• Document: BAB 2 : LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI. 2.1 Payment Gateway
  • Size: 115.85 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 23:03:10
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

7 BAB 2 : LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI 2.1 Payment Gateway Payment Gateway Service adalah layanan 3rd party service yang menghubungkan antara merchant dengan bank. Dengan tersedianya layanan tersebut maka merchant dapat menyediakan layanan online payment pada website online shopping-nya dengan cara menghubungkan website mereka pada payment gateway service menggunakan service dari Application Program Interface (API). Payment gateway service sangat dibutuhkan karena tingginya initial cost dan maintenance cost untuk melakukan koneksi dengan bank, selain dari pada itu dibutuhkan juga sebuah sistem yang dapat menghubungkan account bank dari customer dan merchant (Gulati et al., 2007; Duric et al., 2007). Customer / Web Shop Payment Payment Web gateway Segment Merchant Bank Gambar 2.1 Relasi pada internet payment system Keunggulan adanya payment gateway service : • Selalu uptime 24 x 7 x 365. • Authorisation credit card secara real time. • Memproses transaksi secara cepat dan efisien. • Memungkinkan untuk melakukan berbagai jenis pembayaran. • Informasi data transaksi diproses secara aman. • Fleksibel dan memungkinkan untuk mengenerelasi report dari history transaksi. • Pembayaran dengan menggunakan multi-currency. • Mempermudah merchant untuk mengatasi masalah pembayaran, sehingga merchant dapat berfokus pada website online-nya saja. 8 • Menggunakan certifying authority dengan secure server. • Filterasi awal sebelum mengirim informasi pembayaran kepada pihak bank (mempermudah sisi bank). • Dengan sekuritas yang baik akan memberikan positif user experience untuk merchant maupun consumer. 2.1.1 Payment Gateway Transaction Tahapan – tahapan yang terjadi ketika melakukan pembelian barang / servis secara online (Gulati et al., 2007) . 1. Customer mengunjungi sebuah online website shop untuk membeli barang / servis, setelah customer melakukan pemilihan barang / servis dan menekan tombol “buy”. Data dari komputer tempat customer itu berada akan dikirim kepada online website shop tersebut. 2. Server online website shop tersebut akan menerima data yang dikirim pada langkah pertama dan menambahkan digital certificate untuk mengenali website shop tersebut. Setelah ditambahkan dengan informasi IP customer dan informasi transaksi pembelian, message tersebut biasa disebut dengan “Digital Order”. Digital Order akan dikirim menuju payment gateway melalui secure network (dimana data tersebut di enkripsi). 3. Berdasarkan digital certificate, payment gateway akan mengautentikasi website shop. 4. Payment gateway akan memberikan jenis – jenis pembayaran online yang tersedia untuk dipilih oleh customer. 5. Customer memilih jenis pembayaran yang ingin dilakukan. 6. Payment gateway akan mengirim detail pembayaran ke acquiring bank (dimana jenis pembayaran dilakukan dengan menggunakan credit card). 7. Acquiring bank akan mengirim informasi kepada issuing bank dimana credit card customer itu terdaftar. 8. Berdasarkan limit dari credit card maupun validasi informasi pembayaran yang digunakan, issuing bank akan menerima atau menolak transaksi yang dikirim. Informasi hasil tersebut akan dikirim kepada Payment Gateway melalui acquiring bank. 9 9. Payment gateway akan mengirim bukti tanda pembayaran kepada merchant maupun customer. 10. Website online mengirim barang / servis kepada customer. Proses pada payment gateway terjadi setelah payment message dari website merchant telah diterima dan sebelum memberikan response balik kepada website merchant. Langkah - langkah yang dilakukan payment gateway service selama proses tersebut berlangsung yaitu : • Authorising, verifikasi credit card • Clearing, mentransfer hasil transaksi ke account bank merchant • Reporting, menyimpan data transaksi. 2.2 The Unified of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Unified of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) adalah salah satu model penerimaan teknologi terbaru yang dikembangkan oleh Venkatesh, Morris dan Davis (2003). Variabel utama yang terdapat dalam model UTAUT adalah : • Performance Expectancy : Tingkat ukuran dimana seseorang percaya pada saat penggunaan teknologi akan membantunya menyelesaikan berbagai permasalahan. • Effort Expectancy : Tingkat ukuran dimana adanya kemudahan dalam penggunaan sistem. • Social Influence : Tingkat dimana seorang individu merasa bahwa orang-orang yang penting baginya percaya sebaiknya dia menggunakan sistem yang baru. • Facilitating Conditions : Tingkat dimana seorang individu terhadap

Recently converted files (publicly available):