• Document: DESAIN BENTUK SUDUT SUDUT ARAH RADIAL PADA POMPA SENTRIFUGAL
  • Size: 303.64 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 16:28:44
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

DESAIN BENTUK SUDUT SUDUT ARAH RADIAL PADA POMPA SENTRIFUGAL Kennie A. Lempoy Abstrak Permasalahan pada ketidakpuasan konsumen pada penggunaan pompa air khususnya yang digunakan di rumah tangga, pada saat ini banyak dijumpai, dimana pada umumnya didapat kapasitas dan head pompa air yang berbeda dengan data spesifikasi yang terdapat pada name plate dari pompa. Perbedaan tersebut dapat menyebabkan pemborosan dalam penggunaan energi listrik , dimana energi listrik yang digunakan tidak sesuai dengan hasil yang didapat dari pompa. Tujuan penulisan adalah untuk mengetahui hubungan antara bentuk sudu suatu impeller dan head serta kapasitas suatu pompa, dengan mengetahui hubungan tersebut diharapkan dapat mengatasi permasalah tersebut. Pada tulisan ini, diberikan variasi tiga jenis bentuk sudu impeller, dimana bentuk-bentuk sudunya adalah: 2 > 900 , 2 = 900 dan 2 < 900. Pengaruh bentuk sudu dari suatu impeller akan menyebabkan sudut  dan  akan berubah, yang selanjutnya akan mempengaruhi head teoritis pompa yang dihasilkan. Kata kunci : head pompa, sudut sudu  dan segitiga kecepatan 1. PENDAHULUAN sama dengan nol; b = 0 (Michael A. M., dan Khepar S. D., 1986). Dari asumsi-asumsi diatas Pompa merupakan alat yang digunakan untuk maka bentuk aliran fluida yang terjadi didalam memindahkan fluida dari suatu tempat ke tempat impeller atau diantara sudu-sudu mempunyai lain. Pompa bila dilihat berdasarkan pengubah bentuk yang sama dengan bentuk sudu tersebut, tenaga, maka dapat dibedakan menjadi dua sehingga sudut-sudut  dan  serta arah kecepatan golongan, yaitu: Pompa positif (positive aliran fluida dapat berdasarkan pada bentuk sudu displacement pump), dan Pompa non positif (non seperti pada gambar 1. positive displacement pump). Pompa positif diantaranya adalah pompa impeller, pada pompa ini terdapat dua bagian utama, yaitu: Impeller, dan Cassing. Impeller memegang peranan penting dalam menentukan head dan kapasitas pompa, ini disebabkan pada impeller terjadi perubahan tenaga mekanik menjadi tenaga kinetik fluida. Pengaruh bentuk sudu dari suatu impeller akan menyebabkan sudut  dan  juga akan berubah, dan akan mempengaruhi head teoritis pompa yang dihasilkan. Ada 3 macam bentuk sudu impeller, dimana bentuk-bentuk sudu adalah :  2  90O,  2  90O, dan  2  90O. Gambar 1. Segitiga kecepatan pada pompa 2. STUDI PUSTAKA Berdasarkan perubahan momen dari momentum 2.1. HEAD POMPA dan segitiga kecepatan (gambar 2), maka didapat head teoritis tak berhingga (Ht~), untuk keadaan Head pompa digunakan untuk mengalirkan fluida yang ideal didapat persamaan-persamaan sejumlah fluida yang direncanakan, menurut berikut ini: Austin C. H., (1985), untuk menganalisa head dari 1 suatu pompa diperlukan beberapa keadaan ideal. Pompa ideal adalah dimana pada impeller H t  U2 .Cu2  U1 .Cu1  ….. (1) g mempunyai sudu-sudu yang tak terhingga banyaknya; z =  dan mempunyai ketebalan sudu TEKNO/Volume08/No.53/AGUSTUS 2010 13 sehingga persamaan (1), (2), dan (3) menjadi 1 sebagai berikut: H t  U2 .C2 .Cos 2  U1 .C1 .Cos1  g ….. (2) U 2 .Cu 2 H t  ….. (4)   g H t  1 2g   C2 2  C12  U 2 2  U12  W12  W2 2 ….. (3) 1 H t  U2 .C2 .Cos 2  U1 .C1 .Cos1  g ….. (5) dimana; C2 2  C1 2 C2 2  U 2 2  W2 2 2g

Recently converted files (publicly available):