• Document: Pengembangan Aplikasi Pencarian Rute Terpendek Dengan Metode Algoritma A* Berbasis Web
  • Size: 429.67 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 09:10:20
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Jurnal Elektro ELTEK Vol. 2, No. 2, Oktober 2011 ISSN: 2086-8944 Pengembangan Aplikasi Pencarian Rute Terpendek Dengan Metode Algoritma A* Berbasis Web Reydika Ilham, Aryuanto Soetedjo, Ahmad Faisol Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional Malang e-mail: cibud.chi@gmail.com Abstrak—Melihat adanya angka kepadatan kendaraan Dengan adanya pencarian rute via web ini nantinya bermotor di Kota Malang yang semakin meningkat dan diharapkan dapat digunakan sebagai sarana untuk menimbulkan kemacetan pada ruas-ruas jalan tertentu, maka melakukan pencarian rute yang lebih efektif dan efisien. dibutuhkan suatu cara untuk mengatasinya. Salah satunya adalah mencari jalur alternatif, dengan mencari jalur lintasan II. LANDASAN T EORI terpendek dari lokasi asal ke lokasi tujuan. Di zaman modern seperti saat ini peta masih digunakan oleh sebagian besar orang untuk mencari jalur alternatif dengan menelusuri A. GIS (Geographic Information System) jalan-jalan mana saja yang dapat dilalui dari satu lokasi ke GIS (Geographic Information System) adalah sistem lokasi lainnya. Oleh karena semakin berkembangnya internet yang bekerja dengan data yang tereferensi secara spasial serta kemudahan dalam mengakses internet, maka dalam atau koordinat-koordinat gegrafi. Sistem ini mampu untuk penelitian ini dirancanglah suatu aplikasi web yang dapat mengolah data dan melakukan operasi tertentu dengan memberikan informasi kepada penggunanya jalur-jalur mana menampilkan dan menganalisa data. Aplikasi GIS ini saja yang sebaiknya dilalui. menjadi beragam jenis aplikasinya selain jumlah aplikasinya Pencarian rute jalan pada aplikasi web tersebut dilakukan yang juga bertambah. Ke depannya pengembangan aplikasi dengan menggunakan metode algoritma A* yang biasa digunakan dalam game-game petualangan, dimana algoritma ini merambah ke aplikasi berbasis jaringan yang dikenal akan berjalan dengan melakukan scanning jalur-jalur yang dengan web GIS. Ini dikarenakan lingkungan jaringan dapat dilalui dan melakukan perhitungan bobot yang akan merupakan tempat subur berkembangnya geoinformasi. menghasilkan pencarian jalan yang lebih akurat. Contohnya adalah peta sebuah kota secara online–yang tidak Dalam penggunaan aplikasi ini, user dapat menginputkan mengenal batas geografi penggunanya. secara umum GIS jalan asal beserta jalan tujuan dengan hasil dari pencarian dikembangkan berdasarkan prinsip masukan data, rute jalan tersebut berupa visual yang ditampilkan didalam manajemen, analisis, dan representasi data. Komponen web. utama GIS adalah sistem komputer, data geospasisal dan pengguna, seperti diperlihatkan Gambar 1. Kata kunci—pencarian rute, peta digital, A*, rute tercepat. I. PENDAHULUAN Di zaman yang serba modern saat ini peta masih digunakan oleh sebagian besar orang baik itu untuk mencari rute yang harus dilalui dari suatu lokasi ke lokasi lainnya, ataupun untuk sekedar mencari suatu lokasi atau tempat tertentu dalam suatu daerah. Untuk mencari rute yang terpendek dari suatu lokasi ke lokasi yang lainnya, kita harus menelusuri Gambar 1 Komponen Utama GIS. gambar jalan yang terdapat pada peta satu persatu dan menghitung jarak dari rute yang dapat kita lewati Sistem GIS terdiri dari: dengan melakukan perhitungan skala. Jika kita melakukan 1. Hardware, software, prosedur penyusunan pemasukan pencarian dan perhitungan dengan manual maka akan data, pengolahan, analisis, pemodelan, dan penayangan menghabiskan waktu yang cukup lama dan data geospasial. memerlukan ketelitian karena banyaknya kemungkinan 2. Sumber-sumber data geospasial adalah peta digital, foto rute yang bisa dilewati untuk mencapai suatu lokasi udara, citra satelit, tabel statistik, dan dokumen lain. tertentu dari lokasi yang lainnya. Data geospasial dibedakan menjadi data grafis dan data Dengan perkembangan internet yang semakin pesat dan atribut. Data grafis memiliki tiga elemen: titik, garis dan kemudahan akses internet pada saat ini, maka dalam tugas luasan dalam bentuk vektor ataupun raster yang akhir pencarian rute terpendek ini dibuat dengan berbasiskan mewakili geometri topologi, ukuran, bentuk, posisi dan web menggunakan metode A* (a star) dengan hasil arah. pencarian yang lebih optimum dari algoritma dijkstra[

Recently converted files (publicly available):