• Document: PANDUAN PENULISAN SOAL OSCE Pendidikan DIII Keperawatan dan Ners
  • Size: 787.16 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 14:25:02
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

2013 PANDUAN PENULISAN SOAL OSCE Pendidikan DIII Keperawatan dan Ners Panduan penyusunan soal OSCE (Objective Structured Clinical Examination) bagi Pendidikan Keperawatan (Diploma 3 Keperawatan dan Ners). Buku ini adalah buku ke 2 dari 3 buku. Buku 1 adalah Blueprint OSCE Perawat dan buku 3 adalah Panduan Penyelenggaraan Ujian OSCE Perawat HPEQ Komponen 2 Tim OSCE Keperawatan 1/12/2013 DISUSUN BERSAMA OLEH: PPNI, AIPNI DAN AIPDiKI BEKERJASAMA DENGAN HPEQ 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan nikmatnya maka kami telah dapat menyelesaikan penyusunan Panduan Penulisan Soal Obstructive Structured Clinical Examination (OSCE) tepat pada waktunya. Panduan ini bertujuan untuk menjadi pedoman dalam pembuatan soal-soal OSCE yang baik demi kegiatan OSCE dapat terlaksana dengan baik dan sesuai standar kompetensi yang diharapkan profesi. Soal-soal yang telah dibuat/disusun oleh penulis soal akan direview bersama sehingga akan menjadi soal OSCE Nasional yang berkualitas. Akhir kata tim penyusun mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang diberikan oleh seluruh pihak yang terlibat. Jakarta, November 2013 2 BAB I PENDAHULUAN Standar kurikulum global WHO bagi perawat menyatakan bahwa pendidikan harus berbasis bukti (evidence based), menunjang pendidikan berkelanjutan dan pembelajaran sepanjang hayat. Selain itu pendidikan harus memastikan lulusan mereka menjadi tenaga profesional yang kompeten untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. \ (OSCE) merupakan salah satu metode evaluasi yang dapat digunakan untuk menilai apakah lulusan kompeten, sesuai dengan amanah WHO tersebut. Saat ini di Indonesia jumlah institusi pendidikan keperawatan di Indonesia sangat banyak dan bervariasi baik untuk jenjang S1 Keperawatan maupun DIII Keperawatan. Dimana setiap tahunnya seluruh institusi tersebut menghasilkan lulusan yang tidak sedikit jumlahnya, yang diperkirakan mencapai angka 20.000 – 30.000 orang/tahun. Berbagai upaya dilakukan untuk menjamin mutu lulusan yang dihasilkan tersebut dimana salah satunya melalui uji kompetensi dengan menggunakan metode OSCE. OSCE merupakan ujian kompetensi klinik yang objektif dan terstruktur yang bertujuan untuk mengukur kemampuan klinik mahasiswa perawat. Objektif berarti semua mahasiswa diuji dengan ujian yang sama. Terstruktur berarti yang diuji adalah ketrampilan klinik tertentu dengan menggunakan penilaian tertentu. Untuk itu diperlukan soal yang berkualitas dengan ciri utama objektif dan terstruktur. Selain itu soal juga harus relevan dengan situasi nyata pada pelayanan keperawatan, serta menggambarkan peran dan fungsi perawat secara keseluruhan pada pemberian asuhan keperawatan. Pengembangan soal dilaksanakan dalam rangka mencapai soal yang terjamin validitas dan reliabilitasnya. Soal yang baik akan memberikan dampak yang baik pada proses pendidikan dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten. Peserta ujian diharapkan telah memiliki pengalaman dalam menampilkan ketrampilan klinis berbagi tindakan keperawatan selama menempuh pendidikan di institusi pendidikan masing-masing. Hal ini dapat memberikan dampak yang positif bagi seluruh institusi pendidikan untuk mengembangkan metode dan sarana pembelajaran yang baik sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Dengan demikian diharapkan OSCE dapat dilaksanakan di setiap institusi pendidikan keperawatan. 3 Secara eksplisit OSCE memiliki ciri utama menguji kemampuan keterampilan praktik klinik. Hal ini didukung oleh soal pada setiap station yang memiliki relevansi dan validitas baik, serta mencerminkan pencapaian learning outcome. Soal yang baik dapat menciptakan proses penilaian yang logis dan observable. Maka diperlukan penduan pembuatan soal OSCE sebagai pedoman bagi pembuat soal. Pembuatan soal uji kompetensi OSCE dilakukan dalam suatu workshop di satu atau lebih institusi pendidikan. Untuk efektifitas dan efisiensi kegiatan workshop diperlukan prasyarat pembuat soal yang diatur dalam Panduan Pelaksanaan OSCE. Selanjutnya secara berjenjang soal akan ditelaah dan direvisi untuk menjadi soal nasional. Seluruh soal yang telah direview akan dikumpulkan dalam sistem Bank Soal OSCE yang diperuntukkan dalam pelaksanaan OSCE Nasional. 4 BAB II PENULISAN SOAL OSCE Soal OSCE terdiri dari skenario klinik, instruksi untuk peserta ujian, instruksi untuk penguji, instruksi untuk klien standar, alat dan setting tempat. A. Instruksi Peserta Ujian Instruksi untuk peserta

Recently converted files (publicly available):