• Document: PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK HASIL RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN DAN EVALUASI TUTUPAN LAHAN
  • Size: 299.97 KB
  • Uploaded: 2018-10-17 08:13:24
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK HASIL RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2009-2029 DAN EVALUASI TUTUPAN LAHAN Dian Octavia S, Teguh Hariyanto Program Studi Teknik Geomatika ITS-Sukolilo, Surabaya 60111 Abstrak Propinsi Jawa Timur memiliki potensi yang strategis dan sangat menunjang pertumbuhan ekonomi nasional. Sumber daya alam yang bervariasi dan berlimpah selain memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat juga memiliki keindahan alam yang berperan dalam meningkatkan potensi pariwisata.Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi (RTRWp) Jawa Timur tahun 2009-2029 merupakan langkah optimalisasi dari keseluruhan potensi yang dimilki Jawa Timur. Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi (RTRWp) Jawa Timur periode 2009-2029 mengacu pada UU No 26 Tahun 2007 dan PP No. 26 Tahun 2008 yang mana merupakan pengganti dari UU No. 24 Tahun 1992 dan PP No. 47 Tahun 1997. Kegiatan perencanaan ini berdampak pada perubahan tutupan dan penggunaan lahan Jawa Timur 20 tahun ke depan. Evaluasi tutupan lahan dilakukan untuk mengetahui besar perubahan tutupan lahan yang terjadi di masing-masing kabupaten/ kota di Jawa Timur, khususnya kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang beralih fungsi menjadi kawasan pemukiman.Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode overlay dan menggunakan sistem informasi geografis. Data yang digunakan adalah peta RTRWp Jawa Timur 2009-2029 dan peta tutupan lahan existing tahun 2009. Hasil dari evaluasi perubahan lahan menunjukkan bahwa kawasan RTH yang berubah fungsi menjadi kawasan pemukiman di Jawa Timur yaitu sebesar 405,334 Km² dari luas keseluruhan 47.936,759 Km² atau 0,846%.Perubahan terbesar terjadi pada kelas sawah dan tegalan sejumlah 185,5087 Km² dan 170,1525 Km².Sedangkan Kabupaten/ Kota yang mengalami perubahan terbesar yaitu Kabupaten Tuban sejumlah 75,6328 Km² dan Kabupaten Gresik sejumlah 51,9818 Km². Kata kunci : Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi (RTRWp) Jawa Timur,tutupan lahan,sistem informasi geografis. PENDAHULUAN Propinsi Jawa Timur yang membentang peruntukan ruang untuk fungsi budidaya. antara 111°0' BT - 114° 4' BT dan 7° 12' LS - 8° Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi (RTRWp) 48' LS merupakan pusat dari kawasan Jawa Timur periode 2009-2029 mengacu pada Indonesia bagian timur. Dengan luas UU No 26 Tahun 2007 dan PP No. 26 Tahun wilayah sekitar 47,7997 Ha dan jumlah 2008 yang mana merupakan pengganti dari UU penduduk 37.070.731 jiwa (2005). Jawa Timur No. 24 Tahun 1992 dan PP No. 47 Tahun 1997. terdiri dari 29 Kabupaten dan 9 Kotamadya, Terdapat perubahan kebijakan dan wilayah Jawa Timur juga meliputi Pulau strategi nasional antara UU No 26 Tahun 2007 Madura, Pulau Bawean, Pulau Kangean serta dengan UU No. 24 Tahun 1992 antara lain; sejumlah pulau-pulau kecil di Laut kriteria dan penetapan pengembangan struktur Jawa dan Samudera Hindia termasuk Pulau ruang, pola ruang, kawasan andalan, kawasan Sempu dan Nusa Barung (sumber: Pemprov strategis nasional,cakupan muatan pe- Jawa Timur 2005). ngendalian, dll. Perubahan kebijakan dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) strategi seperti diatas tentu saja akan adalah suatu rancangan distribusi peruntukan mempengaruhi tata guna lahan di Jawa Timur ruang dalam suatu wilayah yang meliputi selama 20 tahun ke depan. peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan 1 Dengan menggunakan teknologi Sistem Tujuan Informasi Geografis, perubahan tata guna lahan a. Membangun Sistem Informasi tersebut dapat ditampilkan dan dievaluasi Geogarfis tentang Rencana Tata dengan mudah, Sehingga nantinya pe- Ruang Wilayah Jawa Timur ngembangan daerah Jawa Timur dapat periode 2009-2029. terkontrol dan sesuai dengan orientasi b. Memberikan informasi Evaluasi perencanaan yang telah disusun. perubahan luas tutupan lahan Berkaitan dengan adanya perubahan tata guna lahan tersebut, maka perlu adanya studi serta yang terjadi antara rencana tentang evaluasi perubahan tutupan lahan pola ruang tahun 2009-2029 dan antara tutupan lahan existing tahun 2009 dan tutupan lahan existing tahun tutupan lahan rencana hingga tahun 2009. 2029,khususnya untuk kawasan Ruang Terbuka Manfaat HIjau yang berubah fungsi menjadi kawasan Tersusunnya Sistem Informasi pemukiman. Geografis tentang Rancana Tata R

Recently converted files (publicly available):