak 300 data konsumen restoran cepat saji di kota Bogor yang dikategorikan dengan: sangat puas, puas, tidak puas dan sangat tidak puas.Terdapat delapan attribute yang mempengaruhi kepuasan pelanggan diantaranya yakni: jaminan aman, kebersihan, keramahan, keindahan, kecepatan penyajian, tanggap, reputasi restoran, dan akses lokasi restoran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni knowledge discovery in database (KDD) untuk menentukan tingkat akurasi data. Hasil penelitian terdapat tingkat akurasi sebesar 91%, dengan nilai presisi pada prediksi puas sebesar 92.21% dan nilai presisi pada prediksi tidak puas sebesar 90,91%. Class recall untuk puas sebesar 97,71% dan class recall untuk tidak puas sebesar 75%. Kata kunci: kepuasan pelanggan, algoritma c4.5, KDD, dan Data Mining 1. Pendahuluan Saat in banyak sekali perusahaan yang mendirikan usaha dibidang kuliner cepat saji atau yang dikenal dengan restoran cepat saji. Pertumbuhan bisnis dalam bidang kuliner masih tercatat sebagai pertumbuhan bisnis yang paling tinggi di berbagai Negara. Bisnis restoran cepat saji merupakan hal sederhana yang saat ini sedang banyak di gandrungi oleh usahawan muda. Hal tersebut dikarenakan mudahnya proses pengerjaan, pengolahan hingga tahap penyajian yang cepat dari restoran cepat saji tersebut. Banyaknya restoran cepat saji saat ini hingga dijajakan disepanjang jalan menjadi sebuah fokus perhatian dalam penelitian ini, tentunya para usahawan menginginkan usahanya akan terus dapat dibuka dan berkembang sehingga pelaku usaha harus memperhatikan kepuasan, kebersihan, menu, sarana dan prasarana pelanggannya. Pelanggan merupakan kunci bank untuk bertahan dalam menghadapi persaingan saat ini (Perbankan et al., 2014). Ada banyak sekali hal yang menjadi perhatian bagi pelaku usaha jika ingin tetap terus membuka usahanya namun diantaranya hal khusus yang perlu dibahas yakni kepuasan pelanggan merupakan point penting pembahasan dalam penelitian ini. Persaingan perusahaan restoran cepat saji saat ini amat ketat, ada banyak restoran cepat saji yang menawarkan berbagai promo, hadiah, bahkan dengan harga murah, namun jika konsumen kurang puas semua itu hasilnya akan nihil. Kepuasan pelanggan merupakan konstruk yang berdiri sendiri dan dipengaruhi oleh kualitas layanan. Kualitas layanan juga dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan secara langsung dan mempengaruhi loyalitas pelanggan secara tidak langsung melalui kepuasan. Kualitas layanan mendorong pelanggan untuk komitmen kepada produk dan layanan suatu perusahaan sehingga berdampak kepada peningkatan penjualan suatu produk(Ramaz, Mandiri, & Jaka, 2014). Hal tersebut membuat pelaku usaha muda 16 Implementasi Algoritma C4.5 Terhadap Kepuasan Pelanggan | 17 sebagai pemilik restoran cepat saji menjadi harus berfikir dengan baik dalam mengembangkan usahanya. Saat ini ada banyak sekali perusahaan yang bersifat franchise yakni meneruskan usaha yang sudah memiliki sistem dengan menjual jasa atau layanan dengan bisnis atau merek tertentu. Hal ini merupakan saingan utama dari restoran cepat saji yang sifatnya menengah kebawah. Untuk itu restoran cepat saji harus memiliki taktik dan strategi dalam mengembangkan dan menjaga bisnisnya dan berusaha selalu meningkatkan kepuasan konsumen. Seorang konsumen mungkin mengalami berbagai tingkat kepuasan, yaitu bila produk tidak sesuai dengan harapannya setelah dikonsumsi, maka konsumen tersebut akan merasa tidak puas. Namun bila terjadi sebaliknya yaitu produk sesuai dengan harapannya, maka konsumen akan merasa puas sehingga suatu saat akan mengkonsumsi kembali produk tersebut. Konsumen yang puas adalah konsumen yang akan berbagi kepuasan dengan produsen. Bahkan, konsumen yang puas akan berbagi rasa dan pengalaman dengan konsumen lain. Ini akan menjadi referensi bagi restoran cepat saji. Oleh karena itu, baik konsumen maupun produsen akan sama-sama diuntungkan apabila kepuasan terjadi(Mandasari, Tama, & Sriwijaya, 2011). Kepuasan konsumen dapat diartikan sebagai pendapat dari konsumen yang mengkonsumsi atau membeli suatu barang sesuai apa yang diinginkan atau diharapkan atau bahkan dapat lebih dari itu. Pada umumnya kepuasan

Recently converted files (publicly available):