• Document: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI MADRASAH ALIYAH AL-HUDA KOTA GORONTALO
  • Size: 275.07 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 18:57:25
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI MADRASAH ALIYAH AL-HUDA KOTA GORONTALO Nelis N. Mantolongi), Sunarto Kadir2), Lia Amalia3) 1. Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, Universitas Negeri Gorontalo (Nelis N. Mantolongi) Email : nelis.mantolongi@yahoo.co.id 2. Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, Universitas Negeri Gorontalo (Sunarto Kadir) Email : sunarto.kadir@yahoo.co.id 3. Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, Universitas Negeri Gorontalo (Lia Amalia) Email : lia.amalia29@gmail.com Abstrak Status gizi merupakan keadaan yang ditentukan oleh derajat kebutuhan fisik terhadap energi dan zat-zat gizi yang diperoleh dari pangan dan makanan yang dampak fisiknya dapat diukur. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa yang berhubungan dengan status gizi remaja putri Madrasah Aliyah Al-Huda Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi remaja putri. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 94 orang dan sampel adalah 71 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan analisis statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan status gizi remaja putri adalah pengetahuan dengan nilai p value (0,022), aktifitas fisik dengan nilai p value (0,001), asupan makanan dengan nilai p value (0,000), pendapatan orang tua dengan nilai p value (0,001), dan jumlah anggota keluarga dengan nilai p value (0,000). Variabel yang tidak berhubungan dengan status gizi remaja putri adalah variabel pendidikan ibu dengan nilai p value (0,241) dan lingkungan dengan nilai p value (0,070). Disarankan pada Pemerintah, dan Dinas Kesehatan setempat, agar dapat bekerja sama dengan pihak sekolah mengadakan sosialisasi ataupun pendidikan gizi kepada remaja. Kata Kunci : Status Gizi, Remaja Putri Abstract Nutritional status is the situation that is given by the degree of physical needs and nutrients gained from foods that the physical effect are able to measure. The problem statement of this research is factors related to nutritional status of teenage girls at Madrasah Aliyah Al-Huda, Gorontalo City. This research aimed at knowing factors related to nutritional status of teenage girls. This was an analytic survey research with cross sectional study. Population in this research were 94 participants and samples were 71 participants. Technique of collecting the data used purposive sampling and used Chi-Square statistical analysis. The result of the research showed that the variable related to nutritional status of teenage girls was knowlwdge with p value (0,022), physical activity with p value (0,001), foods supply with p value (0,000), parent’s income with p value (0,001), member of family with p value (0,000). Variable which was not related to nutritional status of teenage girls was the variable of mother’s educational level with p value (0,241) and the environment with the p value (0,070). It is suggested to the Government and the Departetment of Health, is to cooperate with school to do promotion or nutritional education workshop to the teenage girls. Keywords : Nutritional Status, Teenage Girls I. PENDAHULUAN Menurut Supariasa dalam (Saputro Indonesia tengah menghadapi masalah dan Nurhayati, 2014 ) status gizi juga gizi ganda. Salah satu kelompok yang rentan dipengaruhi oleh Pendidikan orang tua yang dengan masalah gizi yaitu remaja (Adriani dan rendah. Selain itu pula, Penghasilan keluarga Wirjatmadi, 2012). Masalah gizi remaja perlu merupakan faktor yang mempengaruhi mendapat perhatian khusus karena langsung status gizi yang akan berdampak pengaruhnya yang besar terhadap pada pemenuhan bahan makanan terutama pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta makanan yang bergizi. Kondisi tersebut dampaknya pada masalah gizi saat dewasa. dapat berpengaruh terhadap status gizi, Masalah gizi pada remaja masih terabaikan terutama jumlah anak yang banyak dengan karena masih banyaknya faktor yang belum keadaan sosial ekonomi cukup akan berakibat diketahui (Departemen Gizi dan Kesehatan pada pemenuhan kebutuhan primernya Masyarakat, 2013.). (Suharjo dalam Septiana, 2011). Faktor Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar lingkungan juga mempengaruhi status gizi (Riskesdas, 2013) prevalensi status gizi yaitu mempengaruhi perilaku hidup sehari menurut Indeks Masa Tubuh/Umur (IMT/U) hari dan mempengaruhi budaya suatu remaja umur 16–18 tahun menurut prov

Recently converted files (publicly available):