• Document: MENINGKATKAN OUTPUT DENGAN MELAKUKAN PERUBAHAN TATA LETAK DI AREA PRODUKSI
  • Size: 552.28 KB
  • Uploaded: 2018-12-05 19:28:58
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

JIEM Vol.2 No. 2, Desember 2017 E-ISSN: 2541-3090 MENINGKATKAN OUTPUT DENGAN MELAKUKAN PERUBAHAN TATA LETAK DI AREA PRODUKSI Rahman Soesilo Teknik Industri, Pasca Sarjana , Universitas Mercubuana Meruya , Jakarta Email : Rachman_susilo@yahoo.com Abstrak Studi ini mengkaji penerapan perancangan tata letak sesuai prinsip yang terdapat Toyota Production System ( TPS ) di bagian produksi blister di pabrik busi. Lini produksi blister ini terdiri dari beberapa stasiun proses produksi yang merakit menjadi satu barang jadi. Dimana masing – masing stasiun proses produksi mempunyai waktu proses yang berbeda – beda dan juga jarak antar stasiun yang jaug, sehingga ada beberapa proses yang menunggu stasiun proses sebelumnya. Tujuan utama dari studi ini berfokus pada penerapan prinsip TPS untuk pengaturan tata letak di produksi blister sehingga akan mendapatkan hasil produksi yang lebih tinggi dengan sumber daya manusia tetap. Tata letak stasiun kerja ini bertujuan agar waste movement dan dan waste waiting dapat diminimalkan. Dalam penerapan di area produksi blister ini, perubahan tata letak satsioun kerja dapat meningkatkan output 52% dari sebelumnya. Hal ini sangat significant perubahan yang terjadi di area produksi blister Kata kunci: TPS, Tata letak, Produksi blister, waste Penelitian ini dilakukan di suatu 1. Pendahuluan perusahaan yang memproduksi Busi, dimana sebagian besar prosesnya adalah perakitan. Penerapan dari prinsip Toyota Produk jadi spary pump ini terdiri dari 6 production System (TPS) di proses manufacture komponen penyusun yang akan dirakit melalui 5 terutama proses perakitan, akan berfokus kepada stasiun proses. Setiap proses harus dilakukan hasil produksi serta pengendalian stok. secara berurutan dan tidak memungkinkan Penerapan prinsip TPS ini bertujuan untuk dilakukan secara pararel proses. Dengan kondisi memperlancar seluruh area produksi dengan alur proses seperti ini, maka keseimbangan berbagai macam proses, mengurangi limbah, output antar stasiun harus seimbang. Jika ada mencapai output yang berkualitas tinggi, stasiun proses yang lebih lambat atau sedikit fleksibilitas operasi dan memproduksi barang hasilnya, maka proses selanjutnya akan jadi dengan biaya produksi rendah. Manfaat menunggu dan menyebabkan waste time. ekonomi akan dicapai dengan optimalnya arus Pengamatan langsung dilakukan dalam masuk dan keluar serta area yang minimum. proses produksi perakitan yang sedang Keuntungan secara finansial akan sangat berlangsung bersama personil yang berkaitan. besar didapat dengan menerapkan prinsip TPS Selanjutnya dilakukan pengukuran waktu proses ini di lini produksi. Dengan seimbangnya antar setiap stasiun, untuk menentukan stasiun mana stasiun di proses produksi, akan mengurangi yang menghasilkan output lebih sedikit ataupun stok di setiap proses. Hal ini akan berujung stasiun yang menghasilkan lebih banyak. Dengan kepada menurunkannya biaya produksi. Dengan melakukan pengukuran ini, maka akan dilakukan pengelolaan stok yang efektif akan dapat beberapa rencana untuk membuat setiap stasiun mencegah ketidakstabilan sebuah proses proses menghasilkan output yang seimbang. produksi. Selain itu dengan menyeimbangkan Dalam menyeimbangkan proses ini, proses antar stasiun, akan berimplikasi kepada dilakukan beberapa tahap pelaksanaan pada peningkatan output produksi secara keseluruhan. proses produksi perakitan yaitu : Proses menyeimbangkan output antar stasiun 1. Pengukuran waktu kerja dan kerja inilah yang akan menjadi fokus dari hasil pada setiap proses penelitian ini. 2. Menyeimbangkan hasil antar proses Journal of Industrial Engineering Management 23 JIEM Vol.2 No. 2, Desember 2017 E-ISSN: 2541-3090 3. Menyusun ulang area stasiun dapat segera normal kembali ( Toyota Way, untuk menghasilkan hasil optimal Liker, 2003). Jika terjadi masalah yang terus berulang, KAJIAN TEORI

Recently converted files (publicly available):