• Document: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN LOKASI USAHA WARALABA MENGGUNAKAN METODE BAYES
  • Size: 769.91 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 15:54:31
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN LOKASI USAHA WARALABA MENGGUNAKAN METODE BAYES Diana Dosen Universitas Bina Darma Jalan Jenderal Ahmad Yani No.3 Palembang Sur-el : diana@binadarma.ac.id Abstract : The aim of this research is to develop a decision support system to determine the location of the franchise for determining strategic business location has a big share a role in determining the success of a company. Step-solving is SDLC approach includes the following phases: 1) planning, 2) analysis, 3) design, 4) implementation and 5) maintenance. The method applied is the method of Bayes. Decision-making with Bayesian methods require information about the probability of each alternative on issues faced to generate the expected value as a basis for decision making. This research resulted in a decision support system to determine the location of the franchise by applying Bayesian methods. In the testing phase, based on the results of five trials with a variety of data obtained by the fact that the order of business location recommendations provided by the system is consistent. Keywords: Decision Support System, Bayesian Methods, Business Location Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah membangun sistem pendukung keputusan untuk menentukan lokasi usaha waralaba karena menentukan lokasi usaha yang strategis memiliki peran andil yang besar dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Langkah-penyelesaian masalah adalah pendekatan SDLC meliputi fase-fase berikut ini : 1) perencanaan, 2) analisis, 3) desain, 4) implementasi dan 5) perawatan. Metode yang diterapkan adalah metode Bayes. Pengambilan keputusan dengan metode Bayes membutuhkan informasi probabilitas setiap alternatif pada persoalan yang dihadapi untuk menghasilkan nilai harapan sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan lokasi usaha waralaba dengan menerapkan metode Bayes. Pada tahap pengujian, berdasarkan hasil 5 kali uji coba dengan variasi data diperoleh kenyataan bahwa urutan rekomendasi lokasi usaha yang diberikan oleh sistem adalah konsisten. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Metode Bayes, Lokasi Bisnis 1. PENDAHULUAN Proses pengambilan keputusan bukanlah suatu tindakan yang mudah untuk diambil karena Sering kali kita dihadapkan pada suatu akan membutuhkan observasi dan pengamatan keadaan dimana kita harus memilih satu dari pada setiap alternatif agar diperoleh data beberapa alternatif atau memilih beberapa pendukung yang memadai. Data – data alternatif dari banyak alternatif yang ada. Pada mengenai setiap alternatif harus diolah dengan proses pemilihan ini tentunya kita ingin suatu metode tertentu untuk selanjutnya menjadi mendapatkan alternatif yang terbaik berdasarkan dasar pengambilan keputusan. Guna pada kriteria-kriteria yang telah kita tentukan, mempermudah proses pengambilan keputusan Pada kenyataannya, setiap alternatif biasaya maka diperlukan suatu sistem yang dinamakan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing- sistem pendukung keputusan. Menurut (A. masing, misalkan alternatif A harganya mahal Yusnita, R. Handini, 2012), Sistem pendukkung tapi letaknya dekat pemukiman, alternatif B keputusan merupakan sistem berbasis model letaknya jauh tapi harganya murah dan yang terdiri dari prosedur dalam pemrosesan sebagainya. Hal-hal ini akan menyebabkan data dan pertimbanganya untuk membantu kebingungan bagi pengambil keputusan pada manajer dalam mengambil keputusan. saat menentukan pilihannya. Arief Jananto dalam (B. Setyaji, Pujiono, 2015), Pembuat keputusan kerap kali Jurnal Ilmiah MATRIK Vol. 19 No. 1, April 2017 dihadapkan pada kerumitan dan lingkup Metode pengumpulan data yang digunakan pengambilan keputusan dengan data yang begitu adalah : banyak. Untuk kepentingan itu, sebagian besar 1) Observasi. Observasi dilakukan untuk pembuat keputusan mempertimbangankan resiko mendapatkan data awal lokasi usaha yang biaya / manfaatm dihadapkan pada sutu disurvey, meliputi 10 lokasi usaha. keharusan mengandalkan seperangkat sistem 2) Wawancara. Wawancara dilakukan kepada yang mampu memecahkan masalah secara

Recently converted files (publicly available):