• Document: LAPORAN AKHIR PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KORONA : JAM TANGAN PENCEGAH HIPOTERMIA
  • Size: 1.6 MB
  • Uploaded: 2019-05-17 13:15:04
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

LAPORAN AKHIR PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KORONA : JAM TANGAN PENCEGAH HIPOTERMIA BIDANG KEGIATAN: PKM KARSA CIPTA Diusulkan oleh: Casmika Saputra 10212001 2012 Yani Mustikawati 17512013 2012 Lilik Bayyinah 12813031 2013 Riyani Primadewi 18013035 2013 INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BANDUNG 2015 ii Abstrak Tubuh manusia memiliki sistem buffer temperatur, yaitu dapat menjaga temperatur tubuh tetap dalam keadaan thermonetral (36,5oC - 37,5oC). Suatu kondisi temperatur tubuh turun dibawah 35 oC disebut Hipotermia, disebabkan oleh banyak hal salah satunya lingkungan ekstrem dingin. Belum ada alat bantu peringatan dini potensi hipotermia akibat lingkungan ekstrem dingin. Adanya kebutuhan pencegahan hipotermia yang efektif, Korona telah dibuat sebagai jam tangan dengan sistem peringatan dini (fitur Siaga! Korona). Integrasi sensor temperatur LM35 dengan ketelitian pengukuran ± 0.343 oC dalam bentuk jam tangan menjadi desain yang menarik dan cukup efektif. Apabila temperatur lingkungan dibawah setting point maka fitur Siaga! akan aktif dan memberikan peringatan kepada pengguna jam. Kata kunci : Hipotermia, jam tangan iii DAFTAR ISI Halaman Pengesahan ……………………………....…………………… ii Abstrak .……………………………………………..…………………. iii Daftar Isi ....………………………………………….…………………. iv Bab 1 – Pendahuluan ………………………………………………….. 1 Bab 2 – Tinjauan Pustaka …………………………………………….. 2 Bab 3 – Metode Pelaksanaan …..……………..……………………… 3 3.1 Survei………………………………………………………. 3 3.2 Penelitian dan Olah data…………….……………………… 3 3.3 Rancang Bangun Produk…...………………………………. 3 3.4 Evaluasi……………………………………………………. 3 Bab 4 – Hasil yang Dicapai …………………….……………………. 4 4.1 Hasil Survei ……..…………………………………………. 4 4.2 Produk ...............……………………………………………. 5 4.3 Potensi Khusus .……………………………………………. 6 Bab 5 – Penutup ......…………………………………………………… 7 Daftar Pustaka ………………………………………………………… 8 Lampiran ………………………………………………………………. 9 Lampiran 1. Penggunaan Dana………………………………………….. 9 Lampiran 2. Bukti Pendukung Kegiatan ......……………………………. 11 iv BAB 1 PENDAHULUAN Berawal dari ide cemerlang salah satu anggota tim penulis, Yani Mustikawati. Ia merupakan anggota Pramuka ITB, sering melakukan ekspedisi pendakian gunung. Kondisi lingkungan di puncak gunung sangat ekstrem, dimalam hari temperaturnya dibawah 25oC. Dalam kondisi tersebut, Yani selalu menggigil kedinginan, beruntung tidak sampai hipotermia. Karena dibuat api unggun untuk menghangatkan tubuh. Lalu apa yang akan terjadi bila ia tidak menyadari temperatur lingkungan ekstrem dingin dan mendadak langsung menggigil? Pertanyaan ini menjadi kunci penulis menggagas produk Korona. Korona diharapkan dapat digunakan untuk pencegahan dini hipotermia melalui sistem peringatan dini. Kajian pustaka dilakukan penulis untuk mengetahui mekanisme tubuh manusia dalam menghadapi perubahan temperatur. Hasil kajian, penulis simpulkan bahwa manusia merupakan makhluk hidup yang memiliki kemampuan mengatur suhu internal tubuh dengan menjalankan mekanisme pengaturan suhu tubuh yaitu proses fisik dan kimiawi. Tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetrel, yaitu 36,5oC - 37,5oC. Kedinginan dalam waktu relatif lama dapat menyebabkan kondisi mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu sulit untuk mengatasi kedinginan. Kondisi inilah yang disebut Hipotermia (temperatur tubuh dibawah 35oC). Sampai saat ini, fitur-fitur jam tangan yang ditawarkan produsen jam tangan ialah termometer, barometer, altimeter, dan kompas. Sebagai contoh: Jam tangan Eiger ILL004 sudah terpadu dengan termometer, barometer, altimeter, dan kompas. Namun tidak ada setu pun jam tangan yang memiliki fitur peringatan apabila

Recently converted files (publicly available):