• Document: Pemahaman Kode Etik Ikatan Konsultan Pajak Mengenai Hubungan dengan Wajib Pajak oleh Konsultan Pajak di Surabaya
  • Size: 192.13 KB
  • Uploaded: 2019-05-24 00:55:11
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Pemahaman Kode Etik Ikatan Konsultan Pajak Mengenai Hubungan dengan Wajib Pajak oleh Konsultan Pajak di Surabaya Ciska Kurniawan dan Arja Sadjiarto Program Akuntansi Pajak Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Petra ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman kode etik Ikatan Konsultan Pajak Indonesia mengenai hubungan dengan wajib pajak oleh Konsultan Pajak di Surabaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hasil wawancara dengan beberapa konsultan pajak di Surabaya. Kode etik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kode Etik Ikatan Konsultan Pajak Indonesia tahun 2009. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa semua konsultan pajak memahami isi dari kode etik Ikatan Konsultan Pajak Indonesia mengenai hubungan dengan wajib pajak. Kata Kunci : kode etik, konsultan pajak. ABSTRACT This purpose of this research is to know how far the understanding code of ethics of the Indonesian Tax Consultants concerning about Association with the Tax Payer by tax consultants in Surabaya. The data used in this study were data from interviews with tax consultants in Surabaya. The ethics code used in this study was the Code of Ethics of Indonesian Tax Consultants Association of 2009. The data analysis technique used in this study consisted of three events occurring simultaneously, which are data reduction, data presentation, conclusions drawing/verification. This study proved that all tax consultants understand the abovementioned code of ethics of Indonesian Tax Consultants. Keyword: code of ethics, tax consultant PENDAHULUAN IKPI. Setiap anggota IKPI wajib menjaga citra martabat profesi dengan senantiasa Perubahan-perubahan peraturan berpegang pada Kode Etik IKPI (AD ART pajak tentunya membuat semakin kompleks Kode Etik IKPI). Etika memiliki kaitan dan detailnya aturan pajak yang harus yang sangat erat dengan hubungan yang ditaati wajib pajak, maka jasa konsultasi mendasar antar individu dan memiliki pajak diperlukan bagi mereka yang fungsi untuk mengarahkan agar tindakan- membutuhkan. Konsultan Pajak adalah tindakan yang dilakukan oleh individu- setiap orang yang dalam lingkungan individu tersebut bermoral. Dalam hal ini, pekerjaannya secara bebas memberikan jasa kode etik IKPI yang digunakan mencakup profesional kepada Wajib Pajak dalam masalah hubungan dengan wajib pajak melaksanakan hak dan memenuhi yaitu mengenai integritas, martabat dan kewajiban perpajakannya sesuai dengan kehormatan konsultan pajak dalam peraturan perundang-undangan perpajakan menjalankan profesinya serta bagaimana yang berlaku. Kode Etik Ikatan Konsultan konsultan harus bersikap secara Pajak Indonesia (IKPI) adalah kaidah moral professional dalam berkerja. Semua itu yang menjadi pedoman dalam berfikir, telah diatur dalam mengenai hubungan bersikap dan bertindak bagi setiap anggota dengan wajib pajak. 56 TAX & ACCOUNTING REVIEW, VOL.1, NO.1, 2013 Penelitian mengenai kode etik d. Mampu melihat mana yang benar, konsultan pajak Indonesia mengenai adil dan mengikuti prinsip hubungan dengan wajib pajak dilakukan obyektifitas dan kehati-hatian. karena menurut penulis karena kebanyakan 2. Bersikap professional : pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan a. Senantiasa menggunakan oleh beberapa konsultan pajak karena pertimbangan moral dalam konsultan pajak tidak berpegang teguh pemberian jasa yang dilakukan; terhadap Kode Etik Konsultan Pajak b. Senantiasa bertindak dalam mengenai hubungan dengan wajib pajak, kerangka pelayanan dan seperti ulah konsultan pajak nakal untuk menghormati kepercayaan kasus sunset policy. Salah satu contoh kasus masyarakat dan pemerintah; adalah adanya seseorang yang berencana c. Melaksanakan kewajibannya dengan membuka toko kelontong kecil dengan penuh kehati-hatian, dan memanfaatkan sunset policy. Karena masih mempunyai kewajiban awam masalah pajak, maka wajib pajak mempertahankan pengetahuan dan tersebut memanfaatkan jasa konsultan ketrampilan. pajak. Alangkah terkejutnya orang tersebut 3. Menjaga kerahasiaan dalam hubungan setelah ber

Recently converted files (publicly available):