• Document: PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA KOMPETENSI DASAR PELAKSANAAN PROSEDUR PENGELASAN DI SMK OTOMOTIF
  • Size: 424.33 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 16:11:19
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Journal of Mechanical Engineering Education, Vol. 2, No. 2, Desember 2015 210 PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA KOMPETENSI DASAR PELAKSANAAN PROSEDUR PENGELASAN DI SMK OTOMOTIF Feta Mayo1, Wahid Munawar2, Ridwan A.M. Noor3 Departemen Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No. 207 Bandung 40154 fetamayo@ymail.com ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ketercapaian waktu pembelajaran pengelasan menggunakan model PJBL dan mendeskripsikan ketercapaian produk dalam pembelajaran pengelasan tersebut. Penerapan PJBL diharapkan dapat membekali peserta didik mengenai penerapan keterampilan pengelasan di dunia kerja secara menyeluruh, sehingga dapat berguna ketika terutama berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-eksperimen dengan desain penelitian one shot case study dimana subjek penelitian diberikan treatment/perlakuan dan selanjutnya diobservasi hasilnya. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 15 orang yang dibuat menjadi 5 grup. Grup terdiri dari peserta didik dengan nilai tinggi, rata-rata dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kinerja. Analisis data dilakukan pada waktu pengerjaan dan hasil produk. Hasil penelitian ini: (1) ketercapaian waktu pengerjaan produk selama 1080 menit waktu pembelajaran pengelasan, seluruh grup dapat menyelesaikan satu produk (meja praktik); (2) ketercapain produk oleh grup dengan nilai tertinggi dapat menyelesaikan tiga buah produk, yaitu meja praktik, rangka pot bunga, dan meja belajar. Grup nilai rata-rata menyelesaikan 3 buah produk yaitu meja praktik dan dua buah rangka pot bunga. Grup dengan nilai rendah menyelesaikan satu produk, yaitu meja praktik. Kata Kunci: prosedur, produk, PJBL, kompetensi, pengelasan PENDAHULUAN Kompetensi keahlian yang harus dikuasai dalam jenjang pendidikan di SMK otomotif oleh peserta didik satu diantaranya adalah pelaksanaan prosedur pengelasan. Pembelajaran pengelasan bertujuan agar peserta didik memiliki keterampilan pengelasan (Yani. 2014). Keterampilan pengelasan dalam dunia kerja sangat diperlukan, baik di dunia industri maupun dunia usaha. Pembelajaran prosedur pengelasan di SMK masih sering mengandalkan peran dominan dari guru. Sehingga menimbulkan pembelajaran yang pasif. Peserta didik hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh guru. Hasil pembelajaran pengelasan tidak menghasilkan apa-apa, padahal proses pembelajaran pengelasan membutuhkan bahan seperti besi dan elektroda. Bahan tersebut merupakan bahan habis pakai, sehingga perlu disediakan kembali setiap kali pembelajaran dan memerlukan biaya. Pembelajaran yang efektif dan efisien salah satunya ditentukan oleh penggunaan model pembelajaran yang tepat sasaran (Huda, 2014). Berdasarkan uraian masalah tersebut, salah satu alternatif 1 Mahasiswa Departemen Pendidikan Teknik Mesin FPTK UPI 2 Dosen Departemen Pendidikan Teknik Mesin FPTK UPI 3 Dosen Departemen Pendidikan Teknik Mesin FPTK UPI Journal of Mechanical Engineering Education, Vol. 2, No. 2, Desember 2015 211 model pembelajaran yang dapat diterapkan pada pembelajaran pengelasan adalah model project based learning. Project based learning (PJBL), yaitu pendekatan pembelajaran yang memperkenankan peserta didik untuk bekerja mandiri dalam mengkonstruksi pembelajarannya (pengetahuan dan keterampilan baru), dan mengkulminasinya dalam produk nyata (Abidin, 2014). Penerapan model PJBL pada kompetensi dasar prosedur pengelasan berupaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan maksud agar hasil belajar merupakan sebuah produk, sehingga penggunaan bahan praktik bisa menjadi benda yang dapat dimanfaatkan (Hanafiah dan Suhana, 2010). Tujuan penelitian penerapan model project based learning pada kompetensi dasar pelaksanaan prosedur pengelasan adalah untuk mengetahui ketercapaian waktu dan ketercapaian hasil dari pengerjaan produk selama pembelajaran pelaksanaan prosedur pengelasan. Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek sebagai inti pembelajaran. Peran guru selama proses pembelajaran adalah sebagai fasilitator. Sintaks dalam proses pembelajaran project based learning adalah: Gambar 1. Tahapan Pembelajaran Project Based Learning Pembelajaran kompetensi dasar pengelasan menggunakan las busur listrik dengan elektroda terbungkus atau dikenal Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Perlengkapan pengelasan terdiri dari: unit mesin las, perkakas tangan, keselamatan kerja dan elektroda. Beberapa prosedur yang harus diperhatikan selama pengelasan mulai dari penyalaan busur, langkah mengelas, penggerakan elektroda, bentuk sambungan dan posisi pengelasan (Suratman, 2001). Penerapan model project based learning pada kompetensi dasar pengelasan dengan proyek pengerjaan meja prakt

Recently converted files (publicly available):