• Document: LAPORAN PRAKTIKUM PENGUKURAN GETARAN SEPEDA MOTOR MESIN 4 TAK (REVO) YANG DIGUNAKAN PEKERJA GOJEK
  • Size: 1.21 MB
  • Uploaded: 2018-10-16 04:09:47
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

LAPORAN PRAKTIKUM PENGUKURAN GETARAN SEPEDA MOTOR MESIN 4 TAK (REVO) YANG DIGUNAKAN PEKERJA GOJEK Oleh : KELOMPOK 5 1. Fitria Sukmawati 151411713015 2. Ristya Noor Zubaidah 151411713034 3. Nur Fitriani 151411713039 D3 HIPERKES DAN KESELAMATAN KERJA FAKULTAS VOKASI UNIVERSITAS AIRLANGGA 2015 A. Topik Pengukuran getaran pada sepeda motor mesin 4 tak merek (revo). B. Tujuan 1. Mengetahui tata cara penggunan alat Vibration meter 2. Mengetahui getaran pada sepeda motor mesin sudah sesuai NAB getaran atau belum. C. Alat dan Bahan a. Vibration Meter b. Buku Tulis c. Pulpen d. Sepeda Motor Gambar 1.1 Vibration Meter Katerangan dan fungsi : 1. Frequency Range Untuk menentukan besarnya frekuensi yang akan diukur apakah low atau high. 2. Velocity Accelaration Digunakan apabila akan dilakukan pengukuran kecepatan 3. Display Low Batt Mark Untuk menampilkan keadaan baterai apakah masih bisa digunakan atau tidak. 4. Meas (Push On) Untuk mengecek baterai dan menghidupkan matikan alat/tombol hold. 5. Vibration Detector Untuk menangkap getaran yang akan diukur. D. Metode Pengukuran Vibration Meter 1. Cek baterai dengan menekan tombol MEAS, bila muncul titik double pada display berarti baterai tersebut harus diganti. 2. Tekan MEAS agak lama atau power ON kurang lebih 10 detik, pilih skala pengukuran dan alat siap digunakan untuk pengukuran. 3. Selama pengukuran berlangsung, tombol MEAS ditekan dan ditahan. Pada ujung alat ditempelkan pada objek yang diukur dengan posisi tegak lururs, nilai getaran mekanis ditunjukan pada display. 4. Setelah itu, alat dapat dilepas dari sumber pengukuran dan carar angak yang muncul pada display. 5. Tekan tombol MEAS kembali untuk pengukuran selanjutnya, satu menit setelah tombol MEAS dilepas maka alat itu akan mati secara otomatis. 6. Hidupkan mesin motor dekan menekan starter. 7. Motor di gas besar dengan gas yang sama selama pengukuran. 8. Ukuran getaran dengan menggunakan Vibration Meter pada bagian yang diinginkan. 9. Pengukuran dilakukan di titik stang, dudukan/sadel , pijakan kaki, dan mesin. 10. Pengukuran pada masing – masing titik dilakukan selama satu menit dan dicatat angka yang palinng sering muncul pada display. 11. Pengukuran dilakukan dengan keadaan motor dihidupkan dan di gas. E. Landasan Teori 2.1 Pengertian Getaran Yang dimaksud dengan getaran adalah gerakan yang teratur dari benda atau media dengan arah bolak–balik dari kedudukan keseimbangan. Getaran terjadi saat mesin atau alat dijalankan dengan motor, sehingga pengaruhnya bersifat mekanis (Sugeng Budiono, 2003:35). Getaran ialah gerakan ossilasi disekitar sebuah titik (J.M. Harrington,1996:187). Vibrasi adalah getaran, dapat disebabkan oleh getaran udara atau getaran mekanis, misalnya mesin atau alat-alat mekanis lainnya (J.F. Gabriel, 1996:96). Getaran merupakan efek suatu sumber yang memakai satuan ukuran hertz (Depkes, 2003:21). Getaran (vibrasi) adalah suatu faktor fisik yang menjalar ke tubuh manusia, mulai dari tangan sampai keseluruh tubuh turut bergetar (oscilation) akibat getaran peralatan mekanis yang di pergunakan dalam tempat kerja (Emil Salim, 2002:253).Getaran adalah gerakan bolak balik dari suatu massa melalui keadaan seimbang terhadap suatu titik acuan (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.49/1996 tentang Baku Tingkat Getaran).Getaran adalah gerakan teratur atau tidak teratur suatu benda dengan arah bolak-balik dari kedudukan keseimbangannya (SNI 16-7054-2004). Getaran adalah gerakan yang teratur dari benda atau media dengan arah yang bolak-balik dari kedudukan keseimbangannya (Kepmenaker No.51/MEN/1999 tentang NAB faktor fisika). Gambar 2.1 Siklus Getaran Getaran dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: 1. Getaran Mekanik, yaitu getaran yang ditimbulkan oleh sarana dan peralatan kegiatan manusia. 2. Getaran seismik, yaitu getaran tanah yang disebabkan peristiwa alam dan kegiatan manusia 3. Getaran Kejut, yaitu getaran yang berlangsung secara tiba-tiba dan sesaat. 2.2 Getaran Mekanis Getaran mekanis adalah gerakan yang teratur dari benda atau media dengan arah yang bolak-balik dari kedudukan keseimbangannya (Kepmenaker No.51/MEN/1999 tentang NAB faktor fisika) Getaran mekanis dibedakan menjadi : 1. Getaran seluruh tubuh (Whole Body Vibration) adalah suatu getaran yang terjadi karena adanya kontak

Recently converted files (publicly available):