• Document: BAB X MATERI DAN PERUBAHANNYA
  • Size: 318.02 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 14:24:54
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Materi dan Perubahannya BAB X MATERI DAN PERUBAHANNYA Pada bab ini kalian akan mempelajari partikel-partikel materi yang meliputi: 1. Perbedaan antara zat tunggal dan campuran. 2. Penggolongan zat tunggal yang meliputi unsur, senyawa dan campuran . 3. Macam-macam campuran dan cara pemisahannya. 4. Perubahan materi Perhatikan gambar 5.1. Pada gambar tersebut terdapat emas, air garam dan air dengan minyak kelapa. 1. Sebutkan, komponen penyusun dari emas, air garam dan air dengan minyak. 2. Berdasarkan sifat campurannya dapatkah kalian membedakan antara air garam dan air dengan minyak? 3. Dengan teknik apa kalian dapat memisahkan berbagai campuran tersebut? Gambar 10.1: Materi kimia Dari gambar 10.1, dapat dijelaskan bahwa emas tersusun oleh partikel-partikel emas yang merupakan zat tunggal, sedang air garam dan air dengan minyak merupakan campuran. Air garam, tersusun oleh air dan garam dapur yang keduanya merupakan zat tunggal. Demikian pula pada gelas kimia ke dua yang berisi air dengan minyak, air dan minyak juga merupakan zat tunggal. Buku Pelajaran IPA SMP Kelas VIII 164 Materi dan Perubahannya Zat tunggal merupakan materi yang bersifat tunggal dan homogen. Bersifat tunggal artinya hanya ada satu zat, tidak ada zat lain, bersifat homogen karena sifat disemua bagian serba sama, baik sifat fisik maupun sifat kimia. Zat tunggal dapat digolongkan sebagai unsur dan senyawa. Contoh unsur adalah emas, besi, belerang, tembaga, oksigen, nitrogen dll. Contoh senyawa adalah air, garam dapur, minyak, gula, dll. Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa emas dan besi termasuk unsur, sedang air, garam dapur dan minyak termasuk senyawa? Apa unsur itu dan apa senyawa itu? Unsur merupakan bagian terkecil dari zat tunggal yang sudah tidak dapat diuraikan menjadi bagian yang lebih sederhana dengan cara reaksi kimia biasa. 10.1 Lambang Unsur Unsur yang ditemukan di alam berjumlah 94 macam, sedang unsur buatan berjumlah 16 macam. Jadi sampai saat ini telah dikenal sekitar 110 macam unsur. Agar unsur-unsur tersebut lebih mudah untuk dipelajari maka ahli kimia Swedia Jons Jacob Berzelius mengusulkan aturan penulisan lambang unsur. Lambang unsur dinyatakan sebagai huruf kapital awal dari nama latin unsur tersebut. Beberapa contoh penentuan simbol unsur seperti hidrogen adalah H dan Karbon adalah C terdapat pada tabel 10.1. Untuk unsur lain yang memiliki huruf kapital awal sama, seperti Helium dengan Hidrogen, Cobaltum dengan Carbon dan Natrium dengan Nitrogen, maka lambang unsur dinyatakan dengan huruf kapital awal yang ditambahkan huruf latin dari salah satu huruf dibelakangnya. Jadi untuk Helium lambang unsurnya adalah He, Cobaltum adalah Co dan natrium adalah Na. Selain kedua aturan tersebut lambang unsur dapat juga dinamai menurut bahasa asalnya, contoh Wolfram (W) diturunkan dari bahasa jerman Wolfram bukan bahasa latin tungsten (Latin). Beberapa lambang unsur terdapat pada tabel 10.1. Tabel 10.1 Beberapa Unsur dan Lambangnya Nama Unsur Lambang atom Indonesia Latin unsur Hidrogen Hydrogenium H Karbon Carbon C Nitrogen Nytrogen N Helium Helium He Kobalt Cobaltum Co Natrium Natrium Na Kalsium Calsium Ca Buku Pelajaran IPA SMP Kelas VIII 165 Materi dan Perubahannya Berikut adalah daftar lambang atom yang berlaku secara international , terdapat pada tabel 10.2. Tabel 10.2 : Beberapa nama unsur dan lambangnya Nama Unsur Lambang Nama Unsur Lambang perak (Argentum) Ag kalium K aluminium Al litium Li argon Ar magnesium Mg arsen As mangan Mn emas (Aurum) Au nitrogen N boron B na

Recently converted files (publicly available):