• Document: PENGUKURAN HARMONISA PADA ALTIVAR 28HU18M2U DAN 31HD15N4
  • Size: 548.91 KB
  • Uploaded: 2018-10-12 19:11:26
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PENGUKURAN HARMONISA PADA ALTIVAR 28HU18M2U DAN 31HD15N4 M. Hasbi Hazmi B.*), Mochammad Facta, and Tedjo Sukmadi Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia *) Email: hasbihazmi@gmail.com Abstrak Dalam dunia industri, penggunaan motor induksi 3 fasa sebagai alat untuk proses produksi tidak dapat dipisahkan. Namun dalam penggunaannya diperlukan sistem pengontrolan yang berfungsi untuk mengatur kecepatan putar motor. Variable Speed Drive(VSD) merupakan pengontrolan yang sering digunakan untuk pengaturan kecepatan motor. Penggunaan VSD dalam jumlah yang besar dalam suatu sistem daya listrik dapat menyebabkan kerugian yang ditimbulkan dari harmonisa yang dihasilkan. Pada tugas akhir ini akan menganalisa harmonisa yang dihasilkan Altivar 28HU18M2U dan 31HD15N4 yang merupakan peralatan VSD yang dikembangkan oleh perusahaan Schneider. Pengukuran harmonisa dilakukan dengan menggunakan HIOKI sebagai alat ukur Power Quality Analyzer(PQA). Beban altivar menggunakan motor induksi 3 fasa yang terkopel dengan generator DC. Pengambilan data harmonisa dilakukan dengan variasi generator DC tanpa beban dan berbeban. Beban yang digunakan adalah lampu pijar 200W untuk Altivar 28HU18M2U dan 400W untuk Altivar 31HD15N4. Dari hasil pengukuran didapatkan nilai harmonisa tegangan dan arus yang meningkat berbanding lurus dengan beban yang dikontrol altivar. Namun pada harmonisa arus, nilai harmonisa yang terukur melebihi ambang batas presentase harmonisa yang diperbolehkan menurut IEEE 519-1992 yaitu lebih kecil dari 5%. Kata kunci : motor induksi tiga fasa, Harmoisa, Variabel Speed Drive Abstrac In industrial, the use of 3 phase induction machine can not be separated as a machinary tools. It requires a control system that regulates speed of motor. VSD (Variable Speed Drive) frequently used to drive motor. The use of VSD in large number of electrical power system leads in harmonics increment. On this final assigment, it was be analyzed the harmonics generated by the altivar where a VSD equipment developed by schneider company. Harmonics measurement was performed by using HIOKI as a power quality analyzer tools. Altivar load was 3 phase induction motor coupled with a DC generator. The harmonics data was retried by varying the DC generator at no load and load. The loads condition were 200 W for Altivar 28HU18M2U and 400 W for Altivar 31HD15N4 in 50 Hz. The result showed values of voltage and current harmonics that directly increased proportional in to the altivar load controlled. In current harmonics, The values measured exceeds 50% from the treshold percentage of harmonics that are allowed according to IEEE 519-1992. Keywords: 3-phase inductive motor, Harmonic, Variable Speed Drive. 1. Pendahuluan menggunakan VSD dengan model Variable Voltage dan Frekuensi atau sering disebut VFD. Pengontrolan motor yang paling banyak digunakan dalam dunia industri saat ini adalah VSD (Variable Speed Kelebihan menggunakan pengontrolan motor Drive). VSD dibagi menjadi beberapa kategori yaitu menggunakan VSD dibandingkan dengan metode starting mechanical, hydrolic, dan electrical. Electrical dibagi motor lainnya adalah pengontrolan motor dapat dilakukan menjadi beberapa model antara lain Variable Voltage DC mulai motor dinyalakan sampai dengan motor dimatikan. dengan motor DC, Variable Voltage dan Frequency Dengan menggunakan VSD pengguna dapat mengatur dengan motor AC, Electromagnetic coupling atau “Eddy kecepatan motor, percepatan dan perlambatan motor pada Current” Coupling dan cycloconverter dengan motor AC. saat dinyalakan dan dimatikan, pengaturan putaran balik Pembahasan pada tugas akhir ini motor dan pengereman motor. Kelemahan dari penggunaan VSD adalah harmonisa yang dihasilkannya TRANSIENT, VOL.4, NO. 3, SEPTEMBER 2015, ISSN: 2302-9927, 827 terlalu besar. Komponen didalam VSD seperti rangkaian rectifier, DC link dan inverter merupakan sumber dari dihasilkannya harmonisa. Pada tugas akhir ini akan diamati nilai harmonisa yang dihasilkan Altivar 28HU18M2U dan 31HD15N4 yang digunakan dalam pengontrolan motor induksi 3 fasa yang terkopel dengan generator DC. Sehingga dapat dipelajari nilai harmonisa yang dihasilkan pada VSD khususnya Altivar 28HU18M2u dan 31HD15N4. 2. Metoda Perancangan sistem untuk modul Altivar dibagi menjadi 2 bagian yaitu software dan hardware. Pada perancangan software menggunakan Etap 7.5.0. untuk mengetahui arus proteksi sistem (MCB) dan pe

Recently converted files (publicly available):