• Document: TEKNOLOGI BIOSORPSI OLEH MIKROORGANISME, SOLUSI ALTERNATIF UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LOGAM BERAT
  • Size: 227.7 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 08:47:12
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

TEKNOLOGI BIOSORPSI OLEH MIKROORGANISME, SOLUSI ALTERNATIF UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LOGAM BERAT (BIOSORPTION TECHNOLOGY BY MICROORGANISMS, AN ALTERNATIVE SOLUTION FOR DECREASE HEAVY METAL POLLUTION) Emmy Ratnawati, Rahyani Ermawati dan Siti Naimah Balai Besar Kimia dan Kemasan, Departemen Perindustrian RI Jl. Balai Kimia No1 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur Email: emmyratna.hs@gmail.com ABSTRAK Biosorpsi merupakan teknologi pengolahan limbah terbaru yang dapat menyisihkan/menghilangkan logam berat yang bersifat racun, oleh karena itu biosorpsi dapat dipertimbangkan sebagai suatu teknologi alternatif yang ramah lingkungan untuk mengolah limbah cair industri yang secara ekonomi layak digunakan. Proses biosorpsi dapat terjadi karena adanya material biologis yang disebut biosorben dan adanya larutan yang mengandung logam berat dengan afinitas yang tinggi sehingga mudah terikat dengan biosorben. Hal lain yang membuat biosorpsi menjadi pilihan menarik adalah tersedianya berbagai bahan biosorben yag melimpah seperti fungi, bakteri, yeast, algae dan biopolimer seperti alginat dan kitosan yang merupakan produk samping industri perikanan. Variabel yang perlu diperhatikan dalam mendesain dan mengoperasikan proses biosorpsi dengan mikroorganisme adalah seleksi dan pemilihan biomassa yang sesuai serta perlakuan awalnya (pemilihan strain yang sesuai, metode penanganan mikroorganisme dan kondisi fisik biomassa), waktu tinggal dan waktu kontak proses (immobilisasi sel, pH), konsentrasi biomassa, proses pemisahan dan recovery biomassa serta pembuangan biomassa yang telah digunakan dengan pengeringan dan insinerasi. Teknologi biosorpsi yang melibatkan mikroorganisme dalam mengatasi pencemaran lingkungan oleh logam berat ini masih memerlukan banyak pengembangan melalui penelitian penelitian dan kajian yang berkesinambungan sehingga dapat diperoleh hasil terbaik untuk mengatasi pencemaran logam berat. Kata kunci : Pencemaran, Biosorben, Biosorpsi, Logam Berat, Ramah lingkungan ABSTRACT Biosorption is a new waste water treatment technology to remove toxic heavy metal which can be used as an other environmental friendly and economic technology alternative. The biosorption process occured because of availability for biological materials or biosorbent and heavy metal with high affinity to bind biosorbent. Another reason that biosorption choose as an attractive technology is because of the abundant availlability of biosorbent materials such as fungi, bacteria, yeast and bio polimer such as chitosan, alginate from fisheries side products. Variables that should be consider in designingand operating biosorption process with microorganism are in the right selection of biomass in initial treatment (strain selection, microorganism method treatment, biomass physical condition), retention time and process contact time (cell immobilization, pH), biomass concentration, separation process, biomass recovery, disposal of the used biomass with drying and burning in incinerator. The biosorption technology using microorganism in solving the heavy metals environment problem still need improvement through sustainable research and development to get the best result to solve heavy metal pollution. Key words : Pollution, Biosorbent, Biosorption, Heavy metals, Environment friendly. PENDAHULUAN Semakin berkembangnya kegiatan mengakibatkan dampak negatif berupa industri, selain membawa dampak positif juga pencemaran akibat limbah yang dikeluarkan. Jurnal Kimia dan Kemasan, Vol. 32 No.1 April 2010 : 34-40 34 Isu pencemaran logam berat meningkat sejalan Metode kimia fisika yang sekarang dengan pengembangan berbagai penelitian banyak digunakan mempunyai beberapa yang mulai diarahkan pada berbagai aplikasi kelemahan, diantaranya biaya instalasi dan teknologi untuk menangani polusi lingkungan operasional yang tinggi, banyak membutuhkan yang disebabkan oleh logam berat. Polutan bahan kimia dan terbentuknya lumpur (sludge) logam berat yang ada dalam limbah industri yang banyak sehingga bermasalah karena termasuk merkuri, tembaga, timbal, krom, memerlukan pengolahan lanjutan dan biaya seng, kadmium, uranium, selenium, tinggi dalam pembuangannya. Meskipun cara copper,nikel banyak terdapat pada beberapa pengendapan sebagai hidroksida atau industri seperti industri pelapisan logam, cat endapan CaCO3 dapat memisahkan logam dan pewarnaan, baterai basah atau accu, berat, namun cara ini kurang efisien karena fotografi, dan printing/percetakan, kegiatan tidak semua logam dapat terendapkan secara pertambangan, pembuangan sludge, fly ash sempurna seperti Pb, Cd dan Hg (Haris dan dari insener

Recently converted files (publicly available):