• Document: EKONOMI KOPERASI BAB VI : PARTISIPASI ANGGOTA PADA KOPERASI OLEH ; LILIS SOLEHATI Y
  • Size: 1017.56 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 13:09:31
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

EKONOMI KOPERASI BAB VI : PARTISIPASI ANGGOTA PADA KOPERASI OLEH ; LILIS SOLEHATI Y MENGAPA BERPARTISIPASI • Partisipasi orang merupakan suatu kebutuhan dasar dan hak asasi manusia yang mendasar (Castilo, 1983). • Partisipasi memainkan peranan penting dalam Pembangunan Koperasi • Partisipasi merupakan bagian “Penting” dalam suatu Koperasi. • Partisipasi dapat dilihat baik sebagai alat pengembangan maupun sebagai tujuan akhir. PENGERTIAN PARTISIPASI (ROPKE) KEBUTUHAN (KEPENTINGAN Partisipasi dalam OWNERS PENGGUNA = memberikan dan PEMILIK (USER) menikmati pelayanan pelayanan Kebutuhan/kepentingan Kekuatan yang berubah-ubah Kompetitif (persaingan) KONFLIK KEPENTINGAN • Fungsi Koperasi tidak seperti yang dinilai atau dimengerti oleh anggota; • Struktur organisasi dan proses pengambilan keputusannya sulit dimengerti dan dikontrol; • Tujuan Koperasi menurut sudut pandang anggota terlalu sempit; • Perusahaan Koperasi dijalankan sebagai respon atas kepentingan pengurus, dan atau manajer serta pimpinan lainnya, atau pemerintah; • Koperasi tebuka bagi Non-anggota dan usaha Non- anggota, karena akan menyerap sumber daya Koperasi. PARTISIPASI YANG EFEKTIF • Para anggota memutuskan jumlah fungsi Koperasinya; • Para anggota memutuskan struktur koperasinya, sederhana atau kompleks • Para anggota memutuskan tujuan koperasinya • Para anggota memutuskan keanggotaan koperasinya FAKTOR BIAYA PARTISIPASI • Peningkatan jumlah anggota, semakin banyak sumber daya yang digunakan • Peningkatan jumlah anggota, berkaitan dengan lokasi (tempat pelayanan) • Jumlah fungsi pelayanan koperasi • Tingkat profesionalisme manajerial koperasi JENIS-JENIS PARTISIPASI SUMBER-SUMBER DAYA PARTISIPASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANFAAT THE FIT MODELS OF PARTICIPATION (ROPKE) PARTISIPASI MENURUT ROPKE 1) Berbicara dan bertindak atau disebut Voice; 2) Memberikan hak suara pada proses pengambilan keputusan atau disebut Vote; dan 3) Menyatakan keluar dari keanggotaan koperasi atau disebut exit. Di mana partisipasi yang efektif dapat mencapai hasil-hasil sebagai berikut (Ropke, 2000;48) : • Para anggota akan memutuskan jumlah fungsi koperasinya (fungsi tunggal atau multi fungsi/multiusaha) • Para anggota akan memutuskan struktur koperasinya menjadi organisasi sederhana atau lebih komplek; dan juga koperasi tersebut akan menjadi multilevel yang lebih besar (dari lembaga primer menjadi organisasi tingkat dua atau tiga). • Para anggota akan memutuskan tujuan dari koperasinya sendiri (menjadi organisasi yang murni ekonomis atau diperluas dengan tujuan sosial politik). PRINSIP IDENTITAS GANDA ANGGOTA • Anggota adalah pemilik (owner) dan sekaligus sebagai pengguna/pelanggan (User) bagi koperasi Jenis Koperasi Kedudukan Anggota Koperasi konsumen Pelanggan/Pembeli barang & jasa konsumsi Koperasi Produsen Pembeli bahan (input) & penjual produk (output) Koperasi Produksi Pekerja Koperasi Koperasi Simpan Pinjam Penyimpan dan Peminjam PARTISIPASI MENURUT HANNEL 1) Sebagai pemilik, anggota harus turut serta mengambil keputusan, evaluasi dan pengawasan terhadap jalannya perusahaan koperasi yang biasanya dilakukan pada waktu rapat anggota; 2) Sebagai pemilik, anggota harus turut serta melakukan kontribusi modal melalui berbagai bentuk simpanan (simpanan yang menentukan kepemilikan dan simpanan yang tidak menentukan kepemilikan), untuk memodali jalannya usaha perusahaan koperasi; 3) Sebagai pemilik, anggota harus turut serta menanggung risiko usaha koperasi; 4) Sebagai pengguna/ pelanggan/pekerja/nasabah, anggota harus turut serta memanfaatkan pelayanan barang dan jasa yang disediakan oleh koperasi. Dalam kedudukan sebagai pelanggan yang memanfaatkan pelayanan koperasinya, mengandung makna berpartisipasi dalam membiayai koperasinya. Tabel Matrik Partisipasi Anggota, Profesionalisme Manajemen dan Perkembangan Koperasi Profesionalisme Manajemen Profesionalisme Profesionalisme Partisipasi Manajemen Manajemen Anggota Tinggi Rendah Partisipasi Koperasi Koperasi anggota tinggi berkembang berkembang pesat lambat (1) (3) Partisipasi Koperasi tidak Selamat anggota akan meninggal rendah berkembang dunia dengan (2)

Recently converted files (publicly available):