• Document: BAB III DI CV BINTANG ELMI VISION LAMONGAN. 1. Sejarah dan Perkembangan CV Bintang Elmi Vision Lamongan
  • Size: 592.17 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 14:05:41
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB III GAMBARAN UMUM SHIRKAH DAN MEKANISME BAGI HASIL DI CV BINTANG ELMI VISION LAMONGAN A. Profil CV Bintang Elmi Vision Lamongan 1. Sejarah dan Perkembangan CV Bintang Elmi Vision Lamongan Berdirinya CV Bintang Elmi Vision bermula dari niat seorang Pegawai Negeri Sipil yakni Bapak Bachnan Siddiq yang bekerja di Petrokimia Gresik dan masa pensiun sebentar lagi akan menghampiri. Bapak Bachnan Siddiq mengatakan bahwa saat beliau sudah pensiun nanti, beliau tidak ingin menjadi seorang pengangguran yang hanya mengandalkan gaji pensiunan.44 Berbekal modal yang cukup akhirnya Bapak Bachnan Siddiq bekerjasama dengan seorang entrepreneur yang memiliki kemampuan di bidang perdagangan antena parabola dan alat-alat televisi, yakni Bapak Muchlis Amrullah. Bapak Muchlis Amrullah adalah seorang pengusaha dalam bidang perdagangan antena dan alat-alat televisi sejak tahun 2004 yang kemudian terus berkembang hingga membuka bisnis waralaba dan saat ini sudah memiliki dua outlet dan satu outlet baru yakni milik Bapak Bachnan Siddiq, seperti yang diutarakan oleh Bapak Muchlis Amrullah: 44 Bachnan Siddiq, Wawancara, Lamongan, 10 Oktober 2014. ‚Saya memulai membuka bisnis waralaba pada tahun 2004, dimana awalnya saya hanya membuka usaha perdagangan biasa. Karena usaha saya semakin berkembang maka saya membuka bisnis waralaba tetapi berhubung saya belum lama membuka bisnis waralaba sehingga baru ada 2 (dua) cabang waralaba lama dan 1 (satu) cabang baru dari Bapak Bachnan.‛45 Dengan saling bertukar pendapat akhirnya Bapak Bachnan Siddiq sepakat untuk mengikuti bisnis waralaba yang dimiliki oleh Bapak Muchlis Amrullah dan akan membuka outlet di Jalan Basuki Rahmad Lamongan. CV Bintang Elmi Vision merupakan salah satu outlet dari bisnis waralaba dan satu-satunya outlet yang menempati lokasi di Jalan Basuki Rahmad No.100 Kabupaten Lamongan. CV Bintang Elmi Vision menempati lahan seluas 246 𝑚2 , memiliki 2 lantai dengan desain interior minimalis. Sejak resmi berdiri tanggal 02 Januari 2008 hingga sekarang CV Bintang Elmi Vision masih tetap maju perkembangannya, meskipun pernah mengalami penurunan omset karena banyaknya pesaing yang bermunculan. Pengelolaan di lapangan CV Bintang Elmi Vision tidak ditangani oleh penerima waralaba yakni Bapak Bachnan Siddiq namun dipercayakan kepada Bapak Muchlis Amrullah sebagai pemberi waralaba. Untuk memperlancar tugasnya sebagai mud}ari@b sekaligus Manajer Utama, Bapak Muchlis Amrullah dibantu oleh tujuh karyawan inti yang terdiri dari lima karyawan pria dan dua karyawan wanita. Dalam kesehariannya Bapak Muchlis Amrullah memulai jam 45 Muchlis Amrullah, Wawancara, Lamongan, 12 Oktober 2014 kerja yang sama dengan karyawannya yaitu pukul 08.00 WIB. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada pembedaan kelas dalam bekerja, sehingga akan lebih bisa mewujudkan suasana kerja yang harmonis dan penuh rasa keadilan. Bahkan tidak jarang pula Bapak Muchlis Amrullah juga ikut turun dalam pemasaran dari produk-produk yang dimilikinya.46 Akan tetapi perkembangan usaha yang mereka geluti dan semakin maju tersebut tidak luput dari kendala dan hambatan yang mereka alami.47 Bapak Muchlis Amrullah yang berperan sebagai mud}ari@b mendapat kendala karena semakin banyak saingan yang datang dan mempunyai usaha yang sama yaitu perdagangan antena dan alat-alat televisi. Setelah memutar otak, akhirnya beliau mempunyai ide untuk menambah jenis usahanya dengan usaha pelayanan jasa pemasangan televisi kabel. Di daerah Lamongan belum ada yang mempunyai usaha tersebut sehingga menurut Bapak Muchlis Amrullah usaha tersebut pasti akan maju di masa mendatang. Bapak Bachnan Siddiq selaku s}ha@hib al-ma@l pun setuju dan memulai kerjasama dengan akad shirkah mud}ara@bah pada pertengahan tahun 2010 dengan modal awal sebesar Rp 200 juta. Bapak Muchlis mengatakan: ‚Awalnya dalam kerjasama kami, kami menggunakan akad waralaba dimana Bapak Bachnan membeli brand dan produk dari usaha saya dan saya memberikan izin untuk lisensi tetapi pengelolaannya tetap saya ambil andil. Kemudian tiba-tiba kami mengalami kendala, bahwa usaha yang kami jalankan sudah mempunyai banyak pesaing. Setelah itu saya mempunyai ide 46 Muchlis Amrullah, Wawancara, Lamongan, 12 Oktober 2014. 47 Ibid. untuk bekerjasama lagi untuk membuka usaha layanan televisi kabel dan Bapak Bachnan sebagai pemodal sedangkan tetap saya yang mengelola. Dari itu, kami menggunakan akad lain lagi dalam kerjasama yakni shirkah mud}ar

Recently converted files (publicly available):