• Document: UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY)
  • Size: 59.17 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 19:31:40
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA (Ngatono) 97 UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY) Ngatono Sekolah Dasar Negeri Kranji I Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan Abstrak: Tujuan penelitian tindakan ini adalah ingin mengetahui (1) peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran penemuan (discovery), (2) pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran penemuan (discovery). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI Semester Gasal SDN Kranji I Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (58,33%), siklus II (75%), siklus III (91,33%). Simpulan penelitian ini adalah metode penemuan (discovery) dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar IPA Siswa SDN Kranji I Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Kata kunci: pembelajaran IPA, metode penemuan (discovery) Abstract: The study aimed to know (1) the improvement of students achievement after applying the Discovery learning method, (2) the influence of the students achievement after applying the Discovery learning method. The study used classroom action research with three cycles. Each cycle consisted of four phases, those are planning, action and observation, reflection, and revision. The subject was the sixth graders of the odd semester at the first state senior high school Kranji, Paciran District, Lamongan Regency. The data collection was from the result of formative test, the observation sheet of teaching and learning activity. The analysis result showed that the students achievement has improved from the first cycle antil the third cycle, the first cycle (58,33%), the second cycle (75%), the third cycle (91,33%). The conclusion of the study was he discovery learning can give the positive influence to the students achievement on the Science lesson in the first state elementary school Kranji, Paciran District, Lamongan Regency. Keywords: science learning, discovery learning PENDAHULUAN karena guru secara langsung dapat Berhasilnya tujuan pembelajaran mempengaruhi, membina dan ditentukan oleh banyak faktor meningkatkan kecerdasan serta diantaranya adalah faktor guru dalam keterampilan siswa. Untuk mengatasi melaksanakan proses belajar mengajar, permasalahan di atas dan guna mencapai 98 HUMANIS, Vol. 9, No. 1, Januari 2017 tujuan pendidikan secara maksimal, peran termotivasi untuk belajar sesuatu akan guru sangat penting dan diharapkan guru menggunakan proses kognitif yang lebih memiliki cara/model mengajar yang baik tinggi dalam mempelajari materi itu, dan mampu memilih model pembelajaran sehingga siswa itu akan meyerap dan yang tepat dan sesuai dengan konsep- mengendapan materi itu dengan lebih konsep mata pelajaran yang akan baik. Tugas penting guru adalah disampaikan. merencanakan bagaimana guru Untuk itu diperlukan suatu upaya mendukung motivasi siswa (Nur, 2001: dalam rangka meningkatkan mutu 3). Untuk itu sebagai seorang guru pendidikan dan pengajaran salah satunya disamping menguasai materi, juga adalah dengan memilih strategi atau cara diharapkan dapat menetapkan dan dalam menyampaikan materi pelajaran melaksanakan penyajian materi yang agar diperoleh peningkatan prestasi sesuai kemampuan dan kesiapan anak, belajar siswa khususnya pelajaran IPA. sehingga menghasilkan penguasaan Misalnya dengan membimbing siswa materi yang optimal bagi siswa. untuk bersama-sama terlibat aktif dalam Berdasarkan uraian tersebut di atas proses pembelajaran dan mampu penulis mencoba menerapkan salah satu membantu siswa berkembang sesuai metode pembelajaran, yaitu metode dengan taraf intelektualnya akan lebih pembelajaran penemuan (discovery) menguatkan pemahaman siswa terhadap untuk mengungkapkan apakah dengan konsep-konsep yang diajarkan. model penemuan (discovery) dapat Pemahaman ini memerlukan minat dan meningkatkan motivasi belajar dan motivasi. Tanpa adanya minat prestasi belajar IPA. Penulis memilih menandakan bahwa siswa tidak metode pembelajaran ini mengkondisikan mempunyai motivasi untuk belajar. siswa untuk terbiasa menemukan, Untuk itu, guru harus memberikan menc

Recently converted files (publicly available):