• Document: BAB II LANDASAN TEORI
  • Size: 449.5 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 11:03:04
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB II LANDASAN TEORI A. Integrasi Sosial 1. Pengertian Integrasi Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti keseluruhan. Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Istilah integrasi nasional berasal dari dua kata yaitu integrasi dan nasional. Istilah integrasi mempunyai arti pembauran atau penyatuan dari unsur yang berbeda sehingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. Istilah nasional mempunyai pengertian kebangsaan, bersifat bangsa sendiri, meliputi suatu bangsa seperti cita-cita nasional, tarian nasional, perusahaan nasional.1 Proses integrasi sendiri melalui beberapa tahapan diantaranya: Integrasi interpersonal yaitu taraf ketergantungan antar pribadi, Integrasi sosial yaitu taraf ketergantungan antara unsur-unsur sosial ekonomi, dan Integrasi budaya yaitu ketergantungan fungsional dari unsur-unsur kebudayaan.2Dalam kamus Sosiologi, Soekanto mengartikan integrasi sebagai pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial. Istilah Integrasi berasal dari kata latin Integrare yang berarti member tempat dalam suatu keseluruhan, dari kata kerja itu dibentuk kata 1 Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1989 dalam Suhady 2006: 36. 2 Soerjono Soekanto, Kamus Sosiologi (Jakarta: Rajawali Press, 1983), 157-158. 19 digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id 20 benda integritas yang memiliki arti keutuhan atau kebulatan yang diambil dari kata yang sama yakni yang dibentuk kata sifat integer yang berarti utuh maka, istilah integrasi berarti membuat unsur-unsur tertentu menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh.3 Landecker membedakan tipe-tipe integrasi menjadi empat yakni: Integrasi budaya atau konsisten diantara standar budaya, Integrasi normatif atau konsistensi antara standar budaya dan tingkah laku masyarakat, Integrasi komunikatif atau adanya jaringan komunikasi yang sesuai dengan sistem sosial, Integrasi fungsional atau tingkatan yang disana ada hubungan kebebasan di antara unit-unit dari sistem pembagian tenaga kerja.4 Sehingga integrasi memiliki makna dibangunnya interdepensi yang lebih erat antara bagian-bagian dari anggota dalam masyarakat atau organisme hidup atau dengan kata lain integrasi adalah proses mempersatukan masyarakat yang cenderung membuatnya menjadi suatu kata harmonis yang didasarkan pada tatanan anggota-anggotanya dianggap sama harmonisnya. 2. Integrasi Sosial Dalam teori fungsional struktural, sistem sosial terintegrasi berlandas pada dua hal yakni: Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi diatas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat akan nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat universal, dan Masyarakat 3 D. Hendropuspito, Sosiologi Sistematik (Yogyakarta:Kanius, 1989), 375.

Recently converted files (publicly available):