• Document: Bab 4 dari buku Ekonomi Bisnis Regulasi dan Kebijakan Telekomunikasi : Prinsip Prinsip Ilmu Ekonomi & Perbankan Sigit Haryadi
  • Size: 1.86 MB
  • Uploaded: 2019-03-24 05:46:46
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Bab 4 dari buku “Ekonomi Bisnis Regulasi dan Kebijakan Telekomunikasi”: Prinsip – Prinsip Ilmu Ekonomi & Perbankan Sigit Haryadi Institut Teknologi Bandung Januari 2018 Paper DOI: 10.17605/OSF.IO/B67UC Citation: Haryadi, S. (2018, January 29). Bab 4 dari buku “Ekonomi Bisnis Regulasi dan Kebijakan Telekomunikasi”: Prinsip – Prinsip Ilmu Ekonomi & Perbankan. Retrieved from osf.io/az9ye ISI PADA BAB INI: 1. Konsep dasar ilmu ekonomi 2. Masalah & Tujuan Kebijakan Ekonomi 3. Teori dan Model Analisis Masalah Ekonomi 4. Model Permintaan dan Penawaran 5. Pengukuran Kegiatan Ekonomi 6. Keseimbangan Pendapatan Nasional 7. Uang dan Lembaga Keuangan 8. Kebijakan Fiskal & APBN 9. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 10. Contoh - contoh Soal pada Bidang Telekomunikasi 1. Konsep Dasar Ilmu Ekonomi 1.1. Sejarah Kelahiran Ilmu Ekonomi I. Aristoteles ( 384 – 322 SM) : • Mengajarkan: (1) Dasar-dasar Teori Nilai dan Pertukaran, (2) Pembagian kerja, (3) Teori tentang Uang, (4) Suku Bunga dan Riba • Aristoteles masih menggunakan penyederhanaan yang berlebihan • Oleh ekonom, Aristotele mendapat gelar sebagai : The First Economics ( Ahli Ekonomi Pertama) 1 II. Adam Smith ( 1776 )  Bukunya yang berjudul “An Inquiry into the Nature and Causes of The Wealth of Nation” adalah merupakan buku pertama yang berisi perumusan yang pasti tentang ekonomi Liberal yang bertujuan membawa kemakmuran individu dan masyarakat secara maksimum.  Adam Smith mengemukakan teori bahwa mekanisme pencapaian tingkat kemakmuran dapat tercapai melalui kekuatan tangan tak kentara ( invisible hand), yaitu tanpa adanya campur tangan pemerintah, dimana mekanisme pasar akan menjadi alat alokasi sumber daya yang efisien.  Oleh para ekonom mendapat gelar : Founder of Modern Economics III. Thomas Robert Malthus (1748) • Membangun teori menggunakan asumsi dan tujuan yang dibangun Adam Smith, tetapi mempunyai pendapat yang berbeda, yaitu bahwa pemilik modal (= kapitalis) adalah merupakan tokoh sentral dalam pembangunan ekonomi, sehingga jika kaum kapitalis dibebaskan berusaha, maka hasil usahanya akan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitarnya • Teori Robert Malthus merupakan embrio sistem ekonomi kapitalis yang saat ini digunakan di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat, lalu berkembang ke seluruh dunia. IV. David Ricardo (1817) • Juga membangun teori dengan menggunakan asumsi dan tujuan yang dibangun oleh Adam Smith, tetapi pendapatnya lain lagi, yaitu bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi, sebab rakyatlah yang akan menikmati hasil kemajuan pembangunan ekonomi itu. • Teori David Ricardo menjadi embrio Sistem Ekonomi Sosialis V. Karl Heinrich Marx (1917) • Dalam bukunya yang berjudul “Das Kapital” (Modal), menyatakan prihatin atas penderitaan rakyat dan keganasan kaum kapitalis, lalu mengemukakan ide bahwa pembangunan ekonomi adalah harus dilakukan tanpa menggunakan sistem kelas, dimana diasumsikan bahwa semua orang adalah proletar (masyarakat), oleh sebab itu seluruh kekuasaan ekonomi harus berada ditangan kaum proletar • Teori Marx menjadi inti dari aliran ekonomi komunisme yang dianut oleh negara-negara Eropa timur, Cina, Kuba dan negara – negara (bekas) Uni Soviet. VI. John Maynard Keynes (1936) • Bukunya yang berjudul “The general Theory of Employment, Interest and Money”, telah berhasil menjadi solusi bagi terjadinya kegagalan sistem ekonomi liberal yang disebut “The great Depression” pada tahun 1929 – 1933, yang merupakan kejadian yang dipicu pada jatuhnya nilai saham di New York Exchange, tapi lalu menimbulkan kejatuhan ekonomi global, yang kemudian memicu pemimpin negara Jepang, Jerman dan Italia ingin melawan hegemoni Amerika Serikat dengan menyerang negara – negara tetangganya, tapi lalu dikalahkan oleh tentara sekutu dalam perang dunia ke dua. • Ada 2 hal pokok yang disampaikan Keynes, pertama adalah kritik ilmiahnya terhadap hipotesa tentang keampuhan mekanisme pasar, yang dia sebut sebagi suatu aliran 2 pemikiran / madzab klasik, dan harus digantikan oleh suatu system ekonomi modern, yaitu bahwa pada saat – saat yang khusus, harus ada suatu campur tangan pemerintah berupa suatu Kebijakan Fiskal untuk mencegah kegagalan ekonomi pasar. • Keynes mendapat julukan bapak ekonomi modern, yang menumbuhkan suatu pembaharuan dalam ilmu ekonomi, yang berupa perhatian pada dimensi global dan pentingnya peranan analisis kebijakan, dan lalu ilmu ekonomi modern semakin berkembang dengan berkembangnya ilmu ekonomi makro 1.2. Definisi Ilmu Ekonomi ( Economics) • Para ekonomi membe

Recently converted files (publicly available):