• Document: ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (Studi Kasus : PT WIJAYA KARYA)
  • Size: 534.81 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 06:26:55
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (Studi Kasus : PT WIJAYA KARYA) Herlon Manullang1, Desi Kusmindari2, Yanti Pasmawati3 Universitas Bina Darma Jalan Jenderal Ahmad Yani No 12 Palembang Email: Herlon.manullang19@gmail.com1, Desi-chistofora@yahoo.com2, yantipasmawati@mail.binadarma.ac.id 3 ABSTRACT The construction project is a dynamic field and contains a high risk of accidents. PT Wijaya Karya is an Indonesian state-owned enterprises engaged in construction. The purpose of writing a thesis is to determine the identification and analysis of the factors that cause work accidents. Determine the root causes of work accidents, and identify the relationship between the causes and the display in the form of fault tree. Analysis of the final results by the method of Fault Tree Analysis showed that the most frequent workplace accidents occur in construction is scratched and falling objects while the minimum cut set for the accident is time limited, production pursued, lack of motivation, stress, not the spirit of work, production pursued , lack of motivation, lack of work experience negligence work, education, Disregarding PPE, work does not bring the APD, the limited number of PPE, and the work does not bring APD. Keywords: causes of accidents, work accidents, Fault Tree Analysis ABSTRAK Proyek konstruksi merupakan suatu bidang yang dinamis dan mengandung risiko kecelakaan yang tinggi. PT Wijaya Karya merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Tujuan penulisan skripsi adalah untuk menentukan Identifikasi dan analisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Menentukan akar permasalahan penyebab kecelakaan kerja, dan Mengidentifikasi hubungan antara faktor penyebab dan tampilan dalam bentuk pohon kesalahan. Analisis hasil akhir dengan metode Fault Tree Analysis menunjukkan bahwa Kecelakaan kerja yang paling sering terjadi di bidang kontruksi yaitu tergores dan kejatuhan benda sedangkan Minimal cut set untuk kecelakan tersebut adalah Waktu yang terbatas, dikejar produksi, kurang motivasi, stress, tidak semangat bekerja, dikejar produksi, kurang motivasi, kurang pengalaman kerja kelalaian bekerja, Pendidikan, Mengesampingkan APD, bekerja tidak membawa APD, terbatasnya jumlah APD, dan bekerja tidak membawa APD. Kata Kunci : Penyebab kecelakan, Kecelakan kerja, Fault Tree Analysis 1. PENDAHULUAN diinginkan yang mengakibatkan kematian, luka- Kecelakaan kerja kejadian yang tidak terduga luka, kerusakan harta benda atau kerugian waktu. dan tidak diharapkan. Tak terduga, oleh karna itu di Kecelakaan akibat kerja adalah berhubungan belakang peristiwa itu tidak dapat unsur dengan hubungan kerja pada perusahaan. Hubungan kesengajaan, lebih-lebih dalam bentuk perencanaan. kerja disini dapat berarti bahwa kecelakaan terjadi Menurut Soehatman Ramli, (2010:30). Kecelakaan dikarenakan pekerjaan atau pada waktu pekerjaan kerja adalah suatu kejadian tiba-tiba yang tidak berlangsung. 1 Oleh karena itu, kecelakaan akibat kerja ini d. Penyelidikan kecelakaan mencakup dua permasalahan pokok, yakni: e. Azas-azas pencegahan kecelakaan a). kecelakaan adalah akibat langsung pekerjaan, f. Perencanaan dan pelaksanaan b).kecelakaan terjadi pada saat pekerjaan sedang 1.3 Fault Tree Analysis dilakukan. Fault Tree Analysis adalah teknik yang banyak dipakai untuk studi yang berkaitan dengan 1.1 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi resiko dan keandalan dari suatu sistem engineering. Terjadinya Kecelakaan Kerja Event potensial yang menyebabkan kegagalan dari suatu sistem engineering dan probabilitas terjadinya a. Umur event tersebut dapat ditentukan dengan FTA. Umur mempunyai pengaruh yang sangat Sebuah Top event yang merupakan definisi dari penting terhadap kejadian kecelakaan kerja. kegagalan suatu sistem (system failure), harus Menurut (Hunter (1975) dalam Dauly, Fristiyan ditentukan terlebih dahulu dalam mengkontruksi Ahmad, 2010.) Golongan umur tua mempunyai FTA. Sistem kemudian dianalisa untuk menemukan kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengalami semua kemungkinan yang didefinisikan pada Top kecelakaan dibandingkan dengan golongan umur event. Fault Tree adalah sebuah model grafis yang muda. terdiri dari beberapa kombinasi kesalahan (fault) b.

Recently converted files (publicly available):