• Document: ATAU KEGIATAN YANG WAJIB DILENGKAPI DENGAN UKL-UPL
  • Size: 2.29 MB
  • Uploaded: 2018-10-15 03:34:03
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

DAFTAR JENIS RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN YANG WAJIB DILENGKAPI DENGAN UKL-UPL Catatan: 1. Gubernur atau bupati/walikota menetapkan jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL. Hal ini merupakan kewenangan dari gubernur atau bupati/walikota yang berdasarkan dalam Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 2. Bupati/walikota menetapkan jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL bagi usaha dan/atau kegiatan yang berlokasi pada 1 (satu) wilayah kabupaten/kota. Sedangkan, gubernur menetapkan jenis dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL bagi usaha dan/atau kegiatan yang berlokasi pada lebih dari 1 (satu) wilayah kabupaten/kota, di lintas kabupaten/kota, dan/atau di wilayah laut paling jauh 12 (dua belas) mil dari garis pantai ke arah laut lepas dan/atau ke arah perairan kepulauan untuk provinsi dan 1/3 (sepertiga) dari wilayah kewenangan provinsi untuk kabupaten/kota. 3. Daftar jenis rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL ini merupakan salah satu rujukan bagi pemerintah daerah dalam melakukan penetapan terhadap daftar rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL dalam penerbitan Keputusan Gubernur atau Keputusan Bupati/Walikota yang mengatur mengenai rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib UKL-UPL. A. Bidang Pertahanan No. Jenis Usaha/Kegiatan Satuan Skala/Besaran 1. Pembangunan pangkalan TNI Di luar kelas A dan B AL. 2. Pembangunan pangkalan TNI Di luar kelas A dan B AU. 3. Pembangunan pusat latihan tempur. - Luas. ha Luas < 10.000 4. Pembangunan Lapangan ha Semua besaran Tembak TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Polri 5. Pembangunan gudang Semua besaran munisi. B. Bidang Pertanian No. Jenis Usaha/Kegiatan Satuan Skala/Besaran I. Tanaman Pangan dan Hortikultura. 1. Pencetakan Sawah di Luar ha 100 ≤ Luas ≤ 500 Kawasan Hutan. (terletak pada satu hamparan lokasi) 2. Budidaya Tanaman Pangan dan Hortikultura. a. Semusim dengan atau ha Luas < 2.000 tanpa unit (terletak pada satu hamparan pengolahannya. lokasi) 1 No. Jenis Usaha/Kegiatan Satuan Skala/Besaran b. Tahunan dengan atau ha Luas < 5.000 tanpa unit (terletak pada satu hamparan pengolahannya. lokasi) 3. Penggilingan padi dan ton beras/jam Kapasitas ≥ 0,3 penyosohan beras. II. Perkebunan. 1. Budidaya tanaman perkebunan. a. Semusim dengan atau tanpa unit pengolahannya: - Dalam kawasan ha Luas < 3.000 budidaya non kehutanan. b. Tahunan dengan atau tanpa unit pengolahannya: - Dalam kawasan ha Luas < 3.000 budidaya non kehutanan. C. Bidang Peternakan No. Jenis Usaha/Kegiatan Satuan Skala/Besaran 1. Budidaya burung puyuh atau ekor Populasi ≥ 25.000 (terletak burung dara. pada satu hamparan lokasi) 2. Budidaya sapi potong. ekor campuran Populasi ≥ 100 (terletak pada satu hamparan lokasi) 3. Sapi perah ekor campuran Populasi ≥ 20 (terletak pada satu hamparan lokasi) 4. Budidaya burung unta. ekor Populasi ≥ 100 (terletak pada satu hamparan lokasi) 5. Ayam ras petelur ekor induk Populasi ≥ 10.000 6. Ayam ras pedaging, ekor produksi/siklus Populasi ≥ 15.000 7. Itik/Angsa/entog ekor campuran Populasi ≥ 15.000 8. Kalkun ekor campuran Populasi ≥ 10.000 9. Burung puyuh ekor campuran Populasi ≥ 25.000 10. Babi ekor campuran Populasi ≥ 125 11. Burung dara ekor campur

Recently converted files (publicly available):