• Document: PENGARUH CYTRUS (ORANGE) AROMATHERAPY TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI DI RSUD KOTA MADIUN
  • Size: 203.4 KB
  • Uploaded: 2018-10-21 05:16:46
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Jurnal Keperawatan PENGARUH CYTRUS (ORANGE) AROMATHERAPY TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI DI RSUD KOTA MADIUN Mega Arianti Putri, Ayu Tri Widarti Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun E-mail : ayutriwidarti@ymail.com ABSTRAK Tindakan pembedahan merupakan tindakan yang erat dengan kecemasan. kecemasan adalah salah satu respon adaptif yang normal terhadap stress karena akan dilakukannya pembedahan. Teknik yang efektif untuk menurunkan kecemasan menggunakan teknik relaksasi. Teknik relaksasi yang dapat digunakan yaitu dengan pemberian cytrus (orange) aromatherapy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cytrus (orange) aromatherapy terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre operasi. Jenis Penelitian ini adalah pra-eksperiment dengan rancangan (one-group pre-post test design). Rata-rata jumlah populasi tiap bulannya 65 orang. Sampel pada penelitian ini adalah pasien pre operasi di ruang seruni jumlah 18 responden menggunakan teknik sampling purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah dependent t-test. Hasil penelitian ini rata-rata skor kecemasan sebelum pemberian cytrus (orange) aromatherapyadalah 18,2222 dan setelah pemberian cytrus (orange) aromatherapy rata-rata skor kecemasan adalah 13,5556. Hasil uji statistik penelitian ini didapatkan p value 0,000 pada tingkat kemaknaan α = 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa ada pengaruh cytrus (orange) aromatherapyterhadap penurunan kecemasan pada pasien pre operasi. Setelah pemberian cytrus (orange) aromatherapyskor kecemasan turun rata-rata 4,6666. Penurunan tersebut dikarenakan dampak positif yang ada dalam cytrus (orange) aromatherapy, sehingga cytrus (orange) aromatherapydapat digunakan sebagai tindakan keperawatan untuk menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi. Kata kunci : cytrus (orange) aromatherapy, kecemasan, pre operasi Halaman | 40 Jurnal Keperawatan PENDAHULUAN tidak mengalami cemas, 9 responden (33%) Keperawatan pre-operasi merupakan berikutnya termasuk dalam kategori cemas sebuah tahapan awal dari keperawatan ringan, 4 responden (14%) selanjutnya perioperatif. Preoperatif dimulai ketika termasuk dalam kategori cemas sedang, dan keputusan untuk melakukan intervensi tidak ada responden (0%) yang mengalami pembedahan. Tindakan pembedahan cemas berat. merupakan tindakan yang erat dengan Perawat mempunyai peranan yang ketegangan. Baradero, Dayrit dan Siswadi sangat penting dalam setiap tindakan (2009) dalam Fatmawati (2016) berpendapat pembedahan baik pada masa sebelum, kecemasan adalah salah satu respon adaptif selama maupun setelah operasi. Intervensi yang normal terhadap stress karena akan keperawatan yang tepat diperlukan untuk dilakukannya pembedahan. Kecemasan mempersiapkan pasien. Fase pre-operatif biasanya mulai timbul pada tahap pre-operatif dimulai ketika keputusan untuk intervensi ketika pasien mengantisipasi bedah dibuat dan berakhir ketika pasien pembedahannya, perubahan citra tubuh dan dikirim ke ruang operasi. Tindakan operasi fungsi tubuh, menggantungkan diri pada atau pembedahan merupakan pengalaman orang lain, kehilangan kendali, perubahan yang sulit bagi hampir semua pasien. pada pola hidup dan masalah finansial. Efek Berbagai kemungkinan buruk bisa saja terjadi kecemasan pada pasien pre-operasi yang akan membahayakan bagi pasien. berdampak pada jalannya operasi. Sebagai Seringkali pasien dan keluarganya contoh, pasien dengan riwayat hipertensi jika menunjukkan sikap yang agak berlebihan mengalami kecemasan maka akan dengan kecemasan yang dialami. berdampak pada sistem kardiovaskulernya Kecemasan dialami pasien dan keluarga yaitu tingginya tekanan darah sehingga biasanya terkait dengan segala macam operasi dapat dibatalkan. ancaman terhadap keselamatan jiwa dan Hasil dari Kementerian Kesehatan segala macam perubahan yang akan dialami. Indonesia (2015) terkait tindakan bedah, kecemasan adalah keadaan dimana diperkirakan lebih dari 100 juta pasien di seseorang mengalami gelisah, kekhawatiran dunia menerima pelayanan bedah dimana atau cemas dalam berespon terhadap setengahnya dapat mengalami kematian atau ancaman yang tidak jelas dan tidak spesifik kecacatan akibat kejadian yang tidak serta dihubungkan dengan perasaan tidak diinginkan yang bisa dicegah. Hasil survey menentu dan tid

Recently converted files (publicly available):