• Document: APLIKASI MINYAK ATSIRI PADA PRODUK GEL PENGHARUM RUANGAN ANTI SERANGGA SKRIPSI ALISIA RAHMAISNI F
  • Size: 1.37 MB
  • Uploaded: 2019-05-17 20:49:06
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

APLIKASI MINYAK ATSIRI PADA PRODUK GEL PENGHARUM RUANGAN ANTI SERANGGA SKRIPSI ALISIA RAHMAISNI F34070034 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2011 APPLICATION OF ESSENTIAL OILS IN INSECT REPELLENT AIR FRESHNER GEL Alisia Rahmaisni, Meika Syahbana Rusli, and Dwi Setyaningsih Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Bogor Agricultural University, IPB Darmaga Campus, PO BOX 220 Bogor, West Java, Indonesia Email: ceea_nice89@yahoo.com ABSTRACT Citronella and lavender oils are known as insect repellent. Composition of insect repellent, combined with aromatic fragrance, such as lemon, kaffir lime, and ylang-ylang oils were packed in an air freshner gel with the addition of patchouli oil as fixative agent. The purposes of this study are (1) to get the best concentration of patchouli oil as fixative agent; (2) to get the best composition of insect repellent active ingredients and fragrance materials, and (3) to know the resistance and the loss on fragrance odor in air freshner gel during use (fourteen days). The methods used are sensory test with skoring test, effectiveness test of the air freshner gel for repelling mosquito, and hedonic test. Then, the last methods used are sensory test and weighing. The research result show that the best concentration of patchouli oil as fixative agent is 1% patchouli oil. The next results, there are three best compositions of essential oils in air freshner gel formula that effectively repell insects. The first formula composition consist fragrance ingredient (lemon oil 2%) and the active ingredient of insect repellent (citronella oil 2% and lavender oil 2%). The second formula composition comprises fragrance material (kaffir lime oil 2%) and the active ingredient of insect repellent (citronella oil 3%). The third formula composition consisting of fragrance material (ylang-ylang oil 2%) and the active ingredient of insect repellent (citronella oil 2% and lavender oil 2%). Based on the result of hedonic test, the most preffered fragrance from the three formulas is formula with lemon fragrance. The last results, the resistance on fragrance odor can be estimated that is still acceptable until eight days of use and the loss on fragrance odor during use (fourteen days) can be estimated 54.89% (0.988 gram). Keywords: essential oils, air freshner gel, insect repellent ALISIA RAHMAISNI. F34070034. Aplikasi Minyak Atsiri pada Produk Gel Pengharum Ruangan Anti Serangga. Dibawah bimbingan Meika Syahbana Rusli dan Dwi Setyaningsih. 2011. RINGKASAN Indonesia merupakan negara agraris dengan berbagai kekayaan alam pertanian dan komoditas pertanian yang potensial. Salah satu komoditas pertanian yang cukup besar potensinya adalah minyak atsiri. Minyak atsiri merupakan salah satu komoditas ekspor agroindustri yang dapat menjadi kebanggaan dan andalan bagi Indonesia untuk mendapatkan devisa. Menurut Dewan Atsiri Indonesia (2009), data statistik ekspor-impor dunia menunjukkan bahwa konsumsi minyak atsiri dan turunannya naik sekitar 10% dari tahun ke tahun. Kenaikan tersebut terutama didorong oleh perkembangan kebutuhan untuk industri makanan (food flavoring), industri kosmetik dan wewangian (fragrance). Minyak atsiri banyak diaplikasikan pada produk rumah tangga seperti kosmetik, penyedap makanan, pewangi pakaian, aromaterapi dan desinfektan. Indonesia merupakan negara yang terletak di daerah tropis yang kaya dengan berbagai macam serangga. Salah satu jenis serangga adalah nyamuk. Nyamuk merupakan salah satu masalah karena dapat menimbulkan berbagai penyakit dan mengganggu kenyamanan. Tujuan utama penelitian ini adalah mendapatkan komposisi terbaik minyak atsiri (sebagai bahan fiksatif, bahan aktif penolak serangga, dan bahan pewangi) pada gel pengharum ruangan anti serangga. Penelitian ini terdiri atas dua tahap, tahap pertama yaitu menentukan konsentrasi terbaik minyak atsiri nilam dalam hal mengikat wangi minyak atsiri lain. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan uji sensori dengan menggunakan 30 orang panelis. Tahap kedua adalah mencari komposisi dan ketahanan wangi produk gel pengharum ruangan anti serangga. Komposisi secara umum yang digunakan adalah minyak nilam dengan konsentrasi yang didapatkan dari penelitian tahap pertama ditambah dengan bahan aktif dan bahan pewangi. Adapun bahan aktif penolak serangga yang digunakan antara lain minyak sereh wangi dan minyak lavender dengan komposisi masing-masing sebesar 1%, 1.5%, dan 2%. Bahan pewangi yang digunakan terdiri atas minyak lemon, minyak jeruk purut, dan minyak kenanga dengan masing-masing komposisi konsentrasinya sebesar 2%. Selain itu, juga dilakukan penyimpanan sampel dari hasil uji hedonik selama 14 har

Recently converted files (publicly available):