• Document: PENELITIAN PENDAHULUAN PENGGUNAAN BENDA UJI KUBUS BETON PADA PERKERASAN LENTUR TYPE CEMENT TREATED BASE (CTB)
  • Size: 161.96 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 08:15:50
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Dimensi Teknik Sipil, Vol. 3, No. 1, Maret 2001, 24-29 ISSN 1410-9530 PENELITIAN PENDAHULUAN PENGGUNAAN BENDA UJI KUBUS BETON PADA PERKERASAN LENTUR TYPE CEMENT TREATED BASE (CTB) Harry Patmadjaja, Suhartono Irawan Dosen Fakultas Teknik & Perencanaan, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Kristen Petra Richard Tanara, Fransisca Soeprajogi Alumni Fakultas Teknik & Perencanaan, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Kristen Petra ABSTRAK Cement Treated Base (CTB) adalah salah satu type perkerasan lentur dengan menggunakan semen portland sebagai bahan pengikat. Saat ini CTB belum umum digunakan di Indonesia sehingga teknik pembuatannya belum berkembang dan pengujiannya belum dibakukan. AASHTO 1986 menggunakan cara Unconfined Compressive Strength (UCS) untuk pengujian CTB. Pengujian dilakukan pada benda uji berbentuk silinder dengan diameter 7,1 cm dan tinggi 14,2 cm, yang tidak umum digunakan di Indonesia. Di Indonesia lebih umum digunakan benda uji berbentuk kubus 15x15x15 cm3. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan di laboratorium untuk mencari hubungan antara kekuatan tekan benda uji bentuk kubus 15x15x15 cm3 dan UCS benda uji silinder diameter 7,1 cm dengan tinggi 14,2 cm. Dari penelitian ini dihasilkan suatu faktor pengali sebesar 0,65 untuk mengubah kuat tekan kubus menjadi UCS silinder. Kata kunci : cement treated base, unconfined compressive strength, benda uji. ABSTRACT Cement Treated Base is a structural layer using Portland Cement as a bonding agent.Until now CTB is not commonly used in Indonesia, so the production method does not develop and the testing procedures is not standardized. AASHTO 1986 specifies a testing procedure for CTB using Unconfined Compressive Strength (UCS). The sample used is a cylinder with diameter 7,1 cm and height 14,2 cm, which is not common in Indonesia. In Indonesia a 15x15x15 cm3 cube sample is more common. This paper is a preliminary laboratory research to get the relation between the compressive strength of a 15x15x15 cm3 cube with the UCS of a 7.1 cm diameter and 14.2 cm height cylinder. The result shows that a 0.65 multiplication factor is needed to convert the cube compressive strength to the cylinder UCS. Keywords: cement treated base, unconfined compressive strength, test sample. PENDAHULUAN cement atau agregate cement. Walaupun cara pembuatan dan produk akhirnya berupa beton, Cement Treated Base (CTB) adalah bahan namum CTB bukan merupakan pengembang- untuk lapis pondasi (base course) pada an dari rigid pavement. perkerasan lentur (flexible pavement) dan merupakan pengembangan dari stuktur soil Dalam mengantisipasi pertumbuhan volume lalu lintas kendaraan berat pada daerah Catatan: Diskusi untuk makalah ini diterima sebelum industri dan pelabuhan, perkerasan tipe CTB tanggal 1 Juni 2001. Diskusi yang layak muat akan (Cement Treated Base) merupakan alternatif diterbitkan pada Dimensi Teknik Sipil Volume 3, Nomor 2 September 2001. Dimensi Teknik Sipil 24 ISSN 1410-9530 print © 2001 Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/civil H. Patmadjaja, et. al / Penggunaan Benda Uji Kubus Beton pada Perkerasan Lentur / DTS, Vol. 3, No. 1, Maret 2001, Hal. 24-29 yang dapat digunakan untuk menggantikan Pengujian kuat tekan kubus beton 15x15x15 perkerasan tipe Asphalt Treated Base (ATB). cm3 dan UCS hanya dilakukan dengan menggunakan tiga (3) macam kadar semen Penggunaan semen sebagai bahan pengikat sebesar 3%, 4% dan 5%, terhadap total berat pengganti aspal pada perencanaan perkerasan agregat kering dan semen. Masing masing lentur juga didasarkan pada nilai ekonomis, kadar semen tersebut dicampur dengan dimana akhir akhir ini harga aspal relatif lebih menggunakan tiga (3) macam kadar air sebesar mahal, masalah yang dihadapi dalam 4%, 6% dan 8%, terhadap berat agregat kering. penggunaan CTB di Indonesia adalah belum Untuk masing masing kadar air dibuatkan adanya standart yang ditentukan. empat (4) buah sampel benda uji, sehingga didapatkan total sampel sebesar 72 buah benda AASHTO 1986 [1] m

Recently converted files (publicly available):