• Document: Simulasi Pemodelan Transportasi pada Jaringan Jalan Menggunakan Aplikasi Saturn
  • Size: 606.19 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 16:49:06
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Rekaracana Jurnal Online Institut Teknologi Nasional ©Teknik Sipil Itenas | Vol. 2 | No. 1 Maret 2016 Simulasi Pemodelan Transportasi pada Jaringan Jalan Menggunakan Aplikasi Saturn FAKHRI NAUFAL1, SOFYAN TRIANA2 1 Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional, Bandung, Indonesia. 2 Dosen, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional, Bandung, Indonesia. Email: Fakhrinaufal75@yahoo.com ABSTRAK Berkembangnya kebutuhan manusia, salah satunya kegiatan transportasi tidak seimbang dengan fasilitas transportasi yang ada. Proses perencanaan transportasi melalui pemodelan transportasi untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan dalam proses empat tahap pemodelan transportasi. Untuk memahami proses pembebanan jaringan, maka dilakukan pemodelan sederhana yaitu pada simulasi jaringan jalan yang hanya memiliki beberapa ruas jalan dan beberapa zona asal tujuan. Proses pembebanan dilakukan dengan metode All or Nothing, pembebanan Keseimbangan Wardrop cara manual dan dan dengan bantuan aplikasi SATURN. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan diperoleh bahwa terjadi perbedaan hasil pembebanan. Perbedaan hasil pembebanan dilihat dari nilai konvergensi, nilai konvergensi yang paling kecil dianggap paling akurat. Dalam perhitungan manual, metode All or Nothing dengan nilai konvergensi yaitu 0,119 sedangkan metode Keseimbangan Wardrop dengan nilai konvergensi yaitu 0,110. Dan aplikasi SATURN menghasilkan nilai konvergensi yaitu 0,106 artinya perhitungan menggunakan aplikasi SATURN lebih akurat dibanding perhitungan manual. Kata Kunci: Jaringan Jalan, SATURN, All or Nothing, Keseimbangan Wardrop ABSTRACT Developing of human needs, one of which is transport activities was not balanced by transportation facilities. Transportation planning process through transportation modeling do in the four-step transportation modeling to solve these problems. To have a good grip of the process of network assignment, then a simple model that simulated road network has only a few roads and some zones of origin destination. Assignment process by the manual method All or Nothing, Wardrop assignment equilibrium and SATURN applications. Based on analysis and calculation of the results that there is a difference of assignmnent and which is the smallest value is most accurate. In manual calculations, All or Nothing assignment method convergence value is 0.119, Wardrop Equilibrium method convergence value is 0.110. And using SATURN application convergence value is 0.106. It means calculation using the SATURN application more accurate than manual calculation. Keywords: Road Network, SATURN, All or Nothing, Wardrop Equilibrium Rekaracana - 1 Naufal, Triana 1. PENDAHULUAN Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya perlu melakukan kegiatan transportasi yaitu perpindahan barang dan jasa demi tercapainya kebutuhan hidup. Kegiatan transportasi tersebut perlu ditunjang dengan sarana dan prasarana transportasi. Diperlukan suatu proses perencanaan transportasi dengan cara melakukan pemodelan transportasi untuk mengetahui dan dapat memprediksi besaran arus lalu lintas yang akan menggunakan ruas-ruas jalan, sehingga dapat diketahui kinerjanya dalam melayani arus lalu lintas. Untuk memahami pemodelan transportasi, maka diperlukan penyederhanaan sebuah jaringan jalan dari sebuah jaringan jalan perkotaan yang rumit. Proses pemahaman mengenai perilaku lalu lintas dalam jaringan jalan dapat diamati berdasarkan metode pembebanan (trip assignment) yang diterapkan. Jaringan jalan sederhana merupakan jaringan jalan yang hanya mempunyai beberapa ruas jalan dan beberapa zona asal tujuan. Pemodelan transportasi dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan transportasi yang ditimbulkan akibat adanya pergerakan. Pembebanan all or nothing dipilih sebagai alternatif pemakai jalan secara rasional memilih rute terpendek yang meminimumkan hambatan transportasi (jarak, waktu dan biaya). Semua lalu lintas antara zona asal dan tujuan menggunakan rute yang sama dengan anggapan bahwa pemakai jalan mengetahui rute yang tercepat tersebut. SATURN sebagai perangkat lunak pemodelan transportasri, dipilih untuk analisis kinerja ruas jalan dan pada akhirnya dapat digunakan pada perencanaan manajemen lalu lintas. Perhitungan pada SATURN ini menggunakan metode pembebanan bertahap dengan cara fluktuasinya sebesar 1 satuan fluktuasi, sehingga hasil ya

Recently converted files (publicly available):