• Document: EKSPLORASI DAN KARAKTERISASI ANGGREK EPIFIT DI HUTAN COBAN TRISULA KAWASAN TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU
  • Size: 541.7 KB
  • Uploaded: 2018-10-12 14:30:40
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

125 Jurnal Produksi Tanaman Vol. 5 No. 1, Januari 2017: 125 - 131 ISSN: 2527-8452 EKSPLORASI DAN KARAKTERISASI ANGGREK EPIFIT DI HUTAN COBAN TRISULA KAWASAN TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU EKSPLORATION AND CHARACTERIZATION EPIPHYTIC ORCHID GERMPLASM IN COBAN TRISULA AREA OF BROMO TENGGER SEMERU NATIONAL PARK Wa Ode Sanghyaningsinta Wulanesa*), Andy Soegianto dan Nur Basuki Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145 Jawa Timur Indonesia *) E-mail: sintahs@gmail.com ABSTRAK individu. Anggrek yang penyebarannya luas adalah anggrek Ceologyne miniata dengan Anggrek alam atau anggrek hutan biasanya Indeks Nilai Penting sebesar 24,45%. Hasil dikenal sebagai anggrek spesies yang analisis hubungan kekerabatan menunjukkan tumbuh secara alami di tempat-tempat yang adanya hubungan kekerabatan yang erat tidak dipelihara oleh manusia dan memegang antara anggrek dengan genus Eria spesies peranan penting sebagai induk persilangan Eria hyacinthoides dengan Eria sp.1 dan (Paramitha, 2011). Eksplorasi adalah Eriamonotachya dengan Eria sp.2 dengan penjelajahan tanaman sebagai kegiatan koefisien jarak yang sama sebesar 0,87. mencari, mengumpulkan dan meneliti jenis plasma nutfah tertentu untuk mengamankan Kata kunci: Karakterisasi, anggrek epifit, dari kepunahan. Tujuan dari penelitian ini Coban Trisula, Taman Nasional Bromo adalah untuk mengetahui jenis serta Tengger Semeru keragaman dan kekerabatan anggrek epifit di Hutan Coban Trisula. Penelitian dilaksanakan ABSTRACT pada bulan Agustus 2014 sampai September 2014 di Hutan Coban Trisula yang berada di Orchid forest known as the orchid species blok Kali Lajing, Seksi Konservasi Wilayah III, that growth naturally in place are not Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, maintained by humans and important as Kabupaten Malang Kawasan Taman parental to crossing. Eksploration is to Nasional Bromo Tengger Semeru. Luas transverse plant germplasm aimed for lokasi penelitian adalah 12.000 m² (1,2 ha) collecting and research spesific germplasm dan lokasi berada pada ketinggian 750- from extinct. The goal of this research is to 1500m dpl, dengan suhu rata-rata berkisar know the diversity and relationship of species antara 20-23⁰C. Metode yang digunakan epiphytic orchid in Coban Trisula. This study dalam penelitian ini adalah line transect was conducted in Coban Trisula forest, blok (Arisoesilaningsih, 2001). Identifikasi Kali Lajing, Seksi Konservasi Wilayah III, dilakukan berdasarkan morfologi anggrek Ngadas Villages, Kecamatan Poncokusumo, yaitu ada tidaknya umbi semu, bentuk daun Kabupaten Malang Bromo Tengger Semeru dan pola pertumbuhan batang. Analisis National Park, from August 2014 till hubungan kekerabatan data hasil identifikasi September 2014. Area of the research tersebut dibentuk data biner 0 dan 1 location is 12.000 m² (1,2 ha) and the height kemudian dikomputasikan dalam program location is 750-1500 m dpl with the average NTSYS untuk memperoleh temperature of 20-23⁰C. Research was dendogramhubungan kekerabatan. Hasil conducted exploratory, with the line transect penelitian ditemukan sebanyak 18 Genus method (Arisoesilaningsih, 2010). dan 42 spesies anggrek epifit dalam 439 Identification is based on the morphology of 126 Jurnal Produksi Tanaman, Volume 5 Nomor 1, Januari 2017, hlm. 125 - 131 pseudobulb, leaf shape, and stem growth Usaha penyelamatan plasma nutfah anggrek pattern in orchid. The relationship analyze epifit dapat dilakukan dengan kegiatan based on characteristic of epiphytic orchid eksplorasi sebagai upaya pemantauan dan that has been identified in binery data from 0 penyelamatan. Salah satu taman nasional di to 1 and represented each characteristic. The Jawa Timur adalah Taman Nasional Bromo binery data that has been found was input in Tengger Semeru (TNBTS) yang mempunyai NTSYS program then the result is type ekosistem Sub-Montana, Montana, dan dendogram relationship. Result of the Sub-Alpin dengan pepohonan besar research, there was 18 genera and 42 ditetapkan sebagai sistem kawasan lindung species epiphytic orchid found from totally berdasarkan pernyataan Menteri Pertanian 439 individuals. The species with the highest tahun 1982 (Departemen Kehutanan, 2011). importance indeks value is Ceologyne miniata is amounted to

Recently converted files (publicly available):