• Document: Keragaman Serangga Musuh Alami Kutu Sisik Lepidosaphes beckii Pada Jeruk Keprok Dan Jeruk Manis
  • Size: 52.85 KB
  • Uploaded: 2018-10-18 19:35:30
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Keragaman Serangga Musuh Alami Kutu Sisik Lepidosaphes beckii Pada Jeruk Keprok Dan Jeruk Manis Redy Alviantono¹ dan Amin Setyo Leksono¹ ¹Laboratorium Ekologi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang ¹alviantono@gmail.com dan amin28@ub.ac.id ABSTRAK Serangan hama dapat menurunkan nilai ekonomi jeruk. Salah satu hama penting yang menyerang jeruk adalah kutu sisik Lepidosaphes beckii. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis dan keanekaragaman serangga musuh alami yang berasosiasi dengan kutu sisik Lepidosaphes beckii pada tanaman jeruk keprok dan jeruk manis. Penelitian dilakukan dengan cara pengamatan langsung, pengambilan sampel dan identifikasi. Data dianalisis untuk menentukan nilai indeks keanekaragaman, indeks kesamaan (IBC) dan indeks dominansi. Serangga musuh alami yang ditemukan meliputi kelompok predator Famili Coccinellidae (Chilocorus, Symnus dan Harmonia) dan Formicidae, serta kelompok parasitoid Famili Trichogrammatidae (Trichogramma) dan Aphelinidae (Aphytis dan Encarsia). Nilai IBC untuk kedua komunitas adalah 0,93. Nilai tersebut menunjukkan secara umum kerapatan semua jenis serangga musuh alami kutu sisik pada kedua komunitas adalah sama. Berdasarkan nilai indeks Shannon-Wiener, keanekaragaman jenis serangga musuh alami pada kedua lokasi tergolong rendah dan tidak terdapat perbedaan pada kedua jenis jeruk (jeruk keprok 1,5387 dan jeruk manis 1,5542). Formicidae merupakan serangga yang paling banyak ditemukan di kedua lokasi. Kelimpahan Formicidae yang lebih tinggi daripada kelimpahan serangga lain disebabkan karena bersifat polifaga dan memiliki struktur sosial populasi yang terorganisasi dengan baik. Kata Kunci : keanekaragaman, Lepidosaphes beckii, serangga musuh alami ABSTRACT Pests can reduce the economic value of citrus fruits. One of the important pests attacking citrus is purple scales. The objective of this study was to determine the type and diversity of insect natural enemies of purple scale Lepidosaphes beckii on tangerine and sweet orange. The quantitative data were obtained by direct observation, sampling and identification. Data were analyzed to determine the value of diversity index, similarity index (IBC) and the index of dominance. Four family of insect natural enemies have been collected. There are the predatory Family Coccinellidae (Chilocorus, Scymnus and Harmonia) and Formicidae, and the parasitoids Family Trichogrammatidae (Trichogramma) and Aphelinidae (Aphytis and Encarsia). IBC value for two communities is 0,93. This values indicated that the density of all types insect natural enemies of purple scales on the two communities were equal. Based on the Shannon-Wiener index, species diversity of insect natural enemies was low and there was no difference in both locations (1,5387 on tangerine and 1,5542 on sweet orange). The result showed that Formicidae is the most commonly insect found in both locations. Formicidae has higher abundance than the abundance of other insects because they was a polifaga insect and has a well organized social structure population. Key words : diversity, Lepidosaphes beckii, insect natural enemies PENDAHULUAN menghasilkan minyak yang dapat diolah menjadi wewangian, beberapa jenis jeruk Buah jeruk merupakan komoditas pertanian dapat digunakan sebagai obat tradisional [7]. atau perkebunan yang memiliki nilai ekonomi Beberapa manfaat tersebut menjadikan jeruk tinggi. Buah jeruk memiliki banyak manfaat sebagai buah yang memiliki potensi pasar yang dapat digunakan untuk keperluan yang tinggi. Nilai ekonomi jeruk dapat manusia. Buah jeruk memiliki kandungan menurun disebabkan oleh adanya serangan vitamin C yang tinggi, kulitnya dapat hama. 48 Lepidosaphes beckii merupakan contoh yang mendapatkan perlakuan pestisida, juga organisme pengganggu tanaman (OPT) jeruk dipertimbangkan dalam penentuan tanaman yang penanganan secara alaminya tidak sampel. Selanjutnya dari pengamatan langsung banyak dilakukan. Kutu ini menyukai bagian ini diperoleh beberapa tanaman jeruk yang tanaman yang terlindung, terutama banyak menjadi inang kutu sisik, untuk kemudian dijumpai di bawah permukaan daun, sepanjang pengambilan contoh serangga diurnal musuh tulang daun. Serangga ini berukuran kecil, alami kutu sisik dapat dilakukan pada tanaman panjang 2-4 mm saat dewasa, tetapi mampu jeru

Recently converted files (publicly available):