• Document: Peran Contrast Enhanced Ultrasound (CEUS) dibandingkan CT Scan dalam diagnosis Karsinoma Hepatoseluler
  • Size: 27.54 KB
  • Uploaded: 2018-11-10 07:50:52
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Peran Contrast –Enhanced Ultrasound (CEUS ) dibandingkan CT S can dalam diagnosis Karsinoma Hepatoseluler Pendahuluan Karsinoma Hepatoseluler (KHS) adalah jenis tumor yang banyak ditemukan di dunia, terutama pada negara berkembang dan menempati penyebab kematian yang 1 terbanyak akibat kanker ketiga di dunia . KHS menempati posisi kanker yang terbanyak ditemukan kelima pada laki-laki dan ketujuh pada wanita.2 Diagnostik suatu KHS adalah dilakukan dengan menilai riwayat perjalanan penyakit pasien, pemeriksaan fisik, laboratorium (AFP) dan modalitas pencitraan. Saat ini telah berkembang beberapa modalitas yang dapat digunakan untuk mengetahui KHS. Modalitas yang digunakan antara lain ultrasonografi, contrast-enhanced multidetector computed tomography (MDCT) atau dynamic contrast-enhanced magnetic resonance imaging 3 (dynamic MRI). USG konvensional memiliki beberapa kelemahan sehingga saat ini telah dikembangkan modalitas USG dengan menggunakan kontras yakni dikenal dengan contrast-enhanced US (CEUS) yang dapat membantu dalam diagnosis KHS. CEUS diketahui sangat baik dalam diagnosis suatu lesi fokal hati. Kontras yang digunakan diketahui tidak memiliki efek samping terhadap gangguan fungsi hati dan ginjal. Penggunaan CEUS dalam diagnostik KHS terus berkembang hingga saat ini tidak hanya digunakan sebagai modalitas diagnostik tetapi dapat digunakan untuk 2,4 menilai respon terapi. Pada makalah ini akan dijelaskan peran CEUS dalam diagnosis KHS berdasarkan penelusuran kepustakaan. Ilus trasi Kasus Keluhan utama : mual dan rasa tidak nyam an pada perut sebelah kanan sejak 2 minggu SMRS Riwayat penyakit sekarang: 1 bulan SMRS pasien mengeluhkan rasa tidak nyam an pada perut sebelah kanan,didpatkan rasa mual,muntah, tidak didapatkan demam, nafsu makan mulai berkurang, didapatkan penurunan berat badan. Pasien berobat ke RS Swasta dan 1 mendapat obat tetapi tidak ada perbaikan. 2 minggu SMRS OS mengeluhkan rasa tidak nyaman kembali muncul dan mual dan muntah berisi makanan, nafsu makan semakin menurun, tidak didapatkan demam, batuk dan gangguan buang air besar serta gangguan buang air kecil. 2 hari SMRS keluhan rasa mual semakin memberat, muntah berisi makanan yang di makan, tidak didapatkan demam, keluhan batuk berlendir, tidak didapatkan ada darah, rasa tidak nyam an pada perut sebelah kanan semakin memberat. Pada riwayat penyakit dahulu disangkal adanya hipertensi, diabetes mellitus,kelainan jantung, TBC paru, asma. Pada riwayat penyakit keluarga disangkal adanya kelainan DM, sakit jantung, keganasan hati. Jaminan pasien dengan SKTM. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak sakit sedang ,tekanan darah 100/60 mmHg, nadi 100 x/mnt, frekwensi napas 20x/mnt, afebris. Pemeriksaan mata : Konj Pucat tidak pucat , sclera tidak ikterik,leher : JVP 5-2 cmH2O, KGB tidak membesar, paru : Vesikuler, tidak didapatkan ronkhi dan wheezing, pemeriksaan jantung dalam batas normal. Pemeriksaan Abdom en didapatkan abdomen tampak membuncit, lemas, hepar dan lien tidak teraba membesar, tidak didapatkan siffting dullness, ekstremitas tampak akral hangat, tidak terdapat edema pada eks tremitas.Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan DPL : 10.9/8500/384.000, LED: 94,SGOT/PT: 18/8, AFP:1.6 , ultrasonografi abdomen ditemukan nodul hepar suspek HCC diameter 5.8 cm. Berdasarkan hal tersebut maka diagnosis pasien saat ini adalah sindrom dyspepsia serta nodul hepar suspek KHS. Pada pasien diberikan terapi berupa omeprazole 1 x 40 mg IV, s ukralfat syrup 4 x 15 ml, ondansentron 3 x 4 mg IV. Selanjutnya pada pasien direncanakan untuk pemeriksaan pencitraan. Metode Penelusuran Mas alah Klinis Bagaimana menegakkan diagnosis hepatoma dengan menggunakan modalitas yang ada saat ini. Bagaimana pemeriksaan CEUS dibandingkan dengan pemeriksaan CT Scan kontras pada diagnosis KHS? 2 Patient Intervention Comparison Outcome Hepatocelluler - Contrast Diagnosis HCC carcinoma enhacement Ultrasonography dan CT Scan contrast Metode Penelusuran Prosedur pencarian literatur untuk menjawab masalah klinis tersebut adalah dengan penelusuran pustaka secara on-line dengan menggunakan mesin pencari Pubmed. Dalam batas waktu 5 tahun terakhir dan berbahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan adalah contrast enhacement Ultrasonography AND CT Scan contrast AND Diagnosis hepatocellar carcinoma Hasil Penelusuran Hasil penelusuran dengan Pubmed untuk penelitian dalam 5 tahun terakhir dengan menggunakan bahasa inggris yang menilai perbandingan CEUS dengan CT Scan kontras dalam diagnosis KH

Recently converted files (publicly available):