• Document: MAKALAH ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR Memahami Konsep Dasar Asuhan Persalinan
  • Size: 481.28 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 06:19:30
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

MAKALAH ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR “Memahami Konsep Dasar Asuhan Persalinan” Disusun Oleh Kelompok VI: 1. Zorkosni Haryanti 2. Yuliarti 3. Nenti Deswita 4. Titi Ariyanti 5. Minarni 6. Yetmi Ekasari DOSEN : Sri Yanniarti, SST, M. Keb POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN AKADEMIK 2017-2018 0 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Persalinan merupakan proses hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri), yangmana dalam persalinan itu terdapat beberapa kebijakan diantaranya : semua persalinan harus dihadiri dan di pantau oleh petugas kesehatan terlatih, rumah bersalin dan rumah rujukan dengan fasilitas memadai untuk menangani kegawatdaruratan obstetric dan neonatal harus tersedia 24 jamdan obat-obatan esensial, bahan dan perlengkapan harus tersedia seluruh petugas terlatih. B. Tujuan Makalah ini dibuat untuk memahami konsep dasar asuhan persalinan yang terdiri dari: 1. Agar mahasiswa mengetahui pengertian persalinan 2. Agar mahasiswa mampu menjelaskan sebab-sebab mulainya persalinan 3. Agar mahasiswa mampu menjelaskan tahapan persalinan (kal I, II, III, dan IV) 4. Agar mahasiswa mengetahui tujuan asuhan persalinan 5. Agar mahasiswa memahami tanda-tanda persalinan 1 BAB II TINJAUAN TEORI A. Pengertian Persalinan 1. Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir dengan bantuan atau tanpa banduan (Manuaba,1998). 2. Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu (JNPK_KR, 2008). 3. Persalinan adalah proses pergerakan keluar janin, plasenta, dan membrane dari dalam rahim melalui jalan lahir. ( Bobak, 2006). 4. Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar (Wiknjosastro, 2005) 5. Persalinan adalah suatu proses perneluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang dapat hidup ke dunia luar dari rahim melalui jalan lahir atau jalan lain ( Mochtar R, 1998 ). B. Sebab-Sebab Mulainya Persalinan Terjadinya persalinan disebabkan oleh beberapa teori sebagai berikut : 1. Teori penurunan hormon 1 – 2 minggu sebelum persalinan di mulai terjadi penurunan kadar hormone estrogen dan progesterone. Progesterone bekerja sebagai penenang otot – otot polos rahim dan akan menyebabkan kekejangan pembuluh darah sehingga timbul his bila kadar progesterone menurun. 2. Teori penuaan plasenta Tuanya plasenta menyebabkan menurunnya kadar estrogen dan progesterone yang menyebabkan kekejangan pembuluh darah hal ini akan menimbulkan kontraksi rahim. 3. Teori distensi rahim Rahim yang menjadi besar dan meregang menyebabkan iskemia otot – otot rahim, sehingga mengganggu sirkulasi utero – plasenter. 2 4. Teori iritasi mekanik Di belakang servik terletak ganglion servikal (fleksus frankenhauser) Bila ganglion ini di geser dan ditekan, akan timbul kontraksi uterus. 5. Induksi partus Persalinan dapat di timbulkan dengan jalan : a. Ganggang laminaria : Beberapa laminaria dimasukan kedalam servikalis dengan tujuan merangsang fleksus frankenhauser. b. Amniotomi : Pemecahan ketuban c. Oksitosin drips : Pemberian oksitosin menurut tetesan infuse d. Misoprostol : Cytotec /gastru C. Tahapan Persalinan Di bagi menjadi 4 kala : 1. Kala I a. Pengertian Kala I Persalinan didefinisikan sebagai permulaan kontraksi persalinan sejati, yang ditandai oleh perubahan servik yang progresif dan diakhiri dengan pembukaan lengkap (10 sentimeter). Hal ini dikenal sebagai tahap pembukaan serviks. (Varney, 2004) b. Tatalaksana 1) Beri dukungan dan dengarkan keluhan ibu 2) Jika ibu tampak gelisah/kesakitan: a) Biarkan ia berganti posisi sesuai keinginan, tapi jika di tempat tidur sarankan untuk miring kiri. b) Biarkan ia berjalan atau beraktivitas ringan sesuai kesanggupannya c) Anjurkan suami atau keluarga memjiat punggung atau membasuh muka ibu d) Ajari teknik bernapas 3) Jaga privasi ibu. Gunakan tirai penutup dan tidak menghadirkan orang lain tanpa s

Recently converted files (publicly available):